
Siren berjalan cukup lama untuk keluar dari Hutan Kematian dan segera mencari kota terdekat karena sangat ingin beristirahat.
[Tuan Anda lurus saja terus dari sini nanti Anda akan bertemu dengan kota Merkha]
"Merkha? Kenapa namanya aneg begitu?"
[Tanya Developer saja]
Siren kesal mendengar kata-kata System ketika menjawab pertanyaan nya.
"Sudahlah aku tidak akan mau bertanya lagi kepada mu! "
Siren dengan kesal nya berlari sangat cepat lurus ke depan.
[*Kenapa Tuan menjadi sedikit Emosional? *]
Karena kecepatan Siren cukup hebat tidak perlu waktu lama Siren sudah sampai di kota Merkha.
"Sekarang cari penginapan,eh nanti saja sebaiknya sekarang ke Cafe saja"
Siren berjalan-jalan di kota Merkha untuk mencari Cafe.
Sampai di cafe di kota itu Siren bergegas masuk untuk memesan makanan.
"Kenapa rasanya hambar ya? Bukan kah makanan di cafe itu selalu enak? "
Siren sedikit tidak memperdulikannya rasa makanan nya dan terus memakan nya sampai habis.
"Nah kalau sudah begini kan tenang, kalau begitu aku pergi penginapan saja dulu, untung tadi aku sempat berkeliling jadi sudah tau letak nya"
Siren berjalan ke penginapan tapi kali ini dia dikejutkan karena Siren melihat para Anggota Guild nya berkumpul di depan penginapan.
*Hiiii! Kenapa mereka bisa disini?*
Siren sedikit gugup karena bisa bertemu mereka tapi untung saja tidak ada yang menyadari nya ketika Siren masuk ke dalam penginapan.
*Syukurlah mereka tidak sadar*
Siren mendekati Penjaga yang melayani player untuk memesan kamar.
"Berapa semalam? "
"15 Gira"
"Aku pesan semalam"
Siren memberikan uang nya kepada penjaga itu dengan tersenyum.
"Kalau begitu kamar Anda di lantai 2 paling ujung sebelah kiri"
"Terima kasih"
Siren pergi ke tangga tapi baru saja menginjakkan kaki nya pada 1 tangga dia terhenti ketika di panggil oleh Lia.
"Billy!!! Billy!!!! "
Dengan cepat Lia mendatangi Siren dengan tersenyum seperti sangat senang.
"H-halo L-lia"
"Kenapa kamu bisa ada di kota ini Billy? "
"Aku hanya sedang berjelajah, hehehe"
"Kau ini! Disinikan bahaya!"
"Hehehe tenang saja aku sudah cukup kuat kok kalau hanya mengurus beberapa monster disini"
"Iya, iya"
"Oh ya Lia kenapa kau juga bisa ada disini? "
"Sebenarnya kemaren ada rumor beredar kalau di Hutan Kematian ada monster kuat sedang mengamuk dan itu membuat kami tertarik"
*Lia sepertinya sedang berbicara tentang aku*
Melihat Lia yang mendatangi Siren yang lainnya juga ikut mendatangi Siren dab bertanya-tanya siapa Siren.
"Weh dada rata sudah punya kekasih!"
__ADS_1
"A-apa M-maksudmu! D-dia! Haha-ha-ha m-mana m-mungkin j-jadi k-kekasih ku! "
"Tuh lihatkan kau Gugup! "
"Sudahlah Stella jangan menggoda nya terus"
"Iya iya maafkan aku Angel"
"Ya"
Melihat Stella, Lia, dan Angel yang mendekati Siren lebih dekat dari yang lain membuat Jeremy dan Theo merasa aneh dengan keadaan ini.
Tapi berbeda dengan Terri yang terlihat sedikit marah terhadap Siren entah apa alasan.
"Kalian mau menginap disini kan? Kalau begitu mendaftar sana, aku mau pergi ke kamar ku dulu"
"Ya, hati-hati ya pacar nya Lia"
"H-hey! St-stella j-jangan g-gitu d-dong! "
Siren pergi meninggalkan teman-teman nya dan pergi ke kamarnya.
"Kenapa mereka kesini hanya masalah monster seperti itu!! "
[Tapi bukankah Monster itu Anda Tuan? ]
"Iya sih tapi aku merasa khawatir kepada mereka kalau nanti bertemu monster kuat sungguhan bagaimana? "
[Kenapa Anda tidak ikut saja?]
"Maaf, aku tidak bisa soalnya aku pernah berniat untuk melupakan mereka"
[Tapi Tu... ]
"Brak!!!!! "
Suara pintu kamar Siren dibanting oleh Seseorang membuat perkataan System terpotong.
