Lika Liku Kehidupan

Lika Liku Kehidupan
Bab 11 Chapter 2 - Bagian 3


__ADS_3

Dia bisa membaca pikiranku.


Siapa dia dan kenapa bisa tiba-tiba ada suara di di dalam kepalaku?


"Apakah kamu kesal?" Suara bisikan terdengar dari telingaku.


Mendengar dari suaranya, sepertinya orang yang baru saja berbisik di dalam kepalaku adalah seorang wanita.


Menengok ke arah kiri dan kananku, tidak ada siapapun di sampingku. Hanya ada ibu tiriku yang dari tadi terus mengoceh tepat berdiri di hadapanku.


"Siapa disana...?"


Tidak ada jawaban.


"Siapa yang berbicara? Keluar kau sekarang juga!"


Masih tidak ada jawaban.


Ini aneh, siapa yang baru saja berbisik di telingaku? Tidak mungkin juga kalau yang berbisik di telingaku adalah hantu.


Jika itu benar, menurut firasatku mungkin saja kalau wanita yang baru saja berbisik kepadaku mengetahui kenapa aku bisa berada di sini. Ya, lebih tepatnya, wanita itu pasti ada sangkut pautnya dengan masa lalu yang terulang lagi ini.


"Siapa disana! Apakah kau yang telah memperlihatkanku masa lalu kelam ini kepadaku?"


"Ya, itu tepat sekali...."


Orang itu, dia mengakui kalau itu adalah perbuatannya, dengan santainya dia berbicara seperti itu.


Mendengar nada bicaranya yang santai itu, sungguh membuatku kesal. Orang itu sama seperti teman-temanku, terus mempermainkan ku hingga rusak, dan pada akhirnya mereka semua membuang ku.


Siapa wanita itu, dan apa tujuannya memperlihatkan masa lalu yang kelam ini kepadaku?


Karena terlihat penasaran, saya mencoba berkomunikasi dengannya.


Untuk mengambil informasi dari orang ini, saya mencoba bersikap tenang dan berpikir jernih untuk berkomunikasi dengannya, menggunakan kepala dingin lebih baik daripada menggunakan kepala panas yang pada akhirnya terjadi pertarungan.


"Kenapa kau berbuat seperti itu kepadaku? Aku tidak ingat kalau aku pernah berbuat salah kepadamu?"


"Tidak pernah berbuat salah? Sepertinya kamu tidak mengingatku." Tiba-tiba ruangan yang aku berada saat ini berubah memutih dan saat ini aku tidak bisa melihat apapun, hanya ada putih yang tidak berujung di penglihatan mataku.


Didengar dari nadanya yang cukup keras itu, sepertinya dia adalah salah satu dari musuhku. Walaupun aku tidak mengetahui musuhku ada seberapa banyak, tetapi tidak menutupi kemungkinan setelah membunuh Ribuan makhluk di alam Goxifolteria, telah mengakibatkan ku dibenci oleh banyak orang yang berada di alam sana.


Keberadaan ku di bumi ini sudah diketahui oleh para Dewa dan Dewi yang berada di alam sana. Untuk kedepannya, aku harus menyiapkan rencana sesegera mungkin, untuk melindungi keluargaku, Kirino dan juga Ayahku, aku harus menyiapkan rencana sematang mungkin.


Saya telah banyak mendapatkan kesialan, dan sekarang juga saya mengalaminya.


Sudah jelas orang itu adalah musuhku, orang ini pasti ingin membalas dendam kepadaku.


Apakah orang itu Dewi tingkat Menengah? Jika benar begitu, sepertinya aku hanya bisa mengandalkan itemku


Sepertinya saya tidak bisa menghindari dari pertarungan ini. Musuh sedang bersiap-siap untuk menyerangku, tak akan kubiarkan ada celah untuk dirinya melukaiku.

__ADS_1


Saat ini saya sedang berjaga di sekitar penglihatan mataku, mengepalkan tanganku, saya sudah bersiap untuk menahan ketika ada serangan secara tiba-tiba dari segala arah yang tertuju ke arahku.


Orang ini sangat berbahaya, saat ini prioritas yang harus dilakukan olehku adalah menyingkirkan orang yang mengganggu ketenangan ku. Semua orang yang berani untuk menghalangiku berarti mereka semua adalah musuhku. Bunuh! Sebelum ada penyesalan nantinya.


"Cepat tunjukan wajahmu!"


Bersiap-siap untuk bertahan, tiba-tiba ada suara cekikikan dari arah belakangku. Aku mencoba berbalik ke arah belakang. Tiba-tiba kursi hitam yang entah dari mana, muncul di depanku saat ini. Seseorang sedang duduk di kursi itu dengan menghadap kebelakang.


Dilihat dari gaun yang dikenakan wanita itu, sepertinya saya mengenalnya di suatu tempat, motif bunga hitam itu sepertinya saya pernah melihatnya.


Tunggu....


Gaun itu, itu adalah item sihir Class Legendary, dan itu adalah tingkat menengah.


Ini tidak mungkin, setahuku tingkat Legendary hanya di pakai oleh Dewa atau Dewi Tingkat tinggi yang berada di alam Goxifolteria. Dan juga itu adalah item bertahan, aku khawatir, akan sulit untuk menembus pertahanannya.


Dan juga, apa-apaan dengan semua perlengkapan yang dipakainya itu. Semuanya adalah item tingkat tinggi. Sangat berbahaya, wanita ini sangat berbahaya.


Orang ini sangat berbahaya, dia adalah entitas yang dapat mengancam nyawaku saat ini.


Karena terlihat penasaran dengan wajahnya, saya mencoba melangkah menuju ke arahnya dengan berhati-hati. Tentunya jika dia menyerang secara tiba-tiba, saya sudah menyiapkan skill yang mampu membuatku bertahan dari serangannya.


Karena orang ini adalah Dewi tingkat tinggi, prioritasku saat ini mencoba berdiskusi kepadanya dengan kepala dingin. Jika saya membuatnya marah, saya hanya bisa mengandalkan beberapa item tingkat tinggi yang berada di penyimpananku.


Sialnya, jika saya mengetahui akan terjadi seperti ini, seharusnya saya mengambil banyak item di Mal. Saat ini Mal terkunci, jangankan item sihir, semua ramuan dan obat-obatan yang dapat meningkatkan kekuatanku, aku tidak bisa mengambilnya. Saya hanya bisa menunggu sampai perbaikan System selesai. Tugas yang di berikan System juga sampai saat ini saya belum menyelesaikannya.


Mencoba melangkah ke arahnya, saat ini jarak kami hanya berada di titik 5 meter dari tempatnya berada saat ini.


"Hei Kau... Cobalah berbalik...."


"ini, ada apa dengan kedua kakiku! Argh.... Tidak bisa bergerak... Kau Bajingan! Apa yang telah kau perbuat kepadaku!"


Kakiku terkunci, ini tidak bisa bergerak, tetapi bagian tubuh selain kakiku, saya bisa menggerakannya.


Sial, wanita ini pasti sudah merencanakannya, saat ini banyak celah bagi dia untuk menyerangku.


Saat ini wanita ini mulai membalikan badannya menghadap ke arahku, untuk tidak membuatnya pertamakali untuk menyerangku, saya mengaktifkan sihir jarak dekat untuk menyerangnya duluan.


mengarahkan tanganku ke arah wanita itu, mantra tingkat menengah <-Lightning Hardness fireball 4x-> empat lingkaran sihir yang berada di udara muncul yang saat ini sedang mengarah ke arah orang yang sedang berbalik itu. Walaupun itu adalah sihir tingkat menengah, saat ini tubuh yang dikenakan saya tidak mampu untuk menggunakannya ketingkat maksimum dan hanya menggunakan versi kecilnya.


Sedang mempersiapkan serangan, tiba-tiba wanita itu menjentikan jarinya, lingkaran sihir yang mula-mulanya ingin memulai serangan, setelah mendengar dari suara jentikan jarinya, lingkaran sihirku mengalami retakan dan pada akhirnya hancur.


"Apa....?! Itu dihancurkan dengan sangat mudahnya!"


Tidak, ini adalah mustahil..... Walaupun itu adalah versi yang lebih kecilnya, sihir tingkat menengah itu seharusnya dapat menangani perempuan itu untuk sementara waktu, saya tidak menduganya itu dapat ditanganinya dengan mudahnya.


Ketika saya tenggelam kedalam pikiran, wajah dari wanita yang berada dihadapan saya dapat terlihat sepenuhnya, saya yang awalnya mataku melihat ke arah bawah, saat ini tertuju mengarah ke arah wajah wanita itu.


"Eh itu... Apa! Asura"


Saya mulai terkejut dengan kehadirannya, selama ini Wanita itu adalah Asura. Saya tidak memikirkannya kalau itu benar-benar Asura, tetapi saya pada akhirnya paham kenapa saya bisa mengenali gaun motif bunga itu, ternyata itu adalah gaun yang dipakai Asura pada waktu saya pingsan di kediamannya.

__ADS_1


Dia adalah salah satu pemimpin dari Alam Goxifolteria. Saya pernah menganalisa status tentang dirinya. Levelnya mencapai 9999 dan itu tidaklah main-main. Kekuatannya sangat mengerikan, dan pada saat ini dia muncul secara tiba-tiba kepadaku. Kesalnya dia memperlihatkanku masa lalu kenangan buruk itu kepadaku.


Aku tidak mengetahui kenapa dia bisa datang kepadaku? Seharusnya bumi ini adalah dunia yang letaknya jauh dari alam Goxifolteria, dan juga apa maksud dari kedatangannya.


Apa jangan- jangan dia sudah mengetahui kejadian yang waktu itu, disaat dia pingsan dan pada saat itu saya telah Mencopy ingatannya.


Kelakuan buruknya yang telah ditutupi dari kedua saudarinya pada akhirnya saya bisa melihatnya, gadis mesum ini adalah salah satu gangguan tebesarku untuk menguasai alam itu.


Saat ini saya harus berhati-hati dengan pergerakannya saat ini, saya khawatir dia akan melakukan sesuatu yang diluar dugaan ku.


saya menatap ke arahnya, matanya yang mesum itu sedang tertuju ke arahku.


"Kau! Lepaskan aku! Cepat lepaskan aku dasar wanita ******!"


"Oh-Hooo!" Suara erangan.


Dia melakukan pergerakan. Saat ini Asura sedang melakukan pergerakan.


Asura mulai menjentikan jarinya untuk yang kedua kalinya. Secara tiba-tiba saya tidak bisa menggerakan seluruh anggota bandanku, tetapi anehnya saya bisa berbicara dan mengedipkan mataku.


"Hei kau! Apa yang telah kau lakukan terhadapku? Cepat lepaskan! Jangan main-main terhadapku!"


Dia hanya tersenyum di wajahnya, dia sama sekali tidak memperdulikan ucapanku sekalipun.


Saat ini dia bergerak....


"Jangan mendekat! Menjauhlah kau dasar wanita gila!"


Saat ini dia bergerak ke arahku dengan melayang diudara, seperti ikan yang sedang berenang dilautan yang luas.


Saya tidak mengetahui apa tujuannya menghampiriku, tetapi saya merasakan tekanan yang berbahaya dari arahnya, dengan itu saya mencoba sekuat tenaga menggerakan Tubuhku.


"Percuma saja! Percuma saja kamu bergerak, itu hanya akan membuat tekanannya semakin kencang."


Yang baru saja diucapkannya memanglah benar, semakin saya memaksa menggerakan Tubuhku, semakin kencang kekuatan yang mengunci pergerakan di seluruh anggota tubuhku. Dan pada saat ini juga jarak diantara kita hanya berada di 2 Meter yang artinya saya telah berada di jangkauan serangannya, sangat mudah bagi dia menyerangku dalam kondisiku pada saat ini.


Semakin mendekat, saat ini saya berhadapan dengannya, wajah kami saling bertemu, saya bisa merasakan nafasnya mengenaiku, saya bisa merasakan nafasnya dari jarak yang sedekat ini.


"Ihh.... Lepaskan tanganmu!" Saya terkejut, dengan tiba-tiba dia mengelus pipiku. "Jangan menyentuhnya! Getaran seperti sengatan listrik setelah dia menyentuhku dengan jarinya, memasuki ke dalam kepalaku. Aku... Aku sama sekali tidak bisa merasakan energi sihirku.


"Ini... Apa yang telah kau lakukan terhadap tubuhku?!"


"Ah, aku hanya membatasi pergerakanmu di ruangan ini, kau tahu, saat ini kamu berada di Domainku. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Aku menonaktifkan segala jenis sihir yang ingin kamu keluarkan, jadi saat ini kamu tidak bisa melakukan apapun"


"APA?!"


Dia membatasi pergerakanku, saya tidak bisa merasakan fluktasi energi sihir di dalam tubuhku. Aku sama sekali tidak menyadarinya.


Saat ini Asura mengelus dadaku dengan kedua tangannya.


Ini termasuk tindakan pelecehan, jika itu dilakukan di tempat umum, mungkin orang ini akan di periksa di kantor polisi. Perbuatannya ini sangat merendahkanku, saya tidak bisa membiarkan dia terus menindasku.

__ADS_1


Sambil mengelus bagian tubuhku, Asura kembali mengatakan sesuatu.


"Aku memiliki satu permintaan untukmu...."


__ADS_2