
Hari sudah sekitar jam 7 malam tapi Siren dan yang lainnya masih tetap berjalan-jalan menelusuri asal suara yang sangat besar yang di dengar mereka dari dalam jurang tempat Siren melawan Dark Wyvern.
"Sayang kenapa kita tidak pulang saja? "
"Nanti dulu Angel aku masih penasaran"
5 Menit berjalan di dasar jurang akhirnya mereka terhenti ketika melihat seorang perempuan berambut ungu yang mengenakan pakaian yang sedikit asing di game itu.
"Sayang siapa itu? "
"Aku tidak tau juga"
"Hey Angel! Berhenti memanggil Lion dengan panggilan sayang!! "
"Sudahlah Stella jangan berkelahi lagi"
"Hmph"
Siren dan Angel pun turun dari Salamander dan mulai mendekati perempuan itu.
"Theo, Stella, Terri, Lia, Emy, Jeremy, kalian tunggu disini sebentar biarkan aku dan Angel yang mendatangi nya"
Saat Siren hendak mendekati Perempuan itu Angel tiba-tiba mencubit tangan Siren.
"Aduh! "
"Sayang kau saja yang tinggal biarkan aku dan para perempuan saja yang mendatangi nya"
*Seram! *
"Baiklah"
Siren tidak jadi mendatangi perempuan itu dan malah para perempuan yang mendekatinya.
"Hahahaha kau takut juga ya terhadap perempuan kawan! "
"Sudahlah Theo jangan mengejek ku"
"Jeremy, Terri lihat Lion mencoba mengelak! "
"Tuan Lion apakah saya harus memukul nya supaya dia diam! "
"Tidak usah Terri.Eh tunggu dulu sejak kapan kau mulai memanggil ku Tuan? "
"Lia yang menyuruh saya Tuan"
*Dasar! Sembarangan saja dia menyuruh orang untuk memanggil ku Tuan! *
"Kalau kau tidak terbiasa jangan kau paksa ya Terri"
Mereka bertiga lalu mulai sedikit ribut kecuali Jeremy dan entah kenapa sejak mulai turun ke jurang Jeremy selalu diam dan tidak banyak bicara.Siren bahkan sempat mencoba berpikir untuk mengajaknya berbicara.
***
Para perempuan yang mendekati perempuan itu pun mencoba berbicaranya kepadanya.
"Halo,kenapa ya kamu bisa ada di sini? "
Perempuan itu tetap diam walaupun sudah ditanya oleh Stella.
"Dada besar yang kau ucapkan itu salah! Coba kau perhatikan ya"
"Hey kau kenapa kau disini hah! Cepat jawab kalau kau tidak jawab kau akan aku bun... "
"Aduh! "
Kata-kata Lia terpotong karena kepalanya dipukul oleh Angel.
"Dasar! Kau ini ingin membujuk nya atau mau menakutinya!"
"Hehehe maaf Angel"
Kali ini perempuan itu bukan hanya diam tapi tiba-tiba pandangan matanya menjadi kosong.
"Tuh kan Lia kau lihat ini dia jadi semakin takut! "
"Maaf Angel"
"Dasar rata! "
"Hah! Apa maksud mu dada besar!"
__ADS_1
Angel tidak memperdulikan lagi perkelahian Lia dan Stella karena lelah menegur terus lagi pula ada Emy juga yang sedang mencoba melerai mereka.
"Hai kau kenapa ya bisa ada disini?"
Tak ada jawaban dari perempuan itu.
"Ya sudah kalau kau tidak mau menjawab, oh ya bagaimana kalau kau ikut kami saja? "
Angel lalu mendekatkan tangan nya dan mencoba membujuknya untuk ikut.
"Ayo!"
Dengan pandangan kosong perempuan itu menerima tangan Angel dan mencoba berdiri,Stella,Lia dan Emy sedikit terkejut karena perempuan itu mau ikut mereka.
"Nah kenalkan yang sedang berkelahi itu kalau dari kiri Stella dan yang ditengah Emy lalu yang paling kanan Lia"
"Y-y-ya"
*Dia akhirnya mau bicara,itulah guna nya lemah lembut bukan malah membentak-bentak seperti Lia tadi*
Setelah itu mereka pun membawanya ke tempat Siren dan yang lainnya berada.
"Wah kau ternyata bisa membujuk orang juga ya Angel! "
"Hehehe oh ya yang sedang berbicara dengan ku ini Lion,lalu yang terlihat seperti orang yang berisik itu Theo lalu yang dingin dan diam itu Jeremy"
Seketika saat selesai berkata itu perempuan itu langsung berlari kepada Lion lalu memeluk nya dan mulai menangis.
