
Ketika mereka tiba di depan pintu Ruangan Rayhan, Reval berbalik menghadap Aisha. “Oh ya .apakah Rayhan sudah tahu bahwa kamu akan kemari? Tanya nya
Mata Aisha melebar. “Tidak, aku kesini secara tiba-tiba tanpa memberitahu nya”
Reval mengangguk. “Tunggu sebentar, biasanya di jam seperti ini rayhan sangat sibuk
atau bisa saja berbincang dengan rekan nya di dalam, bagaimana jika kita
menunggu nya diruang tunggu?” tawar Rayhan kepada aisha
Reval berusaha agar Aisha dan dirinya tak langsung masuk ke ruangan itu, bisa saja ketika
mereka masuk ada adegan yang ngehh sama seperti di hari pernikahan mereka, dan nanti nya Aisha bisa melihat kejadian itu..
“hm baiklah” ucap Aisha
Tapi seperti ingin bertemu segera dengan sang suami, Aisha mendatangi meja asisten rayhan..
“permisi mbak apakah pak Rayhan ada di dalam” tanya aisha pada asisten tersebut
“Iya mbak, pak rayhan ada didalam tapi beliau kedatangan seorang Tamu” jawab wanita yang berdiri di hadapan aisha
Reval yang yang duduk di sofa terlihat berdiri dan menghampiri Aisha
“kamu benar-benar tidak percaya pada ku yah?” Reval sedikit ketus
“Maaf aku hanya ingin memastikannya saja” Aisha kemudia kembali bertanya pada asisten rayhan
yang masih berdiri di hadapan nya
“Apakah tamu nya seorang Laki-laki?” tanya Aisha
“kalau boleh tau anda siapa yah? Apakah keluarga dari pak rayhan?” bukan jawaban yang di dapatkan Aisha melainkan pertanyaan yang di lontarkan oleh Asisten Rayhan
“mohon maaf tadi saya tidak memperkenalkan diri, Saya Aisha istri pak Rayhan” jawab aisha
Asisten rayhan yang tadi sedikit santai kini merasa waswas karena dari tadi dia telah membuat
Istri dari boss nya menunggu.
“Maafkan saya bu, saya tidak tau kalau anda adalah istri nya pak rayhan”
Wanita itu menghela nafas lagi. “Pak rayhan memiliki tamu Perempuan , orang itu datang sendirian dan langsung masuk ke Ruangan pak Rayhan.”
“Apakah tamu itu sudah lama brada didalam?” tanya Aisha lagi
“wanita itu datang sejak pagi-pagi sekali mbak dan sampai saat ini dia belum keluar”
Reval menyadari raut wajah Aisha yang sedikit masam
“mungkin dia adalah Klien Rayhan, mari kita tunggu sebentar lagi” ucap nya
Reval kemudian memojokkan diri ke sisi ruangan, ia kemudian mengangkat telpon ke telinga nya
dan menghubungi seseorang
“Aisha ada di depan ruangan mu sekarang, cepat keluar” Ucap reval pada orang yang di teleponnya.
Tak lama kemudian Rayhan membuka Pintu Ruangan nya dan terlihat sedikit gusar
“Aisha? Ada apa datang kemari?” tanya Rayhan
“ maaf kak aku tadi pulang dari perpustakaan dan ingin mampir kesini untuk melihat-lihat kantor mu, tapi seperti nya kamu kedatangan tamu yah?” Aisha menjawab dengan sedikit keraguan takut jika rayhan akan marah padanya
“ah itu..”
__ADS_1
“Hai Aisha” sapa Hana yang tiba-tiba keluar dari ruangan Rayhan
“Kak Hana?”Aisha sedikit kaget karena orang yang dari sejak pagi berada satu ruangan dengan rayhan adalah Hana. “ kak Hana kok ada disini?” tanya Aisha
Tak ingin menambah pertanyaan yang lebih dalam Rayhan langsung menarik lengan aisha ke
dalam Ruangan nya.
“Ayo kita masuk dulu, Hana akan pulang kita bicara di dalam” Rayhan yang berbicara lembut dan memberi senyum pada aisha namun Aisha tau bahwa senyuman itu hanya lah sandiwara agar hubungan mereka terlihat begitu bahagia di hadapan orang-orang.
Aisha pun ikut masuk ke dalam ruangan Rayhan yang di ikuti langkah kaki Reval, namun baru saja
akan memasuki pintu Kaki Reval terhenti karena sebuah badan menghalangi nya .
