
Mereka bertiga lalu pergi kesebuah Dungeon Normal Hobgoblin level 18.
Hobgoblin adalah hasil transformasi dari Goblin dengan bantuan sebuah mesin yang memasukan beberapa cairan ketubuhnya.
***
"Jeremy kita serahkan saja disini ke Angel"
"Kalau kata begitu aku ikut saja"
Angel kesal mendengar ucapan ku itu.
"Kalian ini mentang-mentang level ku yang paling tinggi jadi hanya aku yang disuruh membunuh mereka! "
"Hehehe, oh ya Jeremy disini Drop item langkanya apa? "
"Kalau tidak salah Item accessory Blood ring"
"Memangnya apa effect nya? "
"Mendapatkan Exp dan Gira +2.00% setiap kali membunuh monster! "
"Heee"
"Baiklah kalau begitu silahkan Angel kau habisi mereka"
"Hump"
Angel lalu berlari menyerang mereka semua.
Angel menyerang mereka dengan serangan sebuah roh yang memakai panah untuk menyerang tetap ke depan.
"Dusk Hunter"
Semua monster rata ketika terkena serangan Angel.
"Mengerikan namanya Angel tapi serangannya seperti iblis"
"Apa kata Jeremy! "
"Tidak, tidak, tidak"
"Sudah lah ayo sekarang kita lanjutkan bossnya didepan sana"
Mereka bertiga maju lagi kedepan untuk menyerang Boss Dungeon itu.
"Itu dia bossnya ayo Angel"
"Berisik! "
*Ternyata memang benar kalau Angel lagi marah sangat mengerikan*
***
Setelah mereka menyelesaikan Dungeon,Siren lalu mulai bertanya kepada Angel.
"Bagaimana Angel? "
"Ada tidak item langkanya? "
"Aku hanya mendapatkan Dark Orb"
"Apa itu? "
"Cobalah kau lihat sendiri"
Angel memberikan Item nya kepada Siren untuk melihat Status item nya.
Siren mulai memfokuskan pandangannya kepasa Dark Orb itu.
______________________________________________
Item:Dark Orb
Level: 18
Effect:Mendapatkan ke kebalan terhadap elemen kegelapan
Jenis:Langka
______________________________________________
"Jeremy, Angel kita mendapatkan item langka nih"
"Aku kira ini hanya item yang tidak berguna"
Jeremy pun sedikit terkejut mendengar ucapan Siren tentang Item tersebut.
"Aku juga berpikir begitu tetapi ketika aku melihat Statusnya aku terkejut"
"Kalau begitu kita apa kan item ini? "
"Sebaiknya berikan kepada Angel saja! "
"Ya,sepertinya usulan mu tidak buruk juga"
"Memangnya tidak apa Lion,Jeremy? "
"Tenang saja lagi pula Lion kan sudah setuju"
Mendengar usulan Jeremy yang sudah di setujui Siren,Angel pun mengambil Item tersebut.
"Lalu sekarang kita pergi ke Dungeon mana Lion? "
"Hmmm? "
"Bagaimana kalau kita pergi ke Dungeon Magical Shaman level 23?"
"Sepertinya bagus juga lagi pula level ku sudah cukup"
"Lah? Memang nya level mu sekarang berapa Jeremy? "
"Baru naik ke 23! "
"Heee"
Mereka pergi kesebuah portal untuk menuju ke Magical Shaman tetapi mereka terhenti di pertengahan jalan ketika melihat sebuah portal muncul didepan mereka!.
"Lion, Angel coba kalian lihat portal itu! Kenapa bisa ada disini ya? "
"Entalah kalau penasaran lebih baik coba masuk! "
"Jangan Lion! "
"Kenapa? "
"Siapa tau ini jebakan para PK!"
"Tapi aku ingin sekali masuk kedalam portal ini! "
"Baiklah tapi kita jangan sampai terpisah ketika masuk! "
Mereka masuk kedalam portal itu dan terdiam ketika melihat monster yang sudah menunggu mereka.
" Monster apa ini! "
Siren dan Jeremy cukup terkejut ketika melihat sebuah naga bersisik biru laut yang cukup besar sedang berdiri di depannya.
"Ini Sea Dragon Nest! "
"Nest! Bagaimana mungkin bisa ada monster Nest disini! "
"Entahlah aku juga tidak tau Lion, tapi seharusnya monster ini berada di tingkatan level 40!"
"Level 40! Syukurlah untung saja disini ada Angel,betul bukan Lion?"
