
Setelah perkenalan tersebut, seperti hal lainnya semua Sekolah memiliki jam pulang
saat itu saya masih ingat, saya pulang berjalan sendiri tanpa ada siapapun yang saya kenal, rasanya seperti hampa tanpa ada kesenangan sama sekali
Saya berjalan dari sekolah sampai kerumah kira-kira jaraknya 1KM lebih. Setelah sampai dirumah kegiatan dan kehidupanku di mulai, seperti orang yang berbeda saat di sekolah.
Saya begitu malas, kadang saya di marahi tanpa ada alasan yang jelas.
Oh ya saya belum menjelaskan siapa orang tua saya. Mereka berdua bernama Lyu dan Shu.
Lyu adalah ayahku dia adalah orang yang paling aku benci, entah sejak kapan saya membenci dia.
Ayahku itu seorang yang selalu menyusahkan dia itu bisa di bilang gila tapi dia hidup tidak seperti orang gila.
Shu adalah ibuku. Ibuku ini adalah orang yang paling aku sayangi, saya selalu kagum dengan apa yang di lakukannya, ibuku juga adalah seorang tulang punggung keluarga.
__ADS_1
Karena ayah ku tidak ingin bekerja dia hanya ingin enaknya saja, pekerjaan dia hanya meminta-minta.
Oh ya saya belum memperkenalkan diri
Nama saya adalah Lyan.
Hari itu saya sudah pulang dari sekolah saya, sudah terbiasa mendengar orang tua saya bertengkar bahkan hingga aku yang terbawa oleh mereka, apalagi ayahku yang tidak tahu apa yang dia lakukan dan kain melupakannya saja serta tidak peduli. Hari itu saya ingiat bagaiman ayahku memukuliku dengan bambu bahkan hampir mengambil pisau tapi ibuku menghalaunya.
Dia adalah ayah yang buruk, dia hanya bisa makan dan meminta saja tanpa usaha, dia tidak punya pekerjaan maunya enak saja. bahkan dia merasa semua yang ada di rumah ini ada miliknya, apa yang dia beri terus dia minta lagi bahkan berkali-kali lipat !
Saya sendiri di rumah bahkan mengunci pintu kamar saya, hingga besok.
Keseharianku hanya membaca buku dan bermain buku, mereka adalah teman bagi saya.
Menurut orang-orang di kampung tempat tinggal saya, saya adalah orang yang pintar meskipun, saya pintar tapi kehidupan saya bisa dibilang sangat tidak bahagia.
__ADS_1
Saya selalu merasa iri dengan keluarga lain yang memiliki kebahagiaan, bahkan keharmonisan dalam keluarganya.
Waktu terus berjalan terus terulang begitu terus setiap harinya.
Tanpa ada hari tanpa pertengkaran di rumah, meskipun begitu saya terus mencari kesenangan dengan mencari hobi saya dan mencoba semua hobi yang ada, saya menemukan hobi saya membaca, tetapi hobi itu masih belum cukup, hingga saya mencoba ke hobi olahraga, saya menyukai renang dan bermain badminton tapi itu masih tidak cukup.
Setelah hobi itu sangat bosan bagi saya, saya mencoba membuat cerita, tetapi cerita itu tidak pernah membuat saya bahagia, Terus mencari hobi lain.
Waktu terus berjalan dan menemukan apa hobi yang paling pantas untuk saya, saya melihat group band asal Korea dan saya menyukai karya-karyanya, saya melihat tariannya begitu bagus hingga membuat saya terkagum.
Dulu saya sangat senang mendengar musik tetapi karena keluargaku yang hampir hancur saya sudah tidak menyukai musik lagi
Bahkan saya sering bernyanyi di setiap jam kosong dan mempelajari semua hal tentang musik.
Hingga group band itu datang, saya mulai menyukai musik lagi bahkan saya berharap bisa menjadi boy band.
__ADS_1
Group band itu menjadi motivasi saya, dia adalah group band yang di anggap sangat miskin tetapi sekarang sudah berbeda mereka sekarang adalah group K-Pop No. 1 di Korea.
Saya selalu mempelajari dancenya di rumah, karena saat saya mendengar musik saya merasa senang tanpa memikirkan, hal yang terjadi di rumah saya.