
Dengan tubuh yang tidak bisa bergerak Theo takut setengah mati dan ini adalah yang pertama kalinya dia takut mati ketika di game.
Saat serangan Dark Wyvern nya hampir mengenai Theo tiba-tiba ada seseorang melesat datang membantunya untuk menahan serangan itu.
"Parrying Stance"
______________________________________________
#Info:Untuk periode tertentu,tingkat keberhasilan menangkis dinaikkan menjadi 100%.Tidak ada kerusakan yang di terima ketika berhasil menangkis serangan dan langsung mencounter serangan musuh.
______________________________________________
Serangan nya lalu dapat di tangkis oleh Siren.Theo yang tadi nya ketakutan sekarang mulai sudah sedikit tenang karena ada seseorang yang sedang membantunya.
"Kau tidak apa-apa kan Theo? "
*Suara ini! Lion!! *
"Ya aku tidak apa"
Theo merasa tidak enak karena harus di selamatkan oleh orang yang sedang marah terhadap nya.
"Tenang saja Theo aku pasti akan menyelamatkan mu!"
Siren melesat melompat dan menebaskan pedangnya ke sayap kiri Dark Wyvern tapi sayangnya karena ketika di udara adalah keahlian Dark Wyvern jadi dengan mudahnya dia menghindari serangan Siren.
"Sial!"
Dengan pantang menyerah Siren lalu melompat lagi dan berusaha untuk menebas sayap milik Dark Wyvern lagi tapi dari 15 tebasan milik nya tetap ada yang dapat mengenainya.
"Sial!! "
"Tenang lah Lion"
*Dia benar aku harus tenang*
Siren lalu mulai menenangkan dirinya dan mendekati Theo untuk memberikan sebuah Potion HP miliknya.
"Nih ambil! "
"Apa ini? "
"Potion HP Max"
"Apa! "
"Sudah nanti saja membahasnya sebaiknya sekarang kau minum itu dan beristirahatlah"
Siren lalu maju kembali untuk mencoba mengalahlan Dark Wyvern itu.
*Kali ini aku tidak boleh ceroboh karena disini lah hidup dan mati ku di tentukan!*
Dengan tekad yang kuat untuk bertahan hidup Siren berlari dengan mengangkat pedang Inferno di tangan kanannya.
"Moonlight Splitter"
______________________________________________
#Info:Dengan cepat mengayunkan pedang untuk mengirim 3 serangan pedang energi berturut-turut kepada musuh di depan
______________________________________________
Karena serangan nya yang dapat di arahkan ke langit salah satu dari 3 serangan itu tepat mengenai tubuh Dark Wyvern.
"Akhirnya! "
Karena sayap kiri nya terluka keseimbangan Dark Wyvern pun mulai berantakan dan akhirnya terjatuh ketanah.
"Hehehehe"
__ADS_1
Dengan tatapan sinis Siren menggunakan Skill terbarunya terhadap Dark Wyvern.
"Finish Attack"
_____________________________________________
#Info:Menghancurkan musuh dan berikan serangan akhir yang kuat. Ketika HP musuh lebih rendah dari 60%, kerusakan tambahan diberikan untuk setiap HP yang kekurangan 1%. Misalnya: Musuh pada 40% HP akan menerima tambahan kerusakan 40%.
_____________________________________________
Dengan serangan double attack itu akhirnya membuat Dark Wyvern mati dan mengeluarkan beberapa gira dan item lainnya.
Melihat dia sudah mengalahkan Dark Wyvern Siren pun mendatangi Theo untuk membantunya berdiri.
Siren lalu menjulurkan tangan nya kepada Theo untun membantunya.
"Ayo kita kembali Theo"
"Kembali? "
"Sudahlah cepat pegang tanganku"
Theo lalu berdiri dengan bantuan Siren,meskipun HP nya sudah Max tapu tetapi saja cedera di kaki nya itu harus di obati dengan kemampuan Light Heal.
Light Heal adalah adalah sebuah Skill Extra yang hanya di miliki sedikit orang dan effectnya adalah memulihkan HP dan menghilangkan cedera yang di alami ketika pertarung dan ini sangat berbeda dengan Potion HP yang hanya dapat memulihakan HP saja.
"Maafkan aku ya Lion"
"Untuk? "
"Tentang ucapan ku ketika kau menanyakan player yang level nya 55"
"Tidak usah di pikirkan sekarang aku sudah tidak marah lagi"
"Terima kasih Lion"
"Ya"
Di sepanjang jalan Theo selalu memasang wajah murung dan menyesal karena harus merepotkan Siren untuk membawanya berjalan.