“aku tidak menyuruh mu utnuk ikut masuk “ Kata rayhan yang menghadap ke Arah Reval
“Oh benarkah?”reval hanya menghela nafas kemudia maju dan membisikkan sesuatu pada Rayhan
“Ku harap kau pandai menjelaskan situasi yang baru saja terjadi” Reval kemudian berbalik
badan
Namun dari kejauhan Reval meneriakkan kata-kata pada Rayhan yang hendak memasuki ruangan
nya
“Tidak ada kebohongan yang menguntungkan Brother” teriaknya
“Rayhan yang mendengar nya hanya menggeleng kepala dan langsung menutup ruangan nya
***
“Halo”
“kau dimana?” tanya seorang Pria di seberang sana
“Di jalan, aku baru saja pulang dari kantor Rayhan. kenapa?” tanya nya
“Kau masih saja mengganggu nya bahkan setelah dia telah menikah?”
“Apa aku salah jika Mencintai nya?” Hana terlihat kesal
dengan ucapan Pria yang menelfon nya
“ya kau salah besar Hana, seakarang yang harus kau lakukan adalah melepas nya” ucap pria
tersebut
Ada rasa bersalah dan Sedih yang di tunjukkan oleh raut wajah Hana ketika mendengar
ucapan melepaskan .
“Joe” panggil hana pada pria di seberang sana
“Ya?”
“Bisakah kau mnegembalikan Rayhan Untuk ku?" Tanya Hana
“sudah ku bilang jangan membahas itu lagi, sekarang pulang lah”
Tutttt...
Joe langsung memutuskan sambungan telepon Hana
__ADS_1
“Dasar Pria keras kepala” ketus Hana yang kemudian mencoba menenangkan pikiran nya.
***
Disis lain Aisha yang sudah duduk di sofa ruangan Rayhan terus melihat ke arah Suaminya yang sibuk membenarkan barisan Map di meja kerja nya, ada begitu banyak pertanyaa yang ingin di lontarkan Aisha namun ia sangat Ragu...
Pikiran nya hanya terus memikirkan Foto Hana yang ada di laptop rayhan dan di tambah
keberadaan Hana di ruangan Rayhan yang begitu lama, ia penasaran apa yang
mereka lakuakan berdua saja di dalam ruangan ini.
“Bicara lah” Ucap Rayhan yang tiba-tiba membuyarkan Khayalan Aisha
“kau ingin membicarakan sesuatu bukan?” tanya nya sekali lagi
“Hmm itu.. tidak ada yang ingin ku bicarakan “ jawab Aisha berbohong
“Lalu kenapa kemari tanpa memberitahu ku terlebih dahulu?” Rayhan manatap aisha yang sedikit
gugup di ujung sofa ruangan nya
“ada apa?, kau terlihat ingin mengatakan sesuatu namun takut” ucap rayhan
“Apa aku semerikan itu hingga kau takut bicara padaku?” tanya nya lagi
“sebenarnya aku datang kesini hanya untuk melihat mu, tapi tadi kak rayhan sepertinya sangat sibuk..
Apa yang kak Rayhan bicarakan dengan kak Hana hingga begitu lama berada disini?”
Rayhan hanya terdiam dan memandangi Aisha
Ada perasaan bersalah dalam dirinya karena masih mencintai wanita lain sedangkan dia telah
menikahi gadis yang ada di hadapan nya ini.
“Apa Kau Mencintai ku Aisha?” Tanya Rayhan yang tanpa sadar mengatakan kata-kata bodoh
di hadapan istrinya.
Aisha terkejut ketika mendengar perkataan yang baru saja di lontarkan oleh suaminnya.
Aisha yang bingung mau menjawab apa hanya bisa tergagap
“aku..”
“Ku harap itu tak terjadi, kau akan menyesali nya nanti” suara yang berat namun khas dari
seoarng Rayhan telah mematahkan semangat Aisha
“Kenapa?, Apa aku tidak pantas untuk Mencintai seorang Rayhan Adiwijaya?” Tanya Aisha yang sedikit merasa kecewa dengan ucapan rayhan
Rayhan menghela nafas panjang dan berjalan mendekati istrinya, ia medekatkan wajahnya pada
Aisha kemudian membelokan sedikit wajahnya ke arah telinga Aisha lalu membisikkan sesuatu
“Karena aku adalah Pria yang tidak akan mencintai dua Wanita sekaligus” tangkas nya yang
kemudian membuat Aisha meneteskan Air mata.
__ADS_1
***********************************************************************************************************