Light Overon

Light Overon
CH:24~Angel terjebak di dunia game


__ADS_3

"Siren Tolong Aku!"


"Hiks, Hiks, Hiks"


*Angel sedang menangis!!*


"Kalian dengar tidak kalau tadi Angel sedang memanggil ku! "


"Tidak,mungkin kau berhalusinasi"


"Tidak! Aku sungguh-sungguh mendengarnya tadi"


"Kalau begitu aku mencoba Log Out dulu! Siapa tau Angel sedang berada di samping ku! "


"Ya"


Siren dalam keadaan panik langsung Log Out dan bangun dari kasurnya tetapi dia tidak melihat Angel di samping nya.


"Loh?Dimana Angel nya? Bukankah tadi aku mendengar Angel memanggil ku! "


Karena penasaran Siren mencari-cari Angel dan sampai lah dia di kamar Angel.


Tapi ketika dia membuka pintu nya dia terkejut kalau Angel ternyata masih dalam keadaan bermain game.


"Angel sedang bermain!Tapi tadi aku mendengar dia memanggil ku? "


"Jangan-jangan Angel terjebak di dalam Game Light Overon! Tapi itu tidak mungkin selama aku mendengar tentang game ini dari Ren aku tidak pernah mendengar kalau ada pemain yang terjebak didalam nya!"


***


Siren kembali lagi Log In kedalam Light Overon dan bertemu dengan Jeremy lagi.


"Kau sudah bertemu dengan Angel,Lion?"


"Tidak dia ternyata masih bermain game ini tapi tadi aku sungguhan mendengar dia memanggil ku! "


"Jadi menurut mu dia terjebak di sini? "


"Mungkin saja"


"Aku rasa itu tidak mungkin"


"Lalu aku harus mencari Angel kemana! "


***


Angel masih menangis di hutan kegelapan dan masih berharap kalau Siren menemukannya.


"Siren!! Cepatlah tolong aku!! "


"Hiks, Hiks, Hiks"


"Kau berisik sekali!!! "


"Percuma saja kau menangis dia tidak akan bisa menemukan mu! "


"Tidak! Aku yakin kalau Siren bisa menemukan ku! "


"Terserah kau saja tapi diam lah!!! "


"Siren!!!!! Hiks, Hiks, Hiks tolong aku!! "


Selama 1 jam Angel terus menangis untuk berharap kalau Siren menemukannya.


***


"Ini sudah 1 jam tapi Angel belum sampai-sampai disini!! "


"Sepertinya yang kau katakan ada kemungkinan benar nya Lion"


"Lalu aku harus bagaimana? "


"Tenang lah Lion!"


Siren mendekat kepada Jeremy dan menarik kerah baju Jeremy.


"Mana bisa aku tenang!!! "


"Baiklah, baiklah"


"Sebenarnya aku pernah mendengar sebuah rumor kalau ada sebuah map bug yang bahkan para Developer game ini tidak bisa menghilangkannya tapi kemungkinan tersesat didalam map itu hanya 0.01%"


"Kecil sekali! "


"Ya tapi kalau kau sudah berada disitu kau tidak akan bisa Log Out lagi tapi itu hanya Rumor lama bahkan hanya sedikit pemain yang mempercayai nya"


"Lalu dimana letaknya map itu? "


"Aku tidak tau tapi aku tau siapa yang pernah keluar dari situ! "


"Siapa? "


"Stella si ratu pemanah! "


"Stella! "


"Ya"


"Kalau begitu aku akan pergi mencari nya! "


"Tunggu!Aku ikut dengan mu"


"Tidak usah aku tidak mau merepotkan mu! "


"Tidak apa kita kan teman! "


"Terima kasih Jeremy"


"Ya"

__ADS_1


"Aku dari tadi tidak dianggap ada! "


"Maafkan aku Emy! "


"Hump! "


Mereka bertiga lalu pergi kekota Estue dan menanya-nanya kepada para pemain untuk mengetahui dimana Stella berada.


Sampai mereka berhenti di sebuah Toko perlengkapan.


"Hahh capeknya!Dari tadi kita tidak menemukan sedikit petunjuk pun!"


"Ya kau benar Lion sepertinya kita hanya berjalan-jalan dengan sia-sia"


"Oh ya Lion dari tadi aku tidak melihat Glacial?"


"Mungkin dia berada di dalam cincin ku! "


"Hee"


Siren mencoba mengeluarkan Glacial dari dalam cincin nya.


Lalu keluar lah Glacial dari dalam Cincin itu dalam keadaan mode manusia.


"Aduh! Kenapa kau tiba-tiba mengeluarkan aku ketika aku sedang tidur Lion! "


"Aku hanya sedikit kangen karna lama tidak bertemu dengan mu! "


"Hump"


"Oh ya Glacial bagaimana caranya aku melihat Status mu? "


"Kau tinggal fokuskan saja pandangan mu kepada ku sama seperti kau ingin melihat Status Heraldy"


"Hee"


Siren lalu memfokuskan pandangannya kepada Glacial dan muncul lah beberapa Tulisan di depan nya


______________________________________________


Status item


Nama: Glacial Sword


Level: 53


Attack :+115 ATK


Ability: +5 STR


Dur: Infinity


Kelangkaan: Legendaris


______________________________________________


"Wow Dur milik mu Infinity Glacial!! "


"Aku saja tidak sampai Infinity hanya sampai 15.000"


"Itu karena senjata milik mu masih berada ditingkat Langka! "


"Memangnya apa beda nya Glacial? "


"Senjata itu memiliki ada 5 tingkat kelangkaan.1.Biasa 2.Sihir 3.Epic 4.Langka 5.Legendaris"


"Memangnya apa bedanya? "


"Sudahlah aku tidak mau menjelaskan secara detail yang penting kau sudah tau tingkatannya saja! "


"Heee"


Ketika mereka sedang berbincang-bincang didepan Toko perlengkapan lalu ada seseorang yang keluar dari toko itu.


