Love Destiny (Takdir Cinta)

Love Destiny (Takdir Cinta)
BAB 15


__ADS_3

Sesaat rayhan mamandangi kedua gadis yang berada di seberang jalan, pandangan nya membuat reval penasaran dengan objek apa yang membuat rayhan begitu lama memandang keluar seketika saat itu reval sedikit terkejut melihat Aisha yang sedang mengobrol dengan Hana di seberang jalan


Reval mencuri pandang dengan sahabat nya yang berada di depan nya saat ini


"Rayhan apa yang akan kau lakukan sekarang? Kau sepertinya masih mencintai perempuan itu dan kau mungkin masih mengharapkan kembali padanya tapi kau juga tidak bisa menyakiti wanita yang sudah bersama mu sekarang, Ku harap kau mampu membuat keputusan yang tidak akan membuat mu menyesal nanti nya" Gumam reval dalam hati nya


"Hey ngapain bengong? Cepat makan makanan mu nanti keburu dingin" reval membuyarkan lamunan Rayhan yang masih menatap kedepan


"Apa yang kau pikirkan? " tanya reval pada rayhan


"Tidak ada, cepatlah makan makananmu lalu kita kembali ke kantor" jawab rayhan


"Kau tidak makan?" Tanya reval lagi


"Aku tidak punya nafsu makan sekarang" rayhan lalu berdiri dan berjalan keluar Kafee


"Astaga ini anak membuat ku jengkel saja" Reval sedikit kesal dengan rayhan yang tiba tiba pergi meninggalkan nya


Reval pun ke kasir membayar tagihan makanannya kemudian berlari menyusul Rayhan yang sudah lama pergi


[BANDARA ]


Seorang gadis cantik yang berpakain seksu terlihat berjalan keluar dari Bandara, sambil menurunkan kacamata hitam nya dia melihat seseorang yang sudah berdiri di dekat taksi menunggu kedatangannya


"Kak Aisha" teriak gadis itu


"Aira " aisha langsung berlari ke arah gadis yang di sebut aira itu lalu memeluknya


Ketika di supermarket aisha di telfon sama Ibu nya kalau Aira akan pulang jadi Aisha membatalkan belanja nya di supermarket


"Masyaallah kamu semakin cantik saja dek" ucap aisha


Ternyata Aira adalah Adik kandung Aisha yang Belajar di luar negeri


Sebelum pernikahan Aisha dan Rayhan, sang adik Aira menelfon kalau dia tidak bisa hadir di pernikahan kakaknya lantaran Jadwal wisuda nya yang di undur 3 bulan kedepan alhasil Aira baru kembali sekarang


"Terima kasih pujia nya kak"


"Tapi kenapa kak Aisha nampak begitu kurus sih" tanya Aira


"Itu karena kamu sudah lama tidak melihat kakak jadi kamu berpikir aku semakin kurus padahal nyatanya kakak sudah seperti ini sejak dulu" jawab Aisha


"Ahh begitu, Jadi bagaimana dengan wisuda kak Aisha?"


"Mungkin 1 sampai 2 bulan lagi insyaallah "


"Maaf yah kak karena aku kak aisha jadi telat wisuda dan bahkan aku nya yang lebih dulu menyelesaikan kuliahku" ucap aisha

__ADS_1


"Sudah sudah sekarang ayo naik ke mobil kita akan bertemu Ibu dan Bapak"


"Baiklah kak" gadis itu merangkul kakak nya naik ke atas mobil sambil tersenyum lebar pada Aisha


Jadi kenapa Aira lebih dulu wisudanya dibanding kan aisha padahal Aira usianya 2 tahun lebih muda dari Aisha? Itu karena Aira dulu sangat ngotot mau kuliah di luar negeri padahal keuangan kelurga mereka tidak mendukung akhirnya Aisha lah yang berkorban, Saat itu Aisha berhenti Kuliah dan bekerja di sebuah pabrik susu terkenal di daerah nya alhamdulillah Gaji nya perbulan cukup tinggi dan mampu membiayai Aira ke luar negeri, ketika memasuki akhir semester 2 Aira beruntung karena mendapatkan beasiswa disana jadi Aisha juga melanjutkan kuliah nya dengan Mendapatkan beasiswa tapi Aisha juga masih harus bekerja karena Bapaknya saat itu tidak lagi bisa bekerja karena faktor fisik..