"Tapi aku tidak bisa membantu kalian! "
"Kenapa? Bukankah level mu itu cukup tinggi Angel? Kalau hanya aku dan Jeremy kemungkinan berhasil nya cukup kecil! "
"Karena musuh ku bukan lah Sea Dragon tapi itu! "
Angel menunjuk seekor naga berwarna hijau yang berukuran cukup besar di sebelah kiri mereka .
"Ada lagi"
Siren semakin terkejut melihat seekor naga lagi yang sedang menuju mereka.
__ADS_1
"Itu adalah Green Dragon Nest"
"Kalau tidak salah tingkatan levelnya berada di level 60 "
" Yah kalau begitu biar aku dan Jeremy yang mengurus ini! "
"Ya"
Mereka berpisah menjadi dua kelompok dan tiap kelompok mengalahkan satu naga.
"Kenapa bisa ada monster Dungeon Nest disini? "
"Aku juga tidak tau Jeremy!"
Mereka berdua maju untuk menyerang Sea Dragon Nest.
"Moonlight Splitter! "
Ternyata serangan Siren tidak terlalu berdampak kepada monstet itu, mungkin karena level skill nya tidak sesuai untuk melawannya.
"Tidak berdampak"
Sea Dragon menyerang mereka berdua dengan ekornya karena takut Jeremy mati Siren melindungi Jeremy dengan tubuh nya.
______________________________________________
#System
Terkena serangan Ekor Sea Dragon
-2250 HP Player
______________________________________________
"Akhhhhhh!! "
"Lion!! "
"Aku tidak apa! "
"Cure"
*Sial aku terpaksa menggunakan skill itu sekarang! Padahaku ingin menggunakannya untuk Jeremy dan sekarang aku memiliki waktu 5 menit untuk bisa memakainya lagi! *
"Lion kau tidak apa?"
"Ya! "
"Kauu!"
"Fire Bolt"
"Ice Spike Field"
"Jangan serang dia dengan elemen es! "
"Kenapa? "
HP milik Sea Dragon tiba-tiba bertambah ketika serangan es milik Jeremy mengenainya.
"Nah kau lihat kan!"
"Maaf Lion"
"Ya!"
Sea Dragon tiba-tiba terdiam untuk sejenak dan mulutnya mulai sedikit membesar.
Sea Dragon pun mengeluarkan serangan es yang cukup kuat dari mulutnya
"Awas Jeremy! "
Sekali lagi Siren melindungi Jeremy dengan tubuhnya dan Jeremy sangat merasa bersalah karena hanya bisa menjadi beban untuk Siren.
______________________________________________
#System
Menerima Damage serangan Es dari Sea Dragon
-5000 HP + Effect Slow
______________________________________________
"Sial!"
"Sudahlah Lion jangan lindungi aku lagi! Sebaiknya kau fokus mengalahkannya saja! "
"Tidak apa,aku hanya tidak ingin kau mati lagi!"
"Bagaimana kalau kita bekerja sama saja! "
"Bekerja sama? "
"Ya, dari yang aku lihat dia akan menyerang setiap 30 detik nah dalam waktu 30 detik itulah kira coba menyerang dia bersama-sama tapi kau jangan menggunakan elemen api"
Sea Dragon mulai menyerang lagi tapi kali ini dia menyerang dengan cakar nya.
"Jeremy pergi kebelakangku! "
"Ya"
______________________________________________
#System
Menerima serangan dari cakar Sea Dragon
-9.000 HP
______________________________________________
"Ukhh"
"Bagus! "
"Kenapa Lion? "
"Sekarang HP ku sudah kurang dari 40% dengan begitu serangan ku akan meningkat 2 kali lipat! "
"Sekarang serang! "
"Firewall"
Siren terdiam sejenak untuk menekan suara serangan nya kedalam pedangnya dan menebaskan sebuah tebasan yang sangat kuat kedepannya.
"Halfmoon Slash! "
"Graaa"
"Ternyata berefek!"
"Serang lagi!"
Siren menyodokkan pedangnya kedepan lalu mengangkatnya keatas.
"Forward Thrust! "
"Ice Cold Spike! "
Sudah 30 detik berlalu dan sekarang Sea Dragon akan menyerang lagi.
Sea Dragon menyerang mereka berdua dengan ekornya lagi.
*Aku baru ingat ada sebuah skill penangkis! "
"Jeremy pergi kebelakangku sekarang! "
"Ya"
"Parrying Stance"
Siren me merengkan pedangnya dan membuat sebuah shield kecil yang apabila terkena serangan akan meng counter serangan tersebut.