"Kenapa Theo? "
"Tidak,aku hanya merasa tidak enak terhadap mu karena harus menolong orang payah seperti ku! "
"Hahahaha kau konyol Theo,bagaimana mungkin player yang menjadi juara 3 di Event War Player bulan ini bisa aku sebut dengan payah"
"Tak apa Theo lagi pula aku tidak mudah dendam kok"
Siren lalu tersenyum senang terhadap Theo dan membuat nya sedikit tenang.
"Baiklah kalau begitu bulan depan aku tidak akan menyerah! Tunggu saja aku pasti akan mengalahkan mu bulan depan! "
Mendengar itu Siren sedikit bersedih karena tidak dapat melayani tantangan Theo.
"Maaf ya Theo sepertinya aku tidak bisa melakukan itu"
"Kenapa? "
"Karena level ku sudah mencapai 400-an lebih"
Theo tersentak terdiam mengetahui kalau player yang baru saja di lawan nya kemaren sudah mencapai level setinggi itu.
*Bagaimana mungkin!*
"Theo aku boleh meminta sesuatu tidak? "
*Eh?! *
"Apa? "
__ADS_1
"Aku mohon jangan menanyakan kenapa level ku bisa setinggi itu dalam sekejab ya! "
*Aduh dia keduluan berbicara itu padahal kan aku penasaran tapi ya sudahlah*
"Baiklah"
Siren kembali senang lagi mendengar ucapan Theo.
"Oh ya Theo sepertinya kita ini sedikit mirip ya! "
"Lah? Memangnya mirip dari mana? "
"Kau dan aku itu sangat mudah sekali berubah perasaan contoh nya tadi kau sedang murung dan sekarang sudah berkurang walaupun aku masih bisa melihat kau sedikit murung dan tadi aku sedang sedih karena level ku lalu sekarang sudah berkurang"
"Hahaha masa kau memiripkan kita hanya masalah seperti ini"
"Hehe sepertinya ucapan mu itu sedikit ada benarnya ya"
Mereka terdua tertawa terbahak-bahak hanya karena masalah itu.
***
Di Guild
"Duh kemana sih sayang ku ini lama sekali datangnya! "
"Entahlah,oh ya Angel bisa tidak kau jangan memanggil Lion dengan kalimat sayang! "
"Memang apa urusan mu Stella dia kan pacar aku! "
Mereka berdua selalu bertengkar dari awal masuk ke bangunan guild itu untuk menunggu Siren.
"Kak Jeremy kenapa mereka selalu bertengkar ya? "
"Sudahlah Emy mereka itu sedang memperebutkan Guild Master kita"
"Memangnya apa yang bagus dari kak Lion ya? "
"Entahlah tapi mungkin nanti kau akan paham"
Dengan semua keributan dan berbincangan itu hanya Lia dan Terri yang tenang karena mereka sedang menunggu Siren di depan pintu Guild.
"Kenapa di dalam sangat ribut ya Lia"
"Diamlah!"
Terri seketika diam ketika di gertak oleh Lia.
***
10 Menit berjalan dengan perlahan mereka akhirnya sampai di depan Guild dan ternyata mereka sudah ditunggu oleh Lia dan Terri di depan Guild.
Melihat Siren sudah kembali Lia bergegas mendekatinya dengan sedikit menundukkan kepalanya
"Tuan selamat datang"
"Ya"
Saat Lia menaikkan wajahnya entah kenapa tiba-tiba ada sebuah dorongan dari lubuk hati Theo terhadap Lia.
*Gila siapa wanita cantik ini? Rambutnya yang hitam dan panjang sangat cocok dengan wajahnya yang sedikit sinis dan kulit putih nya yang terlihat sangat cerah seperti menyinarkan cahaya! *
"Tuan kenapa anda begitu lama? "
"Aku hanya sedang berurusan dengan monster sebentar tadi"
"Baiklah ayo kita masuk"
Mereka berempat lalu masuk ke dalam Guild dan semenjak dari luar guild tatapan mata Theo tidak berhenti melihat kecantikan Lia yang membuat nya terlena.
__ADS_1
*Entah kenapa Lion tidak tertarik dengan wanita ini! Dan sekarang aku tau rasanya jatuh cinta!!*
Dengan datangnya Siren ke Guild hari ini Theo sudah resmi menjadi anggota ke 7 di Guild Sentinel.