LIKA LIKU SANG PELAKOR

LIKA LIKU SANG PELAKOR
6. KEMBALI RUJUK


__ADS_3

setelah mendengar kata-kata melfri aku pun terdiam aku tau temen-temen ku kecewa padaku tapi aku juga tidak bisa membohongi diriku sendiri bahwa aku sangat senang dengan prilaku mas dani. semenjak aku dan mas dani memutuskan untuk pisah dalam artian hanya sebagai teman aku lebih santai dan apapun yang aku lakukan tidak pernah mas dani larang seperti merokok banyak,minum amer dll. kalau dulu semua itu di larang mas dani kalau sekarang malah dia sendiri yang memberikan padaku.


susah buat menjelaskan ke teman-teman hubungan ku dengan mas dani hanya sebatas teman karena aku pun sadar tingkah laku kami seperti masih pacaran dan aku juga kadang cemburu kalau mas dani chat atau jalan sama wanita lain, ya bisa di bilang TTM istilah nya di tambah akhir- akhir ini mas dani begitu pengertian dan selalu membawakan hadiah untuk ku. mulai dari mengantarkan makanan setiap Hari ke kantor, traktir kalau di kostan dan hadiah seperti barang-barang untuk ku terakhir yang membuat aku tersentuh adalah dia memberiku perangkat tas dan dompet banded itu membuat aku senang dan bahagia. jujur aku sangat tersentuh dengan semua yang dia lakukan namanya cewek pasti lah baper di perlakukan seperti itu dan begitu lah hubungan kami, aku sendiri pun bingung tapi ya sudahlah biarin kondisi ini mengalir seperti ini saja.


" hai". sapa mas dani mengagetkan kami yang lagi duduk di kostan


" wess.. udah dateng aja nih bos kita". jawab solboy


mas dani hanya terdiam di pintu tidak mau masuk kami hanya saling berpandangan dan tersenyum tipis


" masuklah mas ". pintaku


mas dani tetap berdiri di pintu seperti membawa sesuatu di belakang badannya


sambil tersenyum dia mengayunkan blpaper yang dia bawa dari belakang badannya dan menyodorkan nya padaku


" apa ini mas?". aku bertanya dengan hati yang begitu amat senang, wanita mana sih yang enggak mau di perlakukan seperti ini


" buka lah". pintanya padaku


aku buka dan itu adalah tas dan dompet kecil warna biru dan itu aku suka banget


tanpa memperdulikan sekeliling lagi aku langsung memeluk dan mencium mas dani


"makasii". ucapku manja


" cieeee". tukas melfri


" ehmmm ". balas solboy


" CLBK ". siul melfri sambil tersenyum


aku dan mas dani hanya diam dan tertawa saja melihat tingkah laku mereka


" ihh. kaka katanya sudah putus tapi balik lagi ". ujar lola bersuara dengan nada polos


" wkwkwkw". tawa ku bahagia


akhirnya kami pun tertawa bersama-sama dan teman-teman ku terlihat happy mungkin mereka fikir apapun yang aku lakukan itu semua adalah hak ku seperti yang di bilang melfri

__ADS_1


dari semenjak itu hubungan ku dengan mas dani kembali seperti semula bedanya sekarang mas dani tidak pernah melarang apapun yang aku lakukan dan sekarang berbalik mas dani selalu mengikuti apa yang aku mau tidak ada komitmen atau pembicaraan apapun tentang hubungan kami semuanya mengalir seperti tidak terjadi apa-apa dan intinya aku sama mas dani sudah seperti dulu lagi. melfri dan yang lain juga tidak mempertanyakan atau mempermasalahkan lagi mereka juga sudah cuek tentang hubungan kami


dretttt... dretttt


ponselku berbunyi itu dari mas dani


"hallo mas. kenapa? aku lagi kerja nih ". kataku langsung to the point


"enggak ada. mas dani kangen aja, enggak boleh emang?". jawab nya dengan nada santai


" oh. boleh kok mas". ucapku dengan lembut


" bian mau makan apa? nanti mas dani beliin kebetulan mas dani lagi di luar". tanya mas dani menawarkan makanan untuk makan siang


" apa ya? terserah mas deh". jawanku bingung


" ya udah. nanti mas dani bawain ya. love u". ucap mas dani lembut


aku tersipu malu dan seneng banget mendengar perkataan terakhir mas dani


" love u too". aku balas kata-kata mas dani balim


tak selang beberapa lama makanan dsri mas dani pun tiba


" makaanya di pintu keluar security ya". satu pesan datanh dari mas dani


" iya mas. makasii ". jawab ku senang


aku suruh solboy buat mengambil nya ke bawah karena aku sangat malas dan emang si solboy selalu mau jika aku minta tolong.