"Assalamualaikum " ucap Aira ketika sampai di Depan rumah nya


"Waalaikumsalam " Bu Ana dan pak bayu menyahut di dalam


"Aira anak ibu" bu ana langsung berlari memeluk anaknya yang sudah hampir r tahun lebih tidak bertemu


"Aira kamu sudah sampai ternyata" ucap pak Bayu


"Iya pak Aira baru sampai di jemput sama kak aisha" ujar aisha lalu melepaskan pelukan ibu nya


"Lalu dimana kakak mu nak?" Tanya bu ana


"Itu kak aisha bu" aira menunjuk Ke arah belakang nya yang terlihat Aisha sedang Membawa semua koper adiknya yang besar besar


"Ya allah nak kamu kan bisa panggil ibu dan bapak untuk mengangkat ini" Ucap bu ana yang melihat putri nya kesusahan mengangkat koper aira


"Sini biar bapak yang membawa nya masuk" Pak bayu langsung mengambil satu koper ditangan Aisha


"Tidak perlu pak aisha bisa kok sendiri"


Pak bayu pun membanyu aisha mengangkat koper koper Aira kedalam rumah..


***


"Kak aisha kapan memperkenalkan aku dengan Kakak ipar ku" Tanya Aira


"Nanti besok kakak akan ajak kak Rayhan kemari"


"Benarkah? Wahh aku tidak sabar melihat nya, apakah dia setampan yang dikatakan orang banyak" Ujar Aira


Aisha hanya tersenyum Mendengar ucapan adiknya


Tiba tiba sang ibu datang dan memanggil mereka untuk segera ke meja makan


"Aisha, Aira ayo cepat pergi makan! Bapak kalian sudah menunggu di meja makan" perintah Bu Ana pada kedua putri nya


Aisha dan Aira pun menyudahi percakapan mereka dan bergegas menuju meja makan


[Kantor Rayhan]


Tadi ketika Reval ke kantor menyusul Rayhan yang sudah tidak ada lagi di pandangan nya dia bertemu dengan Hana yang berjalan ke Arah Lift

__ADS_1


"Hana? " Reval memanggil Hana yang baru saja ingin masuk kedalam Lift


"Hey Reval, apa kabar? " Hana tersenyum sumringan pada reval yang sontak membuat lelaki itu menjadi canggung


"Apa rayhan ada di ruangan nya?" Tanya Hana


"Rayhan? Kamu ingin bertemu dengan nya?"


"Mmm yahh cuma mau menyapa nya saja"


Reval tiba tiba terdiam sesaat


"Ada apa Val? Kok bengong? Kamu belum jawab pertanyaan aku loh" Hana bingung dengan reval yang tiba tiba diam


"Bisa kah kamu melepaskan nya saja?" bukannya menjawab pertanyaan Hana, reval malah membeti pertanyaan yang membingungkan Hana


"Hahaahah" Hana tertawa mendengar ucapan reval " Kamu ngomong apa sih val? Aku nggk ngerti tahu" Hana terus saja tertawa


"Maksud ku adalah Rayhan, bisa kah kamu melepaskan nya saja" Reval terlihat serius menatap Hana


"Akan aku usahakan " Jawab hana yang kemudian berlalu masuk kedalam lift


Hana memang menyadari bahwa Reval begitu serius ketika meyuruh nya Melepaskan Rayhan, karena tidak ingin punya masalah baru Hana memilih untuk mengalah saja dan pergi..


Reval pun hanya bisa menatap Hana yang sudah masuk kedalam Lift


"Kamu pengecut reval, bahkan mengatakan nya saja sangat sulit bagi mu" ucap reval dalam hati


***


Didalam ruangan rayhan begitu sibuk dengan laptop nya tiba tiba sekretaris nya Mengetuk pintu dan masuk kedalam


"Permisi pak maaf mengganggu tapi ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda" ucapnya


"Siapa orang itu" tanya rayhan


"Nona Hana"


Rayhan terkejut dengan nama itu dia berpikir untuk apa hana datang kekantornya


"Katakan pada nya bahwa aku sedang sibuk"


"Baik pak" Sekretaris rayhan pun keluar dari ruangannya


"Maaf nona pak Rayhan sedang sibuk beliau meminta anda untuk pulang saja" Ucap sekretaris rayhan pada Hana


"Dia menghindari ku" gumam Hana dalam hatinya

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu saya permisi" Hana tidak ingin memaksakan penolakan Rayhan jadi dia memilih untuk pulang


__ADS_2