
Perempuan berambut merah pekat itu lalu tiba-tiba menghilang lewat sebuah lubang yang langsung muncul di dekatnya.
"Hey jangan lari!!! "
Siren yang sedang beristirahat lalu terkejut dan bangun karena mendengar Angel berteriak.
"Kenapa Angel? "
"Tadi ada seorang perempuan berambut merah pekat yang berusaha tidur di samping mu! "
"Rambut merah? "
*Jangan-jangan inferno!*
"Iya tadi dia mau ikut tiduran di samping mu tapi ketika aku mau menangkap nya tiba-tiba ada sebuah lubang muncul didekat dan dia masuk kedalam lubangnya"
*Ternyata benar Inferno! *
"Sudahlah tidak apa Angel"
"Ya karena aku sudah bangun dan hari sudah hampir malam bagaimana kita ajak semua anggota untuk melihat-lihat bintang di malam hari walaupun itu tidak seperti di dunia nyata sih"
"Ya tidak apa"
Mereka lalu turun kelantai 1 untuk mengajak semua anggota guild berjalan-jalan dan ternyata Lia dan Stella masih bertengkar saja tentang masalah dada mereka.
"H-halo bisa tidak kalian berhenti berkelahi"
"Eh?! Lion kau tidak apa kan? Angel tidak melakukan hal aneh bukan? "
"Tidak,aku baik saja"
"Hey Penganggu apa maksud mu kalau aku melakukan hal aneh! "
"Ya kau itu kan mesum jadi bisa saja kau melakukan hal aneh!"
"Hah! "
Siren mengacuhkan mereka dan pergi mengajak Lia,Jeremy,Emy,Terri,Theo.
Setelah mereka berlima setuju mereka lalu mendatangi Angel dan Stella yang sedang berkelahi di tangga untuk naik kelantai 2.
"Angel,Stella sudahlah jangan berkelahi lagi! "
"Tidak sayang dia ini harus di beri pelajaran dulu"
"Itu kata-kata ku mesum! "
"Sudahlah Angel kalau seperti ini nanti kita tidak jadi aja ya! "
Angel lalu berhenti ketika Siren mengatakan hal itu dan pergi mendekati Siren dan memeluk tangan kirinya.
"Iya, iya maaf.Nah ayo kita pergi! "
"Loh kalian semua mau kemana? "
"Jalan-jalan, itu lah siapa suruh kau berkelahi dengan ku jadi kau tidak mengetahui nya kan"
"Hey tunggu"
Mereka lalu pergi ke dekat tebing tempat Siren dan Theo melawan Dark Wyvern.
"Hee jadi disini tempat kau melawan naga itu sayang"
"Ya"
Setelah sampai mereka semua lalu duduk untuk melihat-lihat bintang.
__ADS_1
"Terri, Emy,Lia,Jeremy,Stella,Theo dan Angel aku minta maaf ya karena aku lah kalian terjebak di game ini"
"Kau kenapa Lion? "
"Aku tidak apa-apa Jeremy aku hanya merasa bersalah terhadap kalian karena sampai membuat kalian semua terjebak"
Semua nya merasa aneh dengan perkataan Lion tadi dan mulai menjelaskan semua hal yang terjadi di game ini bukan salah nya.
"Terima kasih semua nya, aku sangat bersyukur memiliki teman seperti kalian"
Setelah Siren mengatakan hal itu semua nya tersenyum.Entah kenapa tiba-tiba Angel mencubit tangan Siren dengan perasaan sedikit kesal.
"Aduh! Kenapa Angel? "
"Hmph kenapa nama ku paling akhir! "
"Iya ya maaf"
"Hmph"
Semua tiba-tiba tertawa kecuali Siren dan Angel.
"Kenapa kalian tertawa? Bukan kah tidaj ada yang lucu? Benar kan Angel? "
"Iya"
"Sepertinya kalian memang cocok Lion"
"Apa maksud mu Jeremy? "
"Lihat lah kalian itu sering marah,senang sedih tapi tetap saja akrab"
"Benar kah aku tidak merasa sama sekali"
Sekali lagi Angel mencubit tangan Siren dengan perasaan kesal.
