
[Aku ingin memberi tahukan kalau bagi kalian yang sedang Log In kalian sudah tidak bisa Log Out lagi! Sebenarnya ini adalah ulah Destroyer sang Raja Iblis, ini sudah terjadi semenjak terjadi nya maintenance.Waktu itu kami sudah menyadari kalau ada seorang player dengan kemampuan Hacker yang hebat dan mencoba membobol petahanan game ini dan dia sekarang memegang penuh tentang game ini,sebenarnya kami sudah mencoba untuk melacak nya tetapi tidak bisa dan akhirnya kami menyerah,oh ya ada satu hal lagi aku ingatkan kepada kalian ya kalau kalian mati di game ini lebih dari 3 kali kalian akan benar-benar mati,jadi berusaha lah bertahan hidup Sampai kami bisa menemukan tubuh orang itu]
Semua player yang berada di setiap negara pun panik mulai terjadi kericuhan yang membuat para player mengamuk tanpa henti dan menyesal karena harus memainkan game ini.
Begitu juga dengan anggota Guild Sentinel mereka berlima kecuali Siren.
"Tenang lah kalian! "
"Kalian dengar tidak katanya tadi bertahan hidup lah sampai dia menemukan tubuh orang itu,jadi kalau begitu Kita tinggal di sini saja sampai masalah ini selesai"
"Kenapa kau bisa setenang ini Lion! "
"Kenapa kata mu Jeremy? Ya karena aku sebenarnya sudah pernah menyiapkan diri ku kalau hal seperti ini terjadi"
"Maksud mu?"
"Ya aku sudah bisa menduga ini karena sudah pernah bertemu dengan Destroyer secara langsung"
"Apa! "
Semua anggota terkejut mendengar hal itu, mereka semua berpikir bagaimana mungkin orang yang kuat dan berbahaya seperti Destroyer bisa bertemu dengan Siren dan bahkan Siren tidak terluka sama sekali.
"Kalian pasti berpikir kenapa aku bisa bertemu dengan nya"
Siren lalu menceritakan tentang pertemuan nya dengan Destroyer di dimensi lain ketika menyelamatkan Angel.
"Wah kau hebat kak Lion sampai bisa membuat Destroyer mengakui mu sebagai musuhnya"
"Bisa saja kau Emy"
"It...."
Ucapan Emy terpotong oleh suara orang dan sepertinya Siren mengenali suara ini.
[Halo aku adalah Destroyer,oh ya para player bagaimana perasaan kalian ketika tau kalau tidak bisa Log Out]
Semua player berteriak-teriak memarahi dan menghina-hina Destroyer.
[Jahat sekali padahalkan aku sedang bertanya,yah terserah kalian saja. Aku ini sebenarnya ingin memberitahukan kalian cara untuk bisa keluar dari game ini! ]
Semua Player terdiam mendengar ucapan nya dan dengan serius mereka semua tiba-tiba ingin mendengarkan cara keluar dari game ini.
[Syarat nya hanya ada 3,1.Kalian harus mengalahkan Ice Dragon Nest Mode Heroic atau setingkat dengan level 1000 Setelah mengalahkannya kalian akan menemukan sebuah portal berwarna ungu pekat dan, 2. Kalian harus mengalahkan anak buah kepercayaan ku di dalam portal itu dan setelah selesai kalian akan aku teleportasikan ke tempat ku lalu ,3.Kalian harus mengalahkan ku baru kalian bisa keluar dari game ini]
Mendengar itu Siren seketika paham kalau sebenarnya Destroyer sedang mencari orang yang kuat untuk mengalahkannya.
"Bagaimana mungkin itu bisa terjadi!"
"Tidak kau salah Lia! Kita masih memiliki seorang yang mungkin bisa mengalahkan nya dia adalah kekasih tercintaku Lion!"
"Kau salah Angel yang benar adalah tim yang dapat mengalahkan nya! "
Semua Anggota Guild Sentinel dengan semangat yang membara mereka memutuskan akan mengalahkan Destroyer dengan Tim mereka saat ini.
"Nah kalau begitu untuk pertama-tama kita harus pergi mencari 1.800 Clover Leaf dan 1.200 Green Flower"
"Untuk apa Tuan? "
"Kau sudah lupa ya Lia kalau aku ini seorang peramu potion,jadi sekarang aku akan membuat Potion HP Max sebanyak 600 dan 100 botol untuk setiap anggota kita termasuk aku"
__ADS_1
"Apa tidak terlalu banyak sayang? "
"Sayang!!! "
Lia dan Emy terkejut kalau Angel dengan berani memanggil Siren dengan panggilan sayang di depan mereka tapi ternyata Angel melakukan itu bukan untuk membuat Emy dan Lia terkejut melainkan untuk membuat orang yang sedang memata-matai mereka cemburu.