brakkk


setumpuk makanan melayang di mejaku


" anjir.. lama kali lift nya. gue ampe pegel nungguin nya". kata solboy sembari mengejutkan aku yang mau terlelap tidur


" bangs...t kaget gue". ucap ku kesal


tapi melihat makanan di meja ku kesal ku seketika hilang dan aku tidak lupa membaginya dengan solboy secara dia udah letih mengambilkan untuk ku dan biar solboy tidak kesal lagi aku sogok dengan minuman seger

__ADS_1


keesokan harinya juga sama seperti hari-hari sebelumnya dan sudah menjadi rutinitas setiap makan siang aku selalu di antarin sama mas dani, wanita mana yang tidak meleleh di perhatikan seperti itu.. wooow


" mas kenapa akhir-akhir ini mas selalu perhatian sama aku. selalu membawakan hadiah dan selalu mengantarkan makanan setiap hari". ucapku seraya memeluk mas dani di atas motor


" enggak apa-apa bian. mas dani senang kok melakukan itu". jawabnya sembari memegang tangan ku


" tapi kan kita... ". belum sempat aku lanjutkan mas dani sudah memotong perkataan ku


" bian. sudahlah jangan bahas itu sekarang. mas dani hanya ingin seperti ini sana bian. ok". ucapnya sembari menepuk pahaku


aku hanya tersenyum sambil mengeratkan pelukanku ke mas dani. tak berselang lama kami pun tiba di gang rumah ku aku pun langsung pamit masuk rumah dan mas dani pun balik pulang, di gang menuju rumah aku berfikir dan merasa sangat bahagia aku juga tidak memperdulikan siapapun lagi yang penting sekarang aku bahagia.


keesokan harinya saat aku di kantor tiba-tiba aku di kejutkan dengan kotak di atas meja kubikal ku dan pas aku buka itu adalah sepatu yang aku suka selama ini aku terkejut karena tidak ada nama dari siapa aku hanya melirik melfi


" HEH ". aku berteriak ke melfri


" apaan sih". melfri pura-pura cuek


" ini dari siapa?".tanya ku sambil senyum


" mana gue tau.sana pergi jangan gangu gue". usir melfri padaku dari kubikalnya


" anjeee....g. gue nanha baik-baik". ucapku kesel sambil bercanda


aku tahu ini pastj dari mas dani tapi aku hanya pura-pura tidak tahu aja biar hati aku bahagia dan ada ucapan dari mas dani langsung


dreettttttt...... dreettttttt


ponselku berbunyi dan itu dari mas dani


"senang dengan hadiahnya.?".


" senang mas. makasii sayang". ucapku lembut sambil manja


dan semenjak saat itu hubungan kami mulai harmonis lagi tidak ada lagi pertengkaran dan masalah lagi. walaupun ada mas dani selalu memberikan kabar karena aku hanya butuh kabar saja dari mas dani supaya komunikasi lancar dan tidak ada kecurigaan dan mas dani pun mengerti hal itu.


aku mengesampingkan niatanku yang udah 85% memutuskan kembali bersama mas dani entah apa yang aku fikirkan keegoan ku sangat kuat tanpa berfikir masa depan tentang keluarga ku lagi, malahan aku mau mengajak mas dani ke pesta pernikahan kaka aku yang di adakan bulan depan sekalian mengenalkan mas dani sama keluargaku secara perlahan-lahan


" bulan depan tanggal 18. mas dani pergi ga bareng melfri dan yang lain". ucapku memohon

__ADS_1


" insyaallah. nantj mas dani dateng ya. mas dani usaha kan". jawannya santai


akhirnya hari pernikahan kakak ku pun tiba kebetulan acaranya di bollroom hotel jadi kamu tidak terlalu repot, sedih. haru bahagia menyelimuti keluarga kami terutama aku karena pasti setelah ini aku akan di tuntut kembali untuk menikah. tak lama setelah izab khobul semua kerabat. teman-teman datang rombongan melfri dan mas dani pun datang aku senang melihat dia memakai baju rapi terlihat gagah aku gandeng dia menuju ke tempat duduk mama dan aku kenalkan lah mas dani. hanya bersalaman dan ngobrol apa adanya aku pun kembali menggadeng mas dani ke kumpulan melfri, tak berselang lama akhirnya acara pun selesai dan mas dani. melfri dan yang lainnya pun pamit pulang


__ADS_2