"Hmph"
"Eh? "
"Aku iri terhadap kau Angel"
"Kenapa? "
"Karena ka.... "
Ucapan Stella tiba-tiba terpotong ketika mendengar suara ledakan yang cukup besar berada berasal dari dalam jurang itu.
"Suara apa itu! "
"Entahlah tuan saya juga tidak tau tapi sepertinya berasal dari dalam jurang ini"
"Aku akan turun kalian semua tunggu disini ya"
"Jangan sayang! "
"Tenang saja kalau aku mati nanti aku kan bisa hidup lagi, lagi pula aku tidak mau nyawa kalian terbuang hanya karena hal ini,aku kan Guild Master jadi aku punya kewajiban untuk menyelamatkan anggota ku"
Saat Siren hendak turun ke jurang itu dia tangan nya ditarik oleh Angel yang sedang menangis.
"Jangan pergi! Aku tidak mau kau mati! "
"Sudahlah Angel aku tidak akan mati kok percaya saja"
*Entah sudah berapa banyak aku membuat mu menangis Angel*
"Tidak! Aku mau ikut"
__ADS_1
"Tapi"
"Sudahlah Lion menyerah saja walaupun kau menolak kami semua juga akan ikut"
"Kalian!"
"Ya sudahlah ayo"
Mereka lalu mulai melompat dari jurang itu dan dengan bantuan dari Skill Fly milik Lia mereka dapat turun tanpa menerima luka sama sekali.
"Luas juga jurang ini"
"Iya tapi kenapa bisa jurang ini sangat dalam ya Lion? "
"Entah lah"
Saat mereka mulai berjalan tiba-tiba mereka di hadang oleh seekor Salamander level 50.
"Semua nya mundur biarkan aku yang maju!"
"Tidak boleh kita kan tim sayang! "
"Tenang saja soalnya ada hal yang ini aku coba! "
"Baiklah hati-hati kawan"
"Oke"
Siren lalu mulai mendekati Salamander itu dan dengan cepat dia meletakkan tangan kiri nya di kepala Salamander.
"Excellent Player"
Tiba-tiba setelah itu ada sebuah cahaya muncul di telapak tangan Siren dan mencetak gambar 2 pedang yang saling bersilang dan kedua pedang itu mirip seperti Glacial dan Inferno.
"Selesai"
Siren lalu turun dan mencoba mendekati Salamander itu.
"Hey coba kau mundur satu langkah kebelakang! "
Mendengar perintah dari Siren salamander itu langsung mundur satu langkah kebelakang.
"Wah ternyata ampuh! Baiklah sekarang kau adalah Monster pertama ku dan nama nya Onare.
Salamander itu pun mulai menunduk kan kepala nya ketanah ketika mendengar ucapan Siren.
Semua anggota terkejut melihat apa yang terjadi dan mendekati Siren.
"Sayang skill macam apa tadi? "
"Entahlah aku juga tidak tau tapi itu tiba-tiba muncul di status ku pagi tadi"
"Oh ya Theo sejak kapan kau sudah mulai memanggil ku kawan? "
"Sebenarnya aku sudah mau memanggil mu dari tadi tapi sedikit malu"
"Hahahaha jangan dipaksa lah kalau malu"
"Sudahlah sebaiknya kita lanjutkan perjalanan mencari unsur suara tadi"
Mereka lalu melanjutkan perjalanan mereka dan sedikit dari mereka ada yang sedikit cemburu kepada Siren dan Angel karena mereka tidak perlu berjalan melainkan hanya menaiki Salamander.
_____________________________________________
Maaf ya kali ini tidak sampai 1.000 kata soalnya kemaren dan hari ini Author lumayan sibuk dan tidak sempat mencoba menulis jadi hanya ada seadanya.
Sekali lagi maaf ya🙏😊
__ADS_1