
Siren lalu keluar dari dimensi itu dan muncul di kota Estue.
Saat melihat Siren keluar dari dimensi itu Angel langsung memeluk nya.
"Siren!Kenapa kau mendorong ku,kau tau tidak betapa khawatirnya aku"
"Maafkan aku Angel"
Stella dan yang lainnya lalu keluar dari cafe dekat situ dan mendatangi mereka.
"Selamat untuk keberhasilan mu menemukan Angel,Lion"
"Hehehe"
"Sudahlah Angel lepaskan aku,aku nanti bisa mati kehabisan nafas"
"Maaf"
"Oh ya Siren bagaimana kau tau kalau aku berada di tempat itu?"
Jeremy terkejut mendengar ucapan Angel yang menyebut nama Siren.
"Siren!Kau Siren?"
"Dasar kau Angel!Lain kali jangan pernah menyebut nama ku di dunia nyata!"
"Hey kau belum menjawab pertanyaan ku"
"Iya aku Siren,memangnya kenapa?"
"Alu kira kau becanda tentang kau memainkan game ini teryata sungguhan!"
"Apa maksudmu Jeremy?"
"Aku Ren!Teman sekelas mu"
"Eh?Apa!!!!!!"
"Bagaimana mungkin!"
"Sebaiknya kita kembali ke guild saja dulu dan membicarakannya disana"
"Ya"
Ketika mereka hendak pergi ke guild mereka Stella menghentikan mereka.
"Tunggu!Kalian sudah punya Guild!"
"Ya"
"Lalu siapa Guild master nya?"
"Aku"
"Lalu kalian akan mengikuti War Guild tidak?"
"Mungkin saja"
"Memangnya anggota kalian cukup?"
"Kurang satu orang sih"
"Heee"
"Kalau begitu kami pergi dulu ya Stella"
"Ya"
Mereka pergi meninggalkan Stella di gerbang kota Estue dan pergi menuju Guild mereka.
Sesampainya mereka di Guild mereka lalu membicarakan tentang kejadian yang dialami Angel.
"Oh ya Angel kenapa kau bisa tersesat di dimensi tadi?"
__ADS_1
"Aku juga tidak tau!Tapi ketika aku sedang Log In aku sudah ada di tempat itu"
"Hee kau mengetahui sebabnya tidak Siren?"
"Ya.Ternyata yang membawa Angel kesana adalah Sang Destroyer"
"Apa!!!"
"Itu benar!Bahkan tadi dia hendak membunuh ku tapi tidak jadi karena kata nya aku belum cukup kuat untuk menjadi lawannya"
"Oh Siren bagaimana kau bisa memiliki Perangkat game ini?"
"Jangan panggil aku dengan Siren!Panggil aku Lion"
"Hehehe"
"Aku sebenarnya selalu menyisakan uang bulanan ku untuk membeli game ini dan akhirnya selama 3 tahun aku menabung sudah dapat membeli perangkat game ini!"
"Hebat juga kau bisa menabung selama 3 tahun hanya untuk membeli game ini"
"Hehehe"
Ketika mereka sedang berbincang-bincang tiba-tiba ada sebuah serangan yang mengenai guild mereka.
"Fire Meteor"
"Hey kalian para anggota dan Guild master Sentinel kami Guild Salamander menantang kalian untuk bertanding!"
Siren dengan keadaan marah langsung keluar dari dalam Guild dan berteriak.
"Siapa yang berani merusak Guild ku!!!!!!!"
"Aku adalah Lia anggota terkuat dari Guild Salamander "
"Lia!"
"Lion!Kenapa kau bisa berada disini?Jangan _ jangan kau adalah Anggota Guild ini!"
"Hahaha jangan bercanda!Hanya dalam 4 minggu kau sudah menjadi Guild master itu mustahil!"
Jeremy dan yang lainnya lalu keluar dan berkata.
"Yang di ucapkan Lion itu sungguhan dia adalah Guild master kami!"
"Entah kenapa Guild master ku ingin sekali melawan Guild lemah seperti kalian!Aku datang kemari ingin menantang kalian bertanding"
"Boleh aku terima tantangan mu!"
"Lion kau sungguhan ingin melawan nya!"
"Ya tapi kita bertanding nya 2 hari dari sekarang!"
"Baiklah aku akan mengatakan ini kepada Guild master ku!"
Lia lalu pergi kembali ke Guild nya.
"Kau sungguhan ingin melawan nya Lion!"
"Tenang saja"
"Nah sekarang aku ingin pergi ke sebuah tempat dulu ya!Angel sebaiknya kau sekarang Log Out dan memasak makan malam !"
"Dasar seenaknya saja menyuruh ku"
"Kau mau tidak?"
"Iya iya"
Angel lalu Log Out dan Siren pergi kesebuah Dungeon.
"Emy kau yakin tidak kita bisa menang melawan Guild Salamander?"
"Kita percayakan saja kepada Lion kak"
__ADS_1
"Yah yang kau katanya ada benarnya juga sih"
***
Siren lalu pergi bersama Glacial kesebuah Dungeon Normal.
"Sepertinya ini Dungeon baru nya!"
"Mungkin saja"
"Nah sebaiknya kita masuk Glacial "
"Ya"
***
Sekitar 1 jam berlalu Siren bermain di Dungeon itu dan sekarang dia sudah mencapai level 57 dan sudah menyelesaikan Quest pengambilan Job ketiga.
"Nah sekarang kita tinggal mengambil Job nya saja Glacial"
"Ya"
"Tapi sebaiknya aku Log Out dulu soalnya pasti makan malam yang dibuatkan Angel sudah selesai"
Siren lalu Log Out dan pergi ke dapur untuk menemui Angel.
"Wah dari aromanya saja sepertinya enak!"
"Terima kasih"
"Ayo kita makan Siren"
"Ya"
Mereka lalu memakan masakan Angel bersama-sama.
"Kenyang nya!"
"Kau rakus juga kalau lagi makan ya Siren"
"Hehehe"
"Ayo kau bantu aku membersihkan piring-piringnya"
"Ya"
***
Siren lalu masuk ke kamar nya dan langsung berbaring.
"Besok harus sekolah lagi baru bisa bermain game "
"Sebaiknya aku sekarang tidur supaya besok tidak terlambat"
***
Angel ternyata masih di dapur dan sedang memikirkan sesuatu.
"Kenapa ya kalau aku sedang kesusahan tadi aku malah meminta tolong kepada Siren? Bukan kepada ayah atau ibu ku?"
"Dan juga aku sering merasa gelisah kalau melihat Siren lebih akrab dengan Glacial dari pada aku padahal kan Glacial itu hanya sebuah program didalam game tapi kenapa aku bisa begitu gelisah?"
"Hah sudahlah pusing kepala ku memikirkannya sebaiknya aku juga pergi tidur!"
Angel lalu pergi keatas dan masuk ke kamar nya.
"Sepertinya sudah lama aku tidak tidur di kasur Siren!Apa aku menyelinap ke kamarnya saja ya?"
"Baiklah aku sudah putuskan aku akan tidur dengan Siren "
Angel keluar dari kamarnya dan masuk dengan perlahan ke kamar Siren.
"Hi hi hi akhirnya aku tidur dengan Siren lagi!"
__ADS_1