Liontin

Liontin
Ella Ketemu Dika


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 3 sore hari , di hari Jumat , rencana ke rumah nenek Aisyah pun sudah siap , Ella sendirian , Sheila sudah pulang kerumahnya . Ella sengaja tidak memberitahu Alex jika akan pergi ke rumah neneknya , ponsel Ella ada 2 yg dipakai , q khusus kerja dan orang penting , yg satunya lagi buat iseng iseng , Alex sendiri dikasih nomor yg iseng iseng dan itu sering di non aktifkan. ponsel yg satunya hanya silent, tanpa getar , karena tidak mau diganggu dan di atur oleh orang. Ella lebih baik menghubunginya daripada mereka yg menghubungi.


Ella melajukan bebek bututnya menuju rumah nenek Aisyah , tak lupa tas ransel dan beberapa cemilan buat Mpok Odah nanti.


Sesekali lirik kanan kiri , jalanan begitu padat sore ini "mungkin pada mau liburan kali ya" bati Ella yg melihat rombongan mobil menuju arah luar kota.


sebelum sampai rumahnya , motor butut engkong Parta tiba tiba mati , tidak bisa di starter dan tidak bisa di engkol , Ella mencoba beberapa kali namun juga tidak bisa nyala.


" kanapa mbak motornya..." kata seorang anak muda seusia anak SMA.


" tahu nih kaga bisa nyala mas...tiba tiba mati gitu aja " jawab Ella


" padahal dah Deket tuh rumah..." lanjut Ella


" boleh saya coba mbak ...?" kata anak muda itu sambil mencoba meng engkol kendaraan butut milik Ella.


" wah kayaknya businya mbak harus ganti , ada stok cadangan ngga mbak ..?" tanya anak muda itu sambil memerhatikan Busi yg ada di bawahnya


" ada sih kayaknya di rumah , gue kaga paham yg mana malah ..." cengir Ella


" rumahnya jauh mbak....?" tanyanya lagi.


" tuh disitu ,belok kanan sampe..." jawab Ella


" oh ya udah dorong aja mbak , saya bantuin ganti..." kata anak muda itu.


" em..eh mas nama Lo siapa..?" tanya Ella yg memperhatikan wajah dan penampilannya sedikit berbeda dengan anak muda disini.


" nama saya Dika mbak...baru beberapa Minggu disini tinggal di daerah sini .." jawab Dika


" kerja...?" Ella


Dika hanya geleng geleng kepala sambil menunduk dan mendorong motor butut Ella.


" belum dapet kerja atau bagaimana...?" tanya Ella antusias dan penasaran.


" sudah nyari kemana mana belum dapat mbak , ayah juga..." jawab Dika


" lha emang lulusan apa mas...?" tanya Ella


" STM otomotif ..." , Ella mengangguk angguk dan paham akan hal itu dan tidak mudah cari pekerjaan kalau tidak ada relasi.

__ADS_1


" nah tuh mas , rumah saya , eh rumah nenek saya..." kata Ella nyengir , Dika mengangguk angguk kepala.


Ella melangkah menuju rumah ya dan membuka pintu pakai kunci cadangan. kemudian masuk dan mengambil yg dikatakan oleh Dika. sementara Dika berada di luar . Ella keluar lagi tapi tidak bawa apa apa.


" maaf mas , bisa ambilkan soalnya saya ngga kuat dan mana yg dibutuhkan , biasanya saya bawa bengkel soalnya , dan bengkel ya jauh " kata Ella meminta tolong , dan Dika masuk .


" yg itu ya mas...kalau bukan berarti di rak itu...!" tunjuk Ella kesebuah rak dan peralatan kunci dan peralatan lainnya. Ella kemudian kebelakang mengambil minuman dan lainnya yg biasa Mpok Odah sediakan di kulkas.


Dika masuk , sedikit mengedarkan pandangannya ke dalam rumah sederhana itu. dari rak sepatu , bufet dan beberapa gambar pahlawan di dinding sana. tampak di sebelah bufet ada tiga buah foto , Dika mengamat amati nya , sejenak tertegun dengan salah satu foto yg berada di paling atas , sosok foto ibu ibu mirip yg ada dirumahnya dulu dan saat ini belum dipasang dirumah. dan satu foto lagi seorang ibu ibu lebih tua dari foto diatas , dan itu juga pernah lihat entah dimana ia lupa. sesaat tertegun. kemudian Dika ingat ketika mau ambil peralatan dan lainnya , kemudian keluar membawa beberapa alat itu.


Ella keluar membawa 2 kaleng minuman , dan kemudian jalan ke arah motor nya mengambil cemilan yg nyantol di motor bututnya. kemudian membawa ke dekat minuman kaleng yg dia bawa dan ditaruh dimeja dekat pintu rumah.


