Love Destiny (Takdir Cinta)

Love Destiny (Takdir Cinta)
BAB 5 (Persiapan)


__ADS_3

Rayhan dan Aisha kemudian Sama-sama masuk ke dalam mobil... selama perjalanan Keheningan pun tidak dapat di hindari oleh kedua insan tersebut, Rayhan yang hanya fokus menyetir dan tak mengeluarkan suara sedang Aisha yang saking nervous nya tidak berani memandang Rayhan, dia hanya terus melihat keluar jendela menikmati pemandangan kota yang mereka lewati dalam perjalanan..


Tiba-tiba di tengah perjalanan Aisha memberani kan diri untuk bersuara, entah keberanian dari mana ia mendapatkan nya tapi aisha sangat penasaran dengan Rayhan..


"Hmm kalau boleh tau mmm apa ... apa anda tidak mengenal saya.?" aisha berbicara terbata- bata karena agak takut untuk bersuara


"Yah aku mengenal mu " Ucap rayhan tanpa menoleh ke arah aisha


Aisha yang mendengar jawaban singkat Rayhan tidak tau harus mengatakan apa lagi.. tiba- tiba rayhan memberhentikan mobil nya di sebuah restauran..


"Aku sangat lapar, tidak apa-apa kan jika kita singgah untuk makan sebentar?" Tanya rayhan pada aisha ketika mobil nya berhenti


"ahh iya tidak apa-apa" jawab aisha yang sedikit canggung


Rayhan yang mendapat persetujuan dari aisha akhirnya turun dari mobil, dia pun berjalan masuk kedalam restauran...


cara berjalan rayhan begitu cepat hingga tanpa dia sadari Aisha tertinggal jauh dibelakang nya..


"Huuff dia ternyata sangat lamban" gumam rayhan ketika menyadari aisha masih jauh di belakang nya..


Aisha yang merasa tertinggal akhirnya berlari kecil untuk mengejar Rayhan yang sudah ada di pintu masuk restauran


tiba-tiba aisha merasa menabrak seseorang..


brukk...


"Auhh" teriak aisha yang sedikit kesakitan di jidatnya..


"Apa kamu tipe wanita yang sering menabrak orang?" Ketus Rayhan yang ternyata dirinya lah yang di tabrak Aisha

__ADS_1


"Maaf saya tidak sengaja" Ucap aisha dan sedikit melirik rayhan


"Makanya kalau jalan itu liat nya kedepan bukan ke bawah " Tegas rayhan , tanpa menoleh dia pun masuk ke dalam restauran tanpa memperdulikan Aisha ..


Aisha yang merasa malu terlihat kikuk masuk ke dalam restauran..


mereka berdua pun duduk di meja paling ujung yang dekat dengan jendela , tempat yang indah untuk menikmati pemandangan pinggir kota bersama pasangan..


rayhan pun langsung memanggil pelayan untuk memesan makanan..


"Mas sama mba nya mau pesan apa?" tanya seorang pelayan pada Rayhan dan Aisha


"Saya pesan apa aja mba yang penting enak," jawab rayhan pada pelayan itu


"kalau kamu pesan nya apa?" tanya rayhan pada aisha


" disama in aja sama kamu" jawab Aisha yang agak canggung menatap rayhan..


di tengah keheningan Rayhan tiba-tiba bersuara..


"Apa alasan mu menerima pernikahan ini? " tanya rayhan pada aisha ..


aisha yang mendapat pertanyaan secara tiba-tiba terlihat kaget dan bingung mau menjawab apa


"Hmm itu.. itu karena bapak yang minta" jawab aisha seadanya


"Hanya itu?" tanya rayhan sekali lagi


"untuk saat ini hanya itu alasan saya" Tegas aisha yang memalingkan wajahnya dari rayhan..

__ADS_1


"Apa kamu tidak mencintai ku?" Lanjut rayhan


degg..


rayhan memberikan pertanyaan yang membuat jantung aisha hampir copot..


"Itu.. hmmm saya tidak tau" aisha diam sejenak dengan ucapannya kemudian bersuara lagi


" sekarang mungkin tidak, tapi bisa saja nanti jawabannya beda lagi... takdir bisa saja mengubah segalanya" Ucap aisha percaya diri..


yah aisha memang tidak mencintai pria yang akan menikahinya tapi dia yakin suatu saat nanti ketika waktu telah berjalan lama dia dan rayhan akan menemukan takdir mereka dalam pernikahan.. dan dia berharap itu adalah sebuah cinta yang abadi..


"Hmmm Takdir yah,, Sepertinya kamu sangat percaya pada takdir"... " Tapi untuk berjaga-jaga cobalah untuk tidak menaruh rasa padaku karena jika terjadi kamu akan menyesalinya" tegas rayhan


aisha yang mendengar itu pun merasa kesal dengan sikap Rayhan tapi dia mencoba menahan kekesalannya..


"Begini aisha, aku ingin menjadi suami yang baik untuk mu dimasa depan, tapi untuk mewujudkan itu sangat sulit bagi ku, kau tau untuk menikahi mu aku harus merelakan sesuatu yang aku bangun selama 8 tahun dan itu bukan hal yang mudah, jadi saya harap kamu dapat memaklumi segalanya nanti" jelas Rayhan


Aisha yang mendengar pernyataan rayhan sedikit bingung, ada hal yang ingin di ketahui aisha tapi ia urungkan niat nya untuk bertanya karna dia pikir dia tidak memiliki hak apapun untuk menanyakan masalah pribadi rayhan..


lama saling diam rayhan pun diam-diam mencuri pandang pada aisha dan berpikir apa yang di pikirkan oleh wanita itu sekarang ?


"Apa kah nanti kita akan bahagia dalam pernikahan ini aisha? kamu sepertinya wanita yang baik- baik tapi aku? aku merasa bahwa aku akan menyakiti mu berkali- kali dengan luka yang aku bawa dalam pernikahan kita.. aku tidak ingin menyakiti mu , aku harap takdir yang kau percayai itu tak akan melukai mu dan juga pernikahan kita" gumam rayhan dalam hati


setelah selesai makan, mereka pun keluar dari restauran dan menuju ke KUA...


tak hanya ke KUA rayhan juga mengajak aisha ke sebuah toko perhiasan untuk membeli cincin pernikahan mereka.. dan untuk gaun pengantin Mereka tidak perlu repot-repot memilih, karena ibu rayhan yang akan menyiapkan gaun pernikahan untuk Aisha..


*maaf yah kalau ada kata yang kurang cocok..

__ADS_1


selamat membaca 🤗🤗*


__ADS_2