
Hari ini aisha pulang bareng dengan Rayhan dari kampus karena Alice memaksa Rayhan untuk menunggu aisha yang masih berada di ruang jurusan
"Hari ini mama akan menginap di Rumah" ucap rayhan pada aisha di tengah keheningan
"Kalau begitu kita singgah di supermarket untuk membeli bahan makanan soalnya di kulkas sudah tidak ada lagi yang bisa di masak malam ini"
"Tidak perlu lagian mama pasti akan membawa banyak bahan makanan hari ini "
"Mm ya sudah kalau begitu"
Saat tiba dirumah ternyata mama Sarah sudah ada di depan pintu rumah Mereka
"Hay mah sejak kapan sampainya" sapa rayhan
"Barusaja kok sayang, ini kamu angkat masuk belanjaan mama"
Benar dugaan rayhan bahwa mamanya datang dengan membawa banyak bahan makanan
"Sini biar aisha bantu" Aisha lalu mengambil satu kantong plastik yang ada di tangan Mama sarah
"Ayo mah masuk"
"Wahh rumah ini masih tetap bersih bahkan tanpa kehadiran Sari, Aisha kamu memang istri yang luar biasa nak"
"Kamu pasti sangat kelelahan mengurus semua nya?" Tanya bu sarah
"Tidak kok mah aisha sudah terbiasa"
"Oiya mama mau nginap disini tidak apa apa kan? " tanya bu sarah
"Bahkan jika mama mau tinggal disini pun tidak apa mah" Jawab rayhan
"Kalau untuk tinggal seperti nya tidak bisa karena papa mu itu tidak akan sanggup hidup tanpa mama" Bu sarah tertawa ketika mengatakan itu pada anak dan menantunya
"Kalau begitu mama istrahat saja nanti aisha akan menyiapkan makan malam "
"Mama akan membantu boleh kan? "
"Mama istirahat saja biar aisha sendiri saja"
"Biarkan mama membantu kamu lagian mama bosan jika hanya istirahat di kamar saja"
"Baiklah mah " Aisha dan bu sarah kemudian ke dapur dan memulai memasak sedangkan rayhan Naik ke lantai atas untuk mengganti pakaiannya
"Aisha hmm apa rayhan baik padamu? Dia tidak macam macam kan selama kalian tinggal bersama ? " tanya bu sarah
"Kak rayhan baik kok mah selama kami pindah kesini tidak hal yang buruk terjadi kok "
"Hanya saja kak rayhan terus menghindari aisha bahkan tidur pun dia akan pindah ke kamar jika waktu sudah hampir menjelang pagi" lanjut aisha dalam hatinya
__ADS_1
"Apa dia rajin memberimu jatah? Maksud mama jatah untuk bercinta" Bu sarah membisikkan hal itu pada aisha, tipikal bu sarah memang adalah orang yang suka blak blakan apalagi jika hanya berbicara dengan sesama perempuan
"Hhmmm iya mah, tapi kadang kak rayhan sangat sibuk dengan Kerjaan nya" Ucap aisha yang terpaksa berbohong faktanya selama mereka menikah rayhan belum pernah menyentuh aisha sedikit pun
"Anak itu pasti sangat sibuk dengan urusan kantor nya" kesal bu sarah
"Tenang aisha mama akan membuat rayhan malam ini menyentuh mu sebagai istrinya" Bu sarah terlihat kesal dengan perkataan alice beberapa waktu lalu
Flashback on
"Halo tante aku punya kabar yang sangat penting untuk aku sampaikan pada tante" Ucap alice pada bu sarah melalui telepon
"Kabar apa itu Al?" Tanya bu sarah
"Jadi tadi itu aku sempat menyelidiki penyebab Aisha nggk hamil hamil tan"
"Teruss penyebabnya apa? " Bu sarah begitu sangat penasaran
"Dari hasil analisis aku sih tan sepertinya Rayhan belum menyentuh Aisha dehh, itu karena Aisha berbohong ketika aku menanyai nya soal malam pertama nya dengan rayhan"
"Benarkah? Tapi bagaimana kamu bisa tau kalau aisha berbohong?"