Serangan ekor Sea Dragon pun tertangkis dan HP miliknya sekarang sudah mencapai 50%.
"Kalau tidak salah HP milik Sea Dragon itu sekitar 40.000 dan sekarang setidaknya sudah 20.000"
__ADS_1
"HP ku sekarang tersisa 9.000 kau sisa berapa Jeremy? "
"100"
"Sedikit sekali! "
"Kau cepat kesini Jeremy! "
"Cepatlah! "
Jeremy mendekat dan Siren langsung menggunakan Cure miliknya.
"Cure"
"HP ku pulih! "
"Nah sekarang ayo kita mulai lagi! "
"Loh kemana Sea Dragonnya Lion? "
"Bukannya ada disitu! "
"Tidak ada! "
"Kemana dia! "
Mereka tidak melihat kalau Sea Dragon nya berada dilangit dan bersiap mendarat untuk membuat sebuah serangan yang kuat.
"Awas Jeremy! "
"Kenapa?"
"Dia ada diatas! "
*Aku harus bagaimana? Aku tidak mungkin bisa menahan serangan seperti itu!*
"Apa! "
Siren berlari dengan cepat menuju kepada Jeremy dan menggunakan Skill menangkisnya.
"Parrying Stance"
Siren tidak sanggup menahan serangan tersebut dan terpental cukup jauh.
______________________________________________#System
Terkena serangan mendarat milik Sea Dragon
-8500 HP
______________________________________________
"Akhhhhh"
"Lion!"
Glacial tiba-tiba berubah menjadi manusia untuk mencoba menyadar kan Lion.
"Lion! Lion!Aku mohon jangan mati! "
"Aku sebenarnya bisa sedikit memulihkan HP milik mu tapi ....."
"Sudahlah yang penting kau tidak mati! "
Glacial langsung mencium mulut Lion untuk mencoba memulihkan sedikit HP miliknya.
"Glacial apa yang kau lakukan! "
Glacial diam dan tidak menjawab sama sekali.
Jeremy lengah karena melihat kejadian Lion dan Glacial dan tidak menyadari kalau Sea Dragon hendak menyerangnya.
"Dusk Hunter"
Angel menyerang Sea Dragon dengan satu dan langsung mati.
"Skill ini Angel!"
"Kau lengah Jeremy! "
"Kau sudah selesai Angel? "
"Baru saja! "
"Sekarang aku ingin bertanya, kenapa mereka berdua berciuman!"
Glacial lalu melepaskan mulutnya dan berbicara.
"Aku sedang mencoba menambahkan sedikit HP milik nya supaya dia tidak mati"
"Sekarang dia tidak akan mati"
"Dasar!Kau mengambil kesempatan dalam kesempitan! "
"Siapa cepat dia dapat! "
Angel semakin kesal mendengar ucapan Glacial.
"Sudah, coba kalian lihat itu ada Drop item! "
"Mana? "
"Itu! "
"Itu sepertinya Magical Super Book"
"Apa itu? "
"Itu senjata Khusus para Sorceres elemental"
"Itu juga senjata yang mirip seperti Glacial! "
"Mirip Glacial? "
"Senjata yang bisa beradaptasi terhadap level tuan nya! "
"Hee"
"Kalau begitu itu untuk mu saja Jeremy"
"Sungguhan! "
"Ya"
Jeremy pun mengambil Senjata itu dan langsung dipakainya.
Selang 5 menit Siren mulai sadarkan diri.
Ketika Siren bangun Angel dan Glacial langsung memeluknya.
"Lion! "
"Tuan! "
"Ada apa ini? "
"Kau tadi pingsan! "
"Heee"
"Lalu bagaimana Sea Dragon nya? "
"Dia sudah dibunuh Angel"
"Tunggu dulu Glacial kau tadi memanggil ku dengan kalimat tuan bukan!"
"E-eh tidak ada! "
"Ya sudahlah kalau kau tidak mengaku! "
"Nah sekarang ayo kita kembali Lion! "
"Aku sepertinya tidak memiliki Stamina! "
"Dasar kau ini! Baiklah biar aku saja yamg menggendong mu!"
"Hehehe terima kasih Jeremy! "
__ADS_1
Mereka berempat lalu pergi kembali ke Guild mereka untuk membicarakan tentang kejadian Portal merah yang tiba-tiba muncul di dekat mereka.