Love Destiny (Takdir Cinta)

Love Destiny (Takdir Cinta)
BAB 8


__ADS_3

"Kak rayhan apa tidak terlalu buru-buru kita pindah ke rumah baru" tanya Aisha pada rayhan


"Memang nya kenapa? Kamu tidak suka? " rayhan bertanya balik ke aisha


"Bukan begitu kak.. maksud aku ..hmmm aku hanya belum siap meninggalkan bapak dan ibu"


"Kalau kamu belum siap meninggalkan mereka untuk apa kamu menerima pernikahan ini?" Ucap rayhan yang membuat Aisha tidak bisa berkata-kata ..


"Aku hanya tidak suka jika ada orang lain yang ikut campur dalam urusan rumah tangga kita tak terkecuali orangtua mu dan juga orangtuaku" tegas rayhan


"Maaf, aisha akan menurut apapun yang kak rayhan inginkan"


Ada sesuatu yang berat didalam hati aisha , yah dia merasa belum siap untuk berpisah dengan bapak ibu nya tapi mau bagaimana lagi dia juga harus mematuhi perintah suami..


Rayhan dan Aisha pun sudah siap-siap untuk kepindahana mereka..


"nak rayhan tolong jaga aisha dengan baik yah" pinta bu ana


"Iya bu, rayhan akan menjaga aisha dengan baik"


"Dan untuk kamu aisha jadi lah istri yang baik, jangan sekali-kali membangkan kepada suami mu, dan ingat Tetap jujur pada suami mu apapun situasinya, mengerti?" Ucap bu ana pada putri nya


"Tentu saja bu, aisha akan berusah menjadi seorang istri seperti ibu untuk bapak"


"Baiklah sekarang, kalian berangkatlah " ucap bu Sarah


"Rayhan kamu hati-hati menyetirnya nak" sambung pak Adijaya yang ada di belkang bu sarah..


"Baik, kalau begitu kami pamit, Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam" jawab yang lainnya


Di dalama mobil mereka berdua hanya terdiam tak mengeluarkan suara hanya ada suara radio yang di putar oleh rayhan beberapa saat lalu sebenarnya aisha sangat ingin mengatakan sesuatu pada rayhan tapi ia urungkan niat nya karena melihat ekspresi rayhan yang begitu dingin tanpa ekspresi..


"Kita telah sampai..kamu masuk lah lebih dulu!! didalam rumah sudah ada pelayan yang akan mengatur semuanya" pinta rayhan


"Memangnya kak rayhan mau kemana?"


"Aku ada urusan sebentar " ucap rayhan


"Baiklah kalau begitu aisha masuk dulu kak"


Aisha turun dari mobil dan langsung masuk kedalam rumah baru mereka..


"Masyaallah rumah ini benar benar sangat indah " aisha terus memperhatikan rumah itu sambil berjalan


Meski rumah baru mereka tidak terlalu luas tapi pemandangan disekitar nya sungguh indah, karena ada danau kecil di belakang rumah dan juga di kelilingi taman yang luas,,


Ketika sibuk melihat-lihat seorang pelayan datang mendekati Aisha


"Permisi nyonya saya Sari pelayan yang di tugaskan oleh tuan Rayhan untuk mengatur semua keperluan yang ada di rumah ini"


"Owhiya saya Aisha mba, Panggil saja Aisha tidak usah menambahlan nyonya" Aisha berbicara pelan karena merasa canggung


"Maafkan saya nyonya, tapi tuan rayhan menyuruh saya untuk memanggil anda dengan sebutan nyonya"


"Baiklah kalau memang itu kehendak kak rayhan"


"Mari saya antar masuk dan biarkan saya yang membawa barang-barang nyonya kedalam" Mba sari langsung mengambil koper yang di pegang Aisha kemudian mengantar kan nya masuk..


Setelah membereskan semua isi kopernya aisha beranjak dari kamar untuk menemui mba sari yang sepertinya berada di dapur

__ADS_1


"Ada yang bisa saya bantu mba? " tanya aisha


"Nyonya tidak perlu berada disini biarkan mba sendiri yang menyelesaikan semuanya" jawab mba sari


"Tapi aisha sangat bosan biarkan saya membantu yah, lagi pula saya juga sering membantu ibu masak ketika masih di rumah" aisha langsung mengambil pisau kemudian memotong-motong sayuran


"Aisha boleh bertanya nggk mba?"


"Nyonya bertanya saja saya pasti akan menjawab nya"


"Mba sari sudah lama bekerja untuk kak rayhan?" aisha yang penasaran..


"Iya nyonya, Saya sudah bekerja di keluarga pak adijaya ketika rayhan masih dalam kandungan bu sarah, saat tuan rayhan lahir saya kemudian menjadi pelayan untuk tuan rayhan sampai saat ini"


"Berarti mba sari sudah kenal baik dong sama kak rayhan ?" Tanya aisha lagi


"Bahkan saya mengetahui hal terkecil apapun mengenai tuan rayhan nyonya" tawa Mba sari yang menutup sedikit mulutnya


"Kalau begitu boleh kan jika aisha bertanya-tanya soal kak rayhan ke mba sari? Soalnya saya mau mengetahui apa saja hal yang di sukai dan tidk disukai oleh kak rayhan"


"Tentu boleh nyonya" mba sari sangat senang bisa berinteraksi dengan aisha dia merasa bahwa nyonya nya ini adalah wanita yang sangat ramah


" hmm.. mba kalau boleh tau sebelum aku dan kak rayhan menikah apakah kak rayhan punya pacar?" Tanya aisha tiba-tiba


"Uhuukk..uhuukk.." mba sari langsung terbatuk mendengar pertanyaan dari aisha


"Mba sari nggk apa-apa? Ini minum dulu mba" aisha memberi minum pada mba sari


"Terima kasih,Saya tidak apa-apa nyonya"


"Sebaiknya nyonya pergilah mandi sekarang karena hari mulai gelap" pinta mba sari yang mencoba menghindari pertanyaan aisha


"Tapi bagaiaman dengan masakannya mba?"


"Baiklah kalau begitu saya ke atas dulu mba"


Aisha kemudian naik ke lantai atas dan segera membuka lemari untuk mencari baju ganti dan juga handuk..


Baru