Life Story At School

Life Story At School
Perkenalan


__ADS_3

Tahun 2019


Sekolah SMAN Suka Karya 1 membuka penerimaan siswa-siswi baru, semua orang yang mendaftar begitu banyak dan sulit untuk bisa masuk ke sekolah itu, hanya beberapa ratus lebih yang diterima.


Saya adalah seorang yang berhasil masuk, padahal saya mendaftar ke sekolah di hari terakhir pendaftaran dan tidak mungkin berhasil masuk.


Ya sebelum saya lulus SMP atau bisa di sebut masih SMP saya mengharapkan bisa masuk ke sekolah SMKN, karena di sana ada orang yang saya anggap penting. Dia adalah Perempuan pertama yang saya sukai, Oh ya saya lupa memberitahukan namanya adalah Hine dia adalah sahabat saya, entah sejak kapan saya bersahabat dengan dia.


Semenjak kesalahan dan keputusan yang sudah saya ambil persahabatan itu hancur atau bagaimana saya masih belum tahu, saya masih memikirkan dia.


Semenjak hari itu saya sudah tidak ingin mengenal seseorang ataupun ingin berteman orang lain bahkan saya sudah tidak peduli dengan orang lain.

__ADS_1


HARI PERTAMA MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH


Saya lupa hari pastinya tapi saya masih ingat dimana kelas yang saya tempati saat itu, semua kelas di beri nama Gugus/Kawah saya berada di Kawah 8, hari itu saya merasa tidak peduli dengan keadaan yang ada di sekitar, saya hanya memikirkan apa yang harus saya lakukan selanjutnya. Tapi saat itu saya mengenal 2 orang, dan entah mengapa saat perkenalan tersebut kita selalu bersama saat MPLS. Saya berbeda dengan orang lainnya yang sekolah bersama dengan saru sekolah mungkin juga satu kelas, ya karena saya lulusan dari sekolah swasta bisa di sebut Sekolah SMP Agama berbeda dengan mereka yang sekolah di negeri. tapi mereka tidak peduli dengan siapa saya, mereka berdua seperti menerima keberadaan saya.


Mereka berdua sekolah di sekolah yang sama saat SMP nama kedua pria tersebut Hyan dan Juan.


Hyan adalah seorang yang diam seperti saya tetapi dia asik dan apa adanya tetapi saya merasa Hyan tidak pernah terlihat serius karena saya bisa membedakan mana orang yang suka menutupi seperti bahagia marah dan kecewa saya dan Hyan merasa seperti ikatan tali persaudaraan yang kuat.


[ Mereka berdua berkacamata, Tetapi yang sering menggunakan kacamata adalah Juan ]


Saya merasa sangat beruntung karena Tuhan telah memperbaiki jalan yang dulu pernah saya buat untuk menjadi lebih baik

__ADS_1


HARI KEDUA MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH


Saya masih ingat saya menggunakan baju putih celana biru abu-abu layaknya siswa SMA lainya, yang saya ingat pada hari itu saat teman-teman Hyan dan Juan berkumpul bareng bersama, Saya merasa tidak nyaman dan perkataan yang saya ucapkan


" Gua gk enak kayanya gw pergi aja ya, soalnya takut ganggu udah lagi gw beda Sekolah "


jawaban yang membuat saya tetap di sana adalah jawaban dari Hyan


" Udah gak papa mau kemana, gak bakal gangu semuanya sama gak peduli kamu dari sekolah mana atau dari mana yang penting kamu teman saya "


PERKATAAN HYAN SEAKAN-AKAN, AKAN MEMBUATKU MERASA NYAMAN UNTUK LEBIH DALAM MENGENALI MEREKA BERDUA, SAYA SELALU MERASA SENANG SAAT BERSAMA MEREKA, MESKIPUN MEREKA TIDAK TAHU KARENA SAYA SELALU MENUTUPI KEBAHAGIAAN SAYA

__ADS_1


__ADS_2