"Tante aku itu udah kenal aisha lama banget jadi kalau dia bohong aku pasti bakal tau, percaya deh tan sama aku"
"Oke oke tante percaya sama kamu"
Flashback off
Bu sarah terlihat membawa sebuah kantong berisikan botol yang di isinya seperti kecap
"Apa itu mah?" Tanya aisha
"Ini adalah ramuan ajaib yang diberikan oleh teman mama dari China, nih ambil jangan lupa di minum setiap hari oke? " jelas bu sarah
"Tapi ini untuk apa mah?"
"Ini itu bagus untuk kamu supaya cepat hamil"
"Hamil? Tapi kan aisha dan kak rayhan belum membicarakan soal Anak mah" Aisha terlihat gugup
"Lagian aisha kan masih kuliah dan sebentar lagi akan wisuda takutnya aisha nanti nggk fokus mah" lanjutnya
"Jangan pikirkan hal itu, dulu mama juga masih kuliah pas Mengandung rayhan dan rasanya tidak sesulit yang kamu bayangkan" ucap bu Sarah
"Tapi mah.."
"Sudah..sudah ayo naik ke atas panggil rayhan untuk turun kemari dan kita makan bersama " Bu sarah menyuruh Aisha untuk menghindari perdebatan mereka
Aisha pun mengalah dan naik keatas kamar memanggil rayhan
__ADS_1
"Maafkan mama yah aisha, ini semua demi kebaikan bersama mungkin nanti kamu akan membenci mama tapi itu jauh lebih baik di bandingkan rayhan kembali ke pelukan wanita itu" ucap bu sarah ketika melihat aisha sudah naik kelantai atas
Sepertinya ada hal yang disembunyikan oleh bu sarah
Cekrekk..
Rayhan mendengar pintu kabar terbuka langsung menoleh dan melihat aisha sudah di dalam kamar
"Mama menyuruh kita turun untuk makan bersama" ucap aisha
Rayhan tak bersuara dia langsung berdiri dan berjalan keluar kamar
Tapi baru saja akan menuruni tangga rayhan melihat aisha masih berdiri di tempatnya
"Apa kamu akan berdiri disitu selamanya?" Rayhan manatap dingin aisha
"Ahh iya Aku akan turun kak"
Mereka berdua pun berjalan bersama
"Kalian sudah datang? Ayo duduk" ucap bu sarah
Rayhan pun duduk di hadapan bu sarah dan aisha sebelum duduk di samping rayhan dia mengambilkan nasi dan lauk untuk suaminya kemudian ikut duduk dan makan bersama
Di tengah keheningan bu sarah bersuara
"Hmm rayhan mama pengen kamu itu mau bekerja sama dengan aisha" ucapnya
"Berkerja sama untuk apa mah" tanya rayhan, aisha pun bingung dengan ucapan mama mertuanya itu
" untuk membuat Aisha hamil"
Deg degg jantung aisha seakan ingin berhenti ketika dia mendengar apa yang di katakan oleh mertuanya
"Mah itu urusan aku sama aisha, nanti juga kami akan membicarakan nya lagipula aisha masih kuliah belum saat nya untuk dia hamil" Rayhan mencoba menjelaskan pada mama nya
"Tapi rayhan mama itu menyuruh mu cepat cepat menikah agar mama bisa mendapatkan cucu"
" mama aku dan aisha itu masih belum siap menjadi orangtua "
"Tapi rayhan aisha itu sudah mau punya anak iyakan aisha?" Bu sarah mencoba memberi aisha kode untuk mengiyakan pertanyaannya
"Mmm iiiyaaa mah" jawab aisha terbata bata
"Aduh aku sudah menggali liang kubur ku sendiri" gumam aisha dalam hatinya
"Tuh kan aisha aja mau masa kamu sebagai suami tidak bisa menuruti kemauan istri sih"
"Iya iya mah" Rayhan pasrah dengan mama nya kali ini
__ADS_1
Setelah makan malam Rayhan naik ke kamar bersama aisha
"Apa kamu mencoba merencanakan sesuatu dengan mama?" Tanya rayhan pada aisha