"Hiks, Hiks Hiks kenapa kau pergi dari ku! "
"Eh?! "
"Aku kira kau tadi sudah mati tapi syukurlah kau ternyata baik-baik saja! "
"Apa maksud mu? "
"Ini aku Tiana! "
"Tiana? "
Semua nya terkejut melihat orang itu tiba-tiba memeluk Siren dan dapat berbicara dengan lancar.
"Tenang dulu Angel! Aku bahkan tidak kenal dia! "
"Kau tidak kenal aku? "
"Iya,bahkan ini rasanya pertama kali Kita bertemu! "
"Bukan kah kau kekasih ku? "
"Kekasih mu? Sepertinya kau salah orang,aku ini sudah memiliki kekasih tapi bukan dirimu"
Tiana merasa terpukul mendengar itu dan ada sebuah cahaya putih dan gelap yang tiba-tiba muncul di sekitar tubuh nya.
"Kau brengsek!!!! "
"Forms Mecha Zodiak I: Libra"
Semua nya tersentak terkejut mendengar Skill orang itu tentang mecha,bukankah ini game fantasi ini tidak memiliki skill macam ini.
Tubuh perempuan itu lalu mulai diselimuti cahaya gelap dan putih yang mulai membentuk sebuah tubuh robot seukuran nya yang berwarna setengah gelap dan putih.
"Aku akan membunuh mu karena berani menipu ku !!!"
" Left Hand: Sword Darkness"
"Right Hand: Shield Lightness"
Tiana melesat maju untuk menyerang Siren dan dengan dorongan turbo di kaki kiri serangan Tiana pun tidak terelakkan oleh Siren.
"Void Slash"
Tiana menebas tangan kiri milik Siren dan membuat nya putus.
"Akhhh! "
"Sayang! "
"Tenang saja Angel aku tidak apa-apa! "
"Hahaha apa maksud mu dengan tidak apa-apa! "
__ADS_1
"Eh!"
"Voiding Fire! "
Api berwarna hitam yang sedikit bercampu abu-abu tiba-tiba muncul tepat ditempat tangan Siren putus dan membuat HP nya turun dengan cepat.
"Ukh!! "
"Kau akan mati!"
"Void Sla... "
"Fire Ball"
_____________________________________________
#Info:Mengeluarkan bola api yang cukup besar yang dapat menyebabkan effect Burn.
_____________________________________________
"Percuma!"
Bola api itu tepat mengenai Tiana tapi sama sekali tidak berpengaruh.
"Semua nya kalian cepat naik keatas! "
"Tapi sayang bagaimana dengan mu? "
"Tenang saja! "
"Tapi! "
Theo lalu dengan paksa langsung mengangkat Angel.
"Lepaskan! Lepaskan aku mau disini bersama Lion! "
"Sudahlah Angel!"
Mereka lalu pergi meningglkan Siren sendiri dasar jurang.
"Lion!!!! "
*Maafkan aku Angel!*
"Wah, wah,wah ternyata penipu seperti mu bisa menolong teman juga ya! "
"Tolong lah Tiana kenapa kau tiba-tiba menjadi marah? Bukankah aku memang tidak mengenal mu? "
"Padahal sudah tidak ada orang tapi tetap saja kau pura-pura lupa!! "
"Void Slash"
"Parrying Stance"
______________________________________________
#Info:Untuk periode tertentu,tingkat keberhasilan menangkis dinaikkan menjadi 100%.Tidak ada kerusakan yang di terima ketika berhasil menangkis serangan dan langsung mencounter serangan musuh.
______________________________________________
Serangan pedang milik Tiana pun dapat di tangkis oleh Siren .
"Hahaha kau hebat juga ya tapi kau lupa dengan bekas luka mu itu!"
"Voiding Fire"
"Akhhhh!! "
*Sial sakit sekali,sepertinya nyawa pertama ku akan terbuang disini! Sebenarnya kalau aku bekerja sama dengan Stella bisa jadi aku menang tapi karena aku sangat tidak ingin kalian terluka jadi aku rela aku mati disini! *
"Sudah menyerah ya? Hahahaha sepertinya sampah seperti mu akan mati mengenaskan kali ini! "
*Sudahlah mati ya mati saja! Angel, Stella, Lia, Jeremy, Emy, Terri, Theo maafkan aku semuanya*
*Oh ya sebenarnya sih aku mau memberitahukan hal ini kepada kalian sekarang tapi sepertinya tidak bisa,sebenarnya perempuan ini bukan berasal dari Light Overon tapi dari Mechanic Army*
Tiana pun mulai mendekati Siren sudah terjatuh kesakitan akibat serangan milik nya dan akan menyerang nya lagi untuk membuat nya mati.
"Matilah kau sampah! "
"Void Slash"
__ADS_1