"Siapa sih yang mencari ribut! "
"Hey kau brengsek! "
Siren terkejut melihat orang yang membanting pintu nya adalah Terri dengan wajah yang terlihat marah.
"Brengsek! Berani nya kau menyebut nama Angel! Kau itu tidak pantas berada di dekatnya!! "
Terri dengan marah nya mengayukan kapak nya kepada Siren tapi tentu saja Siren bisa menghindarinya dengan mudah akibat Agi nya yang cukup tinggi.
"Haduh kau ini kenapa sih? Sudah tiba-tiba masuk kekamar orang dan sekarang malah mau membunuhku"
*Cepat!*
"Sudahlah jangan terlalu dipuji kecepatan ku"
*Dia apa yang aku ucapkan di dalam hati!*
"Lah kenapa malah Diam? "
"Hoi nama mu Billy bukan?"
"Ya"
"Kalau begitu bertarung lah dengan ku PvP di Colloseum yang kalah akan menuruti semua permintaan yang menang"
"Wah menarik juga tapi kalau aku menang dan meminta mu mati bagaimana? "
"Tentu saja aku akan mati"
"Baiklah aku terima"
Siren dengan mudah nya setuju dengan tantangan Terri ketika mendengar kalau dia bisa membunuh Terri.
[Tuan Anda Sungguhan ingin membunuh nya? ]
"Tenang saja"
Siren berjalan bersama Terri untuk pergi penjaga yang bisa membuat mereka di Teleport ke Colloseum.
"Sudah lama aku tidak melihat Colloseum"
__ADS_1
"Jangan basa-basi cepatlah aku sudah tidak sabar membunuh mu! "
"Hahaha santai saja. Lalu aku boleh tanya tidak"
"Apa? "
"Kenapa kau membawa semua teman mu kesini!!! "
"Mereka mendengar ucapan ku ketika menantang mu tadi! "
"Kau ini mau menantang orang malah terang-terangan"
"Kenapa! Kau tidak mau melawan ku? Apa kau sudah menyerah di awal! "
Mendengar perkataan Menyerah entah kenapa tiba-tiba membuat amarah Siren naik dengan drastis.
"Hey kau! Lihat saja aku akan perlihatkan kekuatan ku yang sebenarnya"
Mereka berdua lalu pergi ke arena khusus PvP dengan Angel, Stella, Emy, Theo, Jeremy, Lia sebagai Spectator.
[Pertandingan PvP Dimulai! ]
Mendengar sudah dimulai Terri dengan cepat mendekati Siren karena sangat ingin mencoba mengalahkan Siren dengan cepat.
"Demolision List"
_____________________________________________
#Info:Mengumpulkan energi di tangan kanan dan berlari ke depan dengan pukulan kuat.
_____________________________________________
Siren terkejut melihat serangan itu bukan karena serangan nya yang terlihat kuat tapi karena Siren tiba-tiba saja bisa melibat Serangan itu di tujukan nya kemana.
*Kepala Kiri! *
Siren dengan cepat menghindarinya dan membalas serangan Terri dengan 1 tebasan.
-22.010
"Akhh! Kenapa serangan nya kuat sekali!"
"Hahahahaha bagaimana takut tidak?"
"Lihat ini"
Tiba-tiba saja ketika menyerang Terri,Siren kembali mengamuk sama seperti ketika pertama kali menggunakan Skill Forbidden.
[Tuan Anda Kenapa? ]
Siren menyerang Terri dengan skill nya'Graves' tapi kali ini tidak menyebutkan nama Skill nya sama sekali.
_____________________________________________
#Info:Setelah serangan tebasan sambil maju ke depan, karakter menyerang dengan 2 lagi Hit Tambahan.
_____________________________________________
-22.110
-22.360
-22.750
"Akhh! "
"Cih! Untung saja aku tidak menggunakan Pedang itu kalau saja menggunakan nya tapi kau sudah mati."
"S-siapa k-kau i-ini s-sebenarnya"
"Tidak seru kau sudah kalah saja"
"Kalah! Dalam kamus ku tidak ada kata kalah!!! "
Terri berteriak dengan keras dan menyebabkan Siren sedikit termundur.
"Apa ini yang di sebut dengan Berserk Skill! "
Tubuh Terri berubah menjadi Merah bahkan sampai ke mata nya juga,Siren melihat Terri seperti sudah di kuasai oleh rasa akan membunuh.
__ADS_1
"MATI!!! "
Kali ini Kapak bergerak lebih cepat di bandingkan tadi dan serangan nya Mengenai Siren dengan telak.