"Loh Lion kenapa kamu bisa ada disini? "


"Stella!! "


Siren terkejut melihat Stella dan langsung memegang tangannya dengan sangat senang.


"Akhirnya aku menemukanmu! "


"Memangnya kau ada perlu apa sampai mencari ku!


Siren lalu menjelaskan apa yang terjadi tentang Angel kepada Stella.


"Hee jadi kau ingin mencoba mencari nya di Hutan kegelapan!Kalau dia tidak ada sana bagaimana? "


"Aku tidak perduli dia ada atau tidak yang penting aku sudah berusaha mencari nya! "


"Tapi aku tidak memiliki Item nya lagi! "


"Item? "


"Aku dulu memiliki Item Dimension Orb"


"Apa itu? "


"Itu adalah Item yang bisa digunakan untuk keluar atau masuk kedalam sebuah dimensi tapi item itu hanya bisa digunakan sekali "


"Lalu kau keluar dari Hutan kegelapan dimana? "


"Kalau tidak salah tepat di bawah gerbang kota Estue"


"Baiklah! "


Siren lalu berlari menuju gerbang kota Estue dengan menarik tangan Glacial.


"Glacial cepat kau berubah menjadi pedang! "

__ADS_1


"Untuk apa? "


"Cepatlah! "


Glacial secara terpaksa langsung berubah menjadi pedang dan lalu ditangkap oleh Siren.


"Master Dimension"


Siren menebaskan pedangnya secara miring dan tiba-tiba ada sebuah celah terbuka tepat di tempat Siren menebaskan pedangnya.


"Lion kau memiliki Skill baru! "


"Tentu saja! "


"Kapan kau mendapatkannya"


"Nanti saja sekarang aku mau masuk dulu! "


Siren lalu masuk kedalam dimensi itu dan Celah tadi lalu tiba-tiba tertutup.


"Lion!! "


"Kemana dia pergi? "


"Sepertinya dia sudah masuk kedalam dimensi lain"


"Bagaimana mungkin! "


"Dia itu orang nya memiliki keberuntungan yang cukup bagus!"


"Apa maksud mu Stella? "


"Tidak ada! Oh ya bagaimana kalau kita menunggu nya di dalam cafe itu saja"


"Ya"


"Akhirnya aku bisa duduk makan bersama ratu pemanah yang sangat hebat"


"Hehehe! "


***


Siren lalu mulai berjalan-jalan di dimensi itu dan tiba di sebuah hutan yang sangat gelap.


"Kenapa ada sebuah hutan disini? "


"Entahlah aku juga tidak tau tapi semenjak aku masuk kesini tiba-tiba tubuh ku mulai melemah! "


"Tahan lah sebentar lagi Glacial"


"Ya"


Siren berjalan-jalan lagi dan sampai disebuah tanah kosong yang berada di tengah-tengah hutan itu.


"Kenapa disini kosong dan tidak ada pohon nya? "


"Kau ini mencari Angel tapi masih saja sempat mengomentari tempat ini! "


"Hehehe"


"Sebaiknya lanjutkan jalannya"


Siren terhenti ketika mendengar sebuah tangisan seorang perempuan yang meminta tolong.


"Hiks, Hiks, Hiks tolong aku! "


"Sudah ku katakan kau jangan berisik! "


"Lighting Bolt"


Siren tiba-tiba langsung maju dan mencoba melindungi perempuan itu.


"Parrying Stance"


Siren menangkis serangan itu dan langsung meng counternya.


Siren tidak menyadari kalau perempuan yang dia selamat itu adalah perempuan yang dia cari.


"Siapa kau? "


"Kenapa kau bisa berada disini! "


"Siapa aku tidak penting tapi yang penting adalah kenapa kau ingin menyerang seseorang yang sedang tidak berdaya! "


"Dia itu sangat berisik dan selalu meminta tolong kepada teman! "


"Siren! "


Siren tersentak diam mendengar perempuan itu memanggil nya dan mencoba melihatnya.


*Angel! *


"Siren!Aku percaya kau akan datang kemari untuk menyelamatkan ku! "


"Angel!!!"


Mereka berdua berpelukan dengan sangat erat dan tidak memperdulikan orang yang menyerang Angel tadi.


"Sepertinya kau sangat beruntung memiliki teman yang memiliki sebuah Skill Dimensi! "


" Tapi aku tidak akan membiarkan kalian lari dari sini! "


Mendengar itu Siren langsung menarik tangan Angel dan mulai berlari.


"Lighting Dragon"


Serangan itu tertuju kepada Angel,melihat itu Siren secara refleks mencoba melindungi Angel dan serangan itu mengenai tepat pada tubuh Siren.


"Akhhhhhhhh"

__ADS_1


"Siren!!!!! "


__ADS_2