" dah ketemu mas alatnya ,...? minum dulu gih..!" kata Ella sambil membuka minuman yg buat nya sendiri.


" ya mbak , makasih " jawab Dika


" masnya ngga kuliah aja sih mas..?.tanya Ella sambil memperhatikan Dika yg benerin kendaraannya.


" belum mbak , kasihan ayah sama bunda , sekarang bunda yg jadi tulang punggung keluarga dibantu Kaka saya mbak..." jawab Dika


" lho emang ayahnya ngga kerja ...? " tanya Ella


" belum mbak , baru pindah seminggu ini , apalagi ayah udah berumur cari kerja susah.." jawab Dika


" dagang baju muslim , dulu sih butik lumayan , tapi banyak yg ditutup kalah saing " Ella hanya mangut manggut akan jawaban dari Dika itu.


Dika selesai benerin kendaraannya , dan kemudian dinyalakan , dan sudah lancar.


" businya kotor mbak..." jadi ng usah ganti...


" makasih ya..duh bebeknya engkong nyala lagi..minum dulu gih " Ella senang karena bututnya sudah bener.


" nih mas buat jajan.." Ella mengasih uang warna merah 3 lembar ke Dika " anaknya enak diajak ngobrol dan sopan" batin Ella.


" ngga usah mbak..." Dika menolak dikasih uang itu.


" bisa bantu aja Alhamdulillah mbak..." tolak Dika.


" eis...kagak boleh nolak rejeki , siapa tahu kapan kapan kita ketemu lagi...kan bisa akrab.." kata Ella


" kalau boleh ketemu lagi , boleh ngga besok atau kapan saya kesini lagi sama ayah..?" tanya Dika sebenarnya ingin memastikan foto itu sama atau tidak dengan yg ada dirumah.

__ADS_1


" besok aja sekalian mas , besok sore , sekalian selamatan 1 tahun meninggalnya nenek sama ayah , dibarengin soalnya .." jawab Ella dan mengundang Dika dan Ayahnya.


" baik mbak , besok pasti kesini , nggak jauh kok rumah saya , ya udah mbak saya pamit dan terima kasih nih..." kata Dika dan kemudian berlalu untuk pulang.


Ella masuk ke rumah dan beres beres , Mpok Odah sudah ada di dalem rumah lewat pintu belakang.


" lho neng sudah Dateng..?" tanya Mpok Odah


" udah bi , dari tadi malah , benerin motor engkong dulu , tadi ada yg benerin didepan rumah.." Ella


" oh ya udah..mau makan , kalau mau bibi ambil in dirumah ...?!" Mpok Odah


" ga usah bi , ntar aja , pingin masak ...hihihi.." Ella nyengir lagaknya pingin masak paling ujung ujungnya ketiduran nyampe pagi.


*****


sementara Dika sudah sampai rumah , sambil berlari kecil menuju rumahnya agar sampai rumah sebelum Maghrib.


" assalamualaikum.." Dika mengucap salam


"wa alaikum salam warahmatullahi wa barakatuh" jawab ayah Deni dan bunda Susi serta kak Aura


" dari mana saja , baru pulang dik " tanya Aura yg baru keluar kamar mandi.


" tadi ketemu cewek cakep pake kacamata ..." terputus karena balasan dari ayahnya


" jangan cewek dulu...kerja yg bener , sekolah yg bener..".kata Ayah Deni yg langsung sewot.


" ntar dulu yah , Dika mau cerita dulu jangan dipotong .."...kata Dika yg mau melanjutkan ceritanya.


" yah , Bun , kak , tadi Dika ketemu cewek pake motor jadul , motornya mogok pas pertigaan itu..." sambil menunjuk arah


" terus Dika tanyain , dan bla bla bla..." lanjut cerita.


" lha terus " bunda kali ini yg menimpali.


" kerumahnya Bun..Dika doringin tuh motor , pas sampe rumahnya , mbaknya ngga tahu alat alatnya , Dika disuruh masuk ke dalam rumahnya ambil alat buat benerin tuh motor , mbak nya bablas ke dapur , tadi Dika melihat isi didalam rumahnya...coba tebak ada apa ?" tanya Dika


" is....cepet kasih tahu.." aura tidak sabar dengan cerita Dika.


" ada foto itu ayah..duh..kak pinjam ponselnya di galeri...lupa Dika.." kata Dika , aura kasih ponselnya ke Dika , dan Dika sedikit gemetar...

__ADS_1


" ada foto ini ya , Bun , kak di dinding ruangannya...!" Dika berkata dengan suaranya bergetar .


********


__ADS_2