Life Story At School

Life Story At School
Bencana Cerita Horor


__ADS_3

Yun merasa malam itu sangat begitu dingin dan tidak nyaman, biasanya sakit-sakit. Lyan hanya menakuti-nakuti mereka lewat chat, dengan kata-kata awas hati-hati mereka mengikuti kalian


" Mereka masih mengikuti kalian, jaga diri kalian " mengetik lewat WA.


" Lyan awas lu gw bully lu di sekolah " ucap Yun dalam pesan WA


Malam-malam begitu sepi, tidak biasanya group wa ini sepi.


Semua anggota group wa tidur.


Paginya saya berangkat ke sekolah jalan bersama Xi dia orang yang pernah satu sekolah dengan ku. Saat SD dan DTA.


Xi orangnya nakal bahkan dia jorok dan mesum. Xi seperti playboy apalagi kepribadiannya yang seperti preman.


Xi berjalan dengan saya, Xi mengajak temannya yang bernama Hxi, Ya dia adalah teman sebangku ku. Xi adalah teman Hxi mereka selalu, merokok saat sepulang sekolah.


" Saya hanya berbicara kepada mereka mau sampai kapan "


Jawaban mereka hanya ketawa


" Hahahahahaha.... Seterah kami, kami yang berbuat kenapa kamu yang ribet " ucap Hxi


Untungnya saya hanya kesekolah bareng mereka, saya tidak terbawa perbuatan buruknya yang merugikan dirinya.


Sesampainya di sekolah, Gerbang sudah hampir di tutup... Ini semua karena Hxi yang lama... Untungnya saya tidak terlambat, tetapi di atas keberuntungan itu ada bencana yang akan menghampiri.


Yun menunggu saya di depan pintu kelas.


" Akhirnya lu sekolah juga gua kira lu gak bakal sekolah " dengan mata yang sinis dan agak marah.


" Yun jangan marah " ucap Lyan.

__ADS_1


" Memangnya kenapa gak boleh " ucap Yun.


" Ya gak boleh aja, ntar makin gendut lo :všŸ˜… "


ucap Lyan.


" Makin ngelunjak, wah bikin nambah emosi aja " ucap Yun.


" Udah ma-maaf kan cuman bercanda " ucap Lyan dengan senyum


" Minta maaf yang bener kaya gak ikhlas lu " ucap Yun dengan ekspresi marah


" Baik-baik, maaf ya Yun bercandanya berlebihan " ucap Lyan dengan wajah datar.


" Ya deh gw maafin awas aja di ulangin lagi, tau gak gw gak bisa tidur malem, gara-gara cerita lu udah lagi tubuh gw gak enak " ucap Yun dengan tegas.


Akhirnya mereka baikan tetapi Hyan dan Juan masih terpikirkan hingga mereka tidak berbicara dengan ku hingga jam istirahat.


Lyan sadar dengan temannya makanya Lyan mengajak Hyan dan Juan ke kantin.


" Hyan...Juan ke kantin ?... " ucap Lyan dengan tersenyum.


Sepertinya mereka masih marah dengan ku, tetapi ya sudahlah saya akan memaksanya ke kantin. Setelah ke kantin saya akan minta maaf


" Yok ke kantin jangan diem-dieman mulu " ucap Lyan sambil menarik salah satu tangan Hyan dan Juan.


" Maaf ya... Cerita tadi cuman bercanda, maaf bercandanya berlebihan...šŸ˜“šŸ˜– " ucap Lyan dengan wajah menyesal


" Ya sudah awas di ulangin lagi " ucap Juan.


" Tapi ceritanya seru, aku cuman ikut Juan aja biar kamu sadar... Sebenarnya aku gak marah sama kamu " ucap Hyan.

__ADS_1


" Ya deh maaf... Mau beli apa ? ...Udah di kantin nih "


" Ke warung itu aja yuk " ucap Hyan


" Semuanya setuju dengan saran Hyan. Kami bertiga membeli Bakpao dan minuman teh gelas "


------------------------------------------------------------------------


**Berita tambahan


Hyan Juan dan Lyan, itu adalah makanan pertama yang mereka beli saat bersama... Akibat makanan itu pertemanan kami menjadi lebih kuat.


Kami selalu membeli makanan itu saat istirahat.


Ibaratkan makanan itu jalan untuk memperkuat pertemanan.


______________________________________________


Kami pun kembali ke kelas**


" Oh lupa hari ini pelajarannya matematika, udah lagi gw males belajar " ucap Hyan


" Udah tenang ntar gw bantu ngerjain matematikanya " ucap Lyan dengan senyum.


Pelajaran mtk pun berlanjut sampai pulang murid-murid mulai bosan bahkan ada yang bercanda


Banyak murid cowok yang di hukum tetapi tidak dengan Lyan, Juan dan Hyan, Murid pria yang tidak di hukum.


BEL PULANG BERBUNYI....


Lyan terimakasih udah di bantuin matematikanya sampai jumpa hati-hati dijalan, ucap Hyan dan Juan.

__ADS_1


__ADS_2