"Tidak apa aku rasa 100 Botol per orang itu biasa saja Angel"
"Oh ya Sayang kau menyadari nya tidak kalau kita sedang di mata-matai? "
Emy, Jeremy, Lia, Terri terkejut mendengar itu dan langsung menyiapkan senjata mereka.
"Tenang saja aku kenal dia kok, Stella kenapa kau tidak langsung masuk saja? "
Dengan rasa malu-malu Stella pun akhirnya keluar dari persembunyian nya dan masuk lewat jendela guild.
"Maafkan aku Si-.... "
Angel dengan cepat bergerak menuju Stella dan langsung menutup mulutnya.
Stella berusaha melepaskan tangan Angel dari mulutnya tapi tetapi tidak bisa karena Stella terus berontak akhirnya Angel pun membisikan sesuatu.
"Hey kalau kau menyebut nama asli nya nanti bisa gawat tau!! "
Stella yang berontak pun akhirnya tenang dan mulai menjelaskan kenapa dia memata-matai mereka.
"Hahahaha kau melakukan ini hanya untuk mengetahui kalau aku dan Angel pacaran sungguhan atau bohongan! "
"I-iya"
"Hahahaha"
"Ukhh,Angel sakit tau!! "
"Maaf ya Stella terkadang kalau Lion sedang tertawa dia langsung kelepasan"
*Yah walaupun aku belum pernah melihat Siren tertawa seperti tadi sih*
"Ya tidak apa"
Saat semua menjadi tenang Siren pun kembali fokus juga.
"Stella katakan yang sebenarnya kenapa kau memata-matai kami? "
"Loh bukan nya aku sudah bila.. "
Siren membentak Stella dan membuat ucapannya terpotong.
"Aku tau kau sebenarnya baru saja keluar dari Guild mu kan dan sekarang kau ingin bergabung dengan Guild ku! "
"B-bagaimana kau tau!"
"Itu rahasia! "
*Itu karena System di cincin ku ini, entah sejak kapan dia memiliki sebuah kemampuan membaca pikiran*
"Baiklah aku mengaku,sebenarnya aku kemari untuk bergabung dengan Guildmu! "
"Hoi, hoi kau tidak bercanda bukan! "
__ADS_1
"Memangnya kenapa Terri? "
"Dia kan sang ratu pemanah dia juga adalah Player perwakilan negara Their! "
"Ya aku sudah tau itu tapi yah yang menentukan dia masuk atau tidaknya adalah kalian"
"Loh memangnya Guild kalian tidak punya Guild Master? "
"Ada"
"Siapa dia Lion? "
"Aku"
"Apa!!!!"
"Ya tapi aku orang nya tidak mau mengambil keputusan hanya dengan pilihan ku saja jadi karena itulah aku meminta mereka yang menyelesaikan kalau mereka setuju aku juga tapi kalau sebaliknya aku juga begitu"
Siren lalu pergi berjalan-jalan keluar dari untuk mencari angin.
"Jadi bagaimana aku boleh masuk tidak?"
"Bagaimana ya? Dimulai dari Jeremy sajalah! "
"Loh kenapa harus aku Angel? "
Mendengar Jeremy tidak terima dengan keputusannya Angel pun menatapnya dengan tatapan menyeramkan.
"Baiklah, baiklah"
"Aku setuju saja lagi pula Lion sudh menganggap dia sebagai temannya"
"Emy? "
"A-aku? Aku setuju juga karena orang yang di anggap teman oleh kak Lion sudah pasti orang baik"
"Lia?"
"Aku ikut saja"
"Terri? "
"Aku juga ikut saja"
"Baiklah kalau begitu sekarang Anggota kita bertambah satu! "
"Yeyyyy"
Semua anggota yang berada di guild merasa senang karena memiliki anggota baru lagi.
***
Siren pun berjalan-jalan di hutan dan akhirnya dia naik kesebuah pohon yang sangat besar untuk beristirahat.
*Aku tidak menyangka kalau aku akan terjebak di game ini sebenarnya kalau mau dikira yang paling panik tadi itu adalah aku tapi kalau mereka melihat aku khawatir nanti bisa-bisa juga Ikut.Aku masih bingung kenapa Alex melakukan hal nekat seperti ini? Tapi untuk saja Inferno dan System masih berguna soalnya tanpa bantuan rekan ku ini aku tidak bisa seperti ini sekarang*
Saat Siren sedang enak-enaknya bersender di batang pohon tiba-tiba ada seseorang mendatanginya.
"Akhirnya aku menemukan mu Lion!"
__ADS_1
"Theo! "