Liontin

Liontin
Interogasi Pelayan


__ADS_3

Sementara itu Ella , sehabis memberitahukan tugas paman Deni dan juga Aura akan mendatangi mansion ayahnya yg selama ini ditinggal . Segala sesuatu di mansion ayahnya itu masih diurus oleh pak Budiman , Ella ingin mencari petunjuk di sana untuk mencari keberadaan bibi Leana. Ella pun mengajak pak Budiman untuk menuju kesana.


Sesampainya di mansion Ella mengumpulkan semua yg bekerja di tempat itu , ada sekitar 15 orang.


" maaf bukan maksud saya mengganggu pekerjaan kalian saat ini , akan tetapi saya dan om Budiman ingin mencari tahu tentang bibi Leana saat ini , namun karena diantara kalian adalah pegawai baru , maka saya persilahkan melanjutkan pekerjaan kalian , untuk pegawai yg lama saya harap tetap disini..... " kata Ella to the point dengan maksud dan tujuannya , hingga tanpa basa basi mengucapkan maksud dan tujuannya.


Tinggallah tiga orang perempuan , perkiraan usianya 50 tahunan, bibi Jum , bibi Naya dan bibi Islah.


" BI... Ella hanya ingin tahu , bibi Leana dulu akrab dengan siapa diantara kalian..." tanya Ella kepada ketiga Art yg sudah lama berada di mansion itu.


" maaf nona , diantara kami tidak ada yg akrab dengan nona Leana, kebetulan nona Leana selalu meminta tolongnya dengan bibi Sumini , namun bibi Sumini sudah keluar sejak nona Leana tidak pulang selama satu bulan kala itu...." penjelasan dari bibi Jum ini membuat Ella tampak lemas.


" apa diantara kalian ada yg tahu alamat bibi Sumini yg sudah keluar itu bi...?" tanya Ella mencari orang yg tahu keberadaanya bibi Sumini itu.


" dulu saya pernah di kasih alamat oleh bibi Sumini , semoga masih ada.." kata bibi Naya kemudian bergegas ke kamarnya untuk mencari alamat yg pernah ditinggalkan ya.


" baiklah...semoga masih ada..." jawab Ella ketika bibi Naya berlalu menuju kamarnya.


Tidak lama kemudian bibi Naya kembali membawa secarik kertas bertuliskan sebuah alamat di desa tempat bibi Sumini berada , tepatnya di pulau K , Ella menghela nafas , begitu jauh rumah bibi Sumini ini...


" jauh juga ya..." Ella bergumam namun masih didengar semua yg ada di tempat itu.


" bibi Sumini ikut anaknya transmigrasi di tempat itu nona..." bibi Naya menjelaskan bahwa bibi Sumini ikut anaknya yg transmigrasi di pulau K.


" baiklah , terima kasih bibi Naya...saya akan mencoba mencari kesana...apa mungkin diantara kalian ada yg tahu petunjuk atau apa gitu berkaitan dengan bibi Leana...?" tanya Leana yg sudah sedikit lemas karena hanya mendapatkan petunjuk petunjuk yg seakan membingungkan itu.

__ADS_1


" mungkin di kamarnya nona Leana sendiri mungkin ...." , kata bibi Islah menjawab pertanyaan dari Ella , karena ketiga bibi ini benar benar tidak tahu apa yg dimaksud petunjuk atau apapun yg dimaksud oleh Ella.


" baiklah , bibi bantu mencari ya , dikamar bibi Leana...." Ella mengajak ketiganya untuk mencari sesuatu disana.


" baik nona " jawab ketiganya kemudian melangkah menuju kamar Leana yg terletak di lantai 2 itu.


Sementara pak Budiman mengikuti Ella ke kamar nona mudanya dulu , usianya yg hampir kepala enam ini , pak Budiman masih setia dengan keluarga ini. dulunya karena pernah ditolong oleh Tuan Brian sehingga ia mengabdi terus walaupun kini tinggal putrinya saja.


Beberapa saat kemudian bibi Naya , bibi Jum , dan bibi Islah selesai mencari apa saja yg bisa menjadikan bukti , Ella mendapatkan kertas bertuliskan resep dokter dan keperluan pemeriksaan kedokteran.


" nona Leana lebih banyak menyimpan tidak penting di rumah ini nona , paling hanya buku sekolah dan beberapa struk belanjaan yg kami temukan..." kata bibi Islah kemudian menyodorkan beberapa file berkas sekolahnya dahulu , ketika SMA dan kuliah.


" kalau barang penting biasanya dititipkan kepada paman Parta, kala itu..." hah... Ella kaget mendengar ucapan bibi Naya , dan ini berkaitan dengan nama Parta Engkong nya , dan engkong Parta ini sangat dekat dengan bibi Leana.


" maksudnya...? Tanya Ella ingin memperjelas penyampaian bibi Naya barusan.


" kalau paman Leon..." tanya Ella kini tertuju ke paman Leon yg saat ini ia percaya.


" tuan Leon lebih dekat dengan tuan Brian kala itu , karena tuan Leon ikut bekerja dengan tuan Brian setelah tuan Brian menikah dengan Ny. Dania..." jawab bibi Naya menjelaskan tentang paman Leon kala itu.


Ella mengerti kini kenapa paman Leon juga tidak tahu apa apa tentang hal itu. Sehingga jika dimintai keterangan , banyak yg tidak diketahui. Namun paman Leon juga tahu bibi Leana , sehingga sampai saat ini pun mencari petunjuk tentang bibi Leana.


Ella kemudian mengecek beberapa berkas yg ia temukan sendiri , " sepertinya bukan rumah sakit biasa " batin Ella curiga dengan berkas kertas itu ,


" maaf om , ini rumah sakit mana ya...?" tanya Ella memperlihatkan kertas yg ia temui , Om Budiman pun mengecek beberapa lembar kertas itu tampak mengerutkan keningnya .

__ADS_1


" di rumah engkong saya juga menemukan yg seperti itu , dan nampak sama dengan yg berada disini..." penjelasan Ella terhadap kertas kertas seperti resep dan keterangan beberapa obat namun tulisan tangannya tidak begitu jelas.


" ini sebuah rumah sakit jiwa kalau tidak salah nona..." kata pak Budiman membuat Ella kaget dan berasumsi yg tidak tidak


" lalu siapa yg sakit , apa mungkin bibi Leana...? kata Ella yg memungkinkan masuk rumah sakit adalah bibinya Leana...


" sepertinya begitu , kalau di rumah kakek mu juga ada...? Ella terlihat tegang ketika mendengar kalimat dari om Budiman itu


" lalu saya harus bagaimana om...ke rumah sakit itu atau menemui bibi Sumini dulu...? tanya Ella untuk menentukan tujuan penyelidikan pertamanya itu.


" lebih baik kita ke rumah sakit dahulu nona , karena yg terdekat..." kata om Budiman memberikan pilihan karena faktor jarak yg harus ditempuh itu. Ella pun mengangguk.


" baik om.....bi...terima kasih sudah membantu , Ella akan berusaha untuk menemui bibi Sumini nanti , jika bibi menemukan sesuatu harap segera laporkan ke om Budiman ya , karena Ella akan jarang menggunakan ponsel nantinya..." kata Ella di angguk i oleh ketiga pelayan itu


" baik nona , semoga segera ketemu nona Leana..." kata bibi Naya yg kemudian pamit undur diri.


" terima kasih bi...." Ella mengucapkan terima kasih kembali , karena telah mengganggu waktu mereka yg sedang melakukan pekerjaan.


Ella dan om budiman keluar dari kamar Leana itu menuju ruang tamu.


" bi Naya , non Ella orangnya ramah ya walaupun kelihatannya galak , nggak seperti nona Leana dulu orangnya keras , kalau pingin ini ya harus ini kalau pingin itu ya harus itu..." kata bibi islah


" hus jangan begitu ....tidak baik...." kata bibi Naya.


" tapi memang bener kok bi , non Ella malah sering ngajak ngobrol kita di dapur , dan juga masak malah , dia ngga pandang kita siapa lho bi , malah seakan kita itu temennya..." kata bibi Jum kali ini , ia sering menemani Ella di dapur walaupun baru beberapa kali , karena Ella lebih sering diluar mansion ayahnya ini.

__ADS_1


****


Ella pamit undur diri dari om Budiman karena Ella akan ke rumah sakit yg tertera di kertas yg ia temukan , sebelum ke rumah sakit , Ella akan menemui Sheila terlebih dahulu .


__ADS_2