LIKA LIKU SANG PELAKOR

LIKA LIKU SANG PELAKOR
17. BERTEMU KELUARGA BESAR


__ADS_3

dretttttt dretttttt


dering hp ku berbunyi membangunkan jiwa dari tidur ku yang lelap seketika aku terbangun dan melihat hp ku ternyata itu telfon dari Jhon


"ada apa pagi-pagi buta gini nelfon mas. masih ngantuk". ucapku sambil menggeliat


"hehe. masih tidur ya? ayok bangun sudah jam 5 pagi". ucap Jhon santay


" iya tapi masih pagi kan aku juga libur mas ngantuk ". ucapku manja


" iyaa tau. nanti jam 8 mas jemput ya kita keluar". tukas Jhon


"iya iya. masih pagi juga". jawab ku sedikit kesal karena Jhon membangunkan ku di saat yang tidak tepat


aku sedikit kesal tapi apalah daya ku sang pujaan hati yang menelfon dan marah pun rasanya tidak etis banget.


dengan langkah gontai aku pun pergi ke kamar mandi mencuci muka sekalian berwudhu tanpa aku sadari ternyata aku sudah lama tidak berwudhu dan shalat subuh, aku terdiam sejenak entah apa yang aku fikirkan dan saat tersadar aku langsung melanjutkan wudhuku. setelah selesai aku langsung mengambil mukena dan menjalankan shalat subuh. terasa khusuk sekali shalat ini hatiku seperti bergejolak air mata jatuh tanpa aku sadari tetapi perasaan ini sangat bahagia


" Ya Allah. ampunilah segala dosa ku dan dosa kedua orang tuaku. terima kasih atas karunia mu dan Rahmat yang engkau berikan kepada ku dan keluargaku. terima kasih ya Allah".


sujud syukur aku panjatkan kepada Tuhan penciptaku. aku merasa sudah lama aku tidak mendekatkan diri kepadanya, sedikit rasa malu yang aku luapkan dengan air mata haruku, semua yang terjadi itu adalah kehendak-NYA dan aku Wajib bersyukur akan nikmat nya.


setelah hampir setengah jam akhirnya aku merasa lega. beban dan gejolak dalam hati seakan sudah hilang dan sekarang sangat ringan sekali. aku beranjak dari sujud ku dan aku kembali ke kamar dan mengambil hp lalu ke dapur membuat kopi


" tumben sudah bangun". kata mama ku


" iya. di bangunin si Jhon". tukas ku


" ciee. udah ada yang bangunin sekarang" .ucap mama meledek


" ya iya lah momi". jawabku sambil tersenyum dan membawa kopiku ke dalam kamar


ku buka jendela kamarku untuk menghiruo udara pagi setelah itu aku lanjutkan ngopi dan merokok sebatang dengan santai sambil scroll TikTok bener-benar nikmat banget


" nikmat mana lagi yang engkau dustakan ya Robb". pekik ku dalam hati

__ADS_1


hampir setengah jam aku menikmati suasana pagi itu sampai akhirnya nya Jhon menelfon kembali untuk memastikan apakah aku masih tidur atau sudah bangun kali ini Jhon melakukan panggilan Video call. aku sengaja angkat telfon Jhon sedikit terlambat biar Jhon kesal dan itu membuat aku senang. akhirnya sudah dering ke 3 dan aku angkat


" hai ". aku lambaikan tangan ku ke arah camera


" hmmm. lama banget angkat nya sih pasti masih tidur kan? ucapnya penuh curiga


" mana ada ya. nih lihat ". jawab ku sembari memperlihatkan kopi dan sebatang rokok yang masih menempel di jari-jariku


" oh. nikmat banget ya pagi-pagi sudah ngopi dan sebat" ucapnya sambil tersenyum


" iya dong". ucapku kembali


ya begitulah hampir 10 menit kita berbincang akhirnya Jhon mengingatkan ku lagi bahwa jam 8 dia mau jemput Karena kita mau keluar.


jam sudah menunjukan pukul 06.45 tapi aku masih berleha-leha masih ada waktu 1 jam lagi jadi aku lanjutkan scroll TikTok. tanpa terasa sudah 20 menit dan sekarang jam menunjukan pukul 06. 15 aku segera beranjak pergi ke kamar mandi membersihkan badan setelah selesai aku langsung pakai baju seadanya dan siap-siap berangkat tanpa make up karena aku fikir kita hanya jalan ke mall saja jadi buat apa pakai make up ribet


jam 8 pas mobil Jhon sudah nangkring di depan gang rumah ku aku langsung berjalan dan langsung naik ke atas mobil


" hai sayang". ucapku sambil mencium pipi Jhon


mobil Jhon pun melaju ke arah timur aku tidak tahu tujuan nya ke mana dan aku juga tidak bertanya karena Jhon juga tidak meminta pendapat ku mau kemana.


dalam perjalanan aku bingung tujuan Jhon ke mana karena kalau mau ke mall ini adalah jalan yang salah tapi kalau mau makan di tempat favorite kita juga bukan dengan penasaran aku bertanya pada Jhon


" sayang kita mau kemana sih ? kok arahnya ke sini?" tanya ku membuka percakapan


" ayo tebak mau kemana?" ucap Jhon membuat aku penasaran


" ih. di tanya malah gitu". ucapku kesal


" hahaha... kita mau ketemu sama mama dan papa".ucap Jhon santai sambil mengelus kepalaku


" hah. apa? ketemu ma...mama papa?" jawabku tercengang


" iya. kenapa? ujar Jhon tersenyum tipis

__ADS_1


" kenapa kamu enggak bilang mas. kamu lihat pakaian ku dan make up ku" ucapku menunjukan ke arah baju dan wajahku


" emang kenapa?" pekik Jhon santai


" ya ampun mas. masa kayak gini aku ketemu mama sama papa kamu. ah ayo pulang ganti baju'. kataku dengan kesal


" udah enggak apa-apa".jawab Jhon santai


aku menggerutu sepanjang perjalanan karena Jhon tidak mau putar balik ke rumah ku. aku merasa tidak pede dengan penampilan ku yang sederhana baju kaos dan celana jean tanpa make up benar-benar biasa saja.


tanpa mendengar ocehan ku Jhon terus melaju sambil tertawa puas secara Jhon bilang dia sengaja tidak memberitahukan ku karena dia ingin aku tampil apa adanya jadi enggak ribet tapi aku bener-bener enggak suka aku ingin di depan keluarga Jhon aku tampil tidak memalukan seperti ini supaya image tidak buruk


hampir 1 jam perjalanan karena di Landa macet kami pun sampai ke tempat tujuan Jhon mengajakku turun tapi aku masih enggan turun rasanya di tambah aku kesal pada Jhon yang tidak memberitahukan ku sebelumnya tapi mau di kata apa da mau enggak mau aku harus keluar dari dalam mobil dan bertemu dengan keluarga besar Jhon yang sudah menantiku sedari tadi


senyum terpaksa ini aku tebar walaupun berat dan aku juga sedikit gugup menghadapi keluarga nya karena jujur ini kali pertama selama aku hidup dan berpacaran aku di kenalkan kepada keluarga besar pacarku jadi ini adalah first meet up


" ya Tuhan aku gugup banget" ucapku dalam hati sambil terus melangkah ke dalam rumah


satu langkah Masuk ke dalam rumah tangan ku menjadi dingin seperti es di karenakan kegugupan ku tadi tapi aku tahan dan aku melanjutkan jalan ku di belakang Jhon


"assalamu'alaikum". ucap Jhon sambil melangkah ke dalam rumah yang sudah di penuhi keluarga besar nya.


mereka menyambut ku ramah dengan tangan terbuka setelah salaman dengan semua penghuni rumah aku di gandeng wanita separuh baya yang tak lain adalah mama Jhon dan beliau bercerita tentang Jhon dari masa kecil sampai sekarang dan aku menyimaknya dengan teliti tidak hanya itu semua keluarga jhon juga suka bercanda membuat ku merasa hangat berada di lingkup mereka seakan gunung es ini meleleh dan berubah menjadi kehangatan api Unggung.


ternyata tidak seseram yang aku bayangkan dan aku mulai berbaur dengan keluarga Jhon sambil bersenda gurau itu membuat hati ku merasa nyaman dan rasa kesal ku pada jhon menjadi hilang karena kehangatan yang di berikan keluarga Jhon.


aku sangat bahagia ternyata semua keluarga Jhon sangat open padaku mereka menerima ku dengan kehangatan keluarga terutama Jhon adalah anak satu-satunya


" terima kasih ya Allah telah menghadirkan laki-laki ini untuk ku". pekik ku dalam hati


setelah terdiam sejenak Jhon membangunkan lamunan ku mengajak pulang karena hari sudah sangat sore dan aku pun mengiyakan ajakan nya. setelah berpamitan kepada semua keluarga besar Jhon aku pun pulang tatkala mereka pun berbondong-bondong mengantarkan aku keluar rumah sampai naik mobil aku pun tak lupa melambaikan tangan ku kepada mereka mengucapkan selamat tinggal


dalam perjalanan aku sangat gembira tiada Tara menghela nafas panjang dan tersenyum sendiri dan ternyata tingkah ku itu di perhatikan oleh Jhon


" hey. kenapa kamu sayang".ucapnya sambil menepuk lenganku

__ADS_1


aku terkejut dan membalas tepukannya sambil tersenyum dan aku peluk tangan kirinya dengan manja sepanjang jalan pulang. Jhon hanya diam dan ikut tersenyum tanpa berkata atau bertanya lagi sepertinya Jhon tahu apa yang aku rasakan yaitu rasa bahagia.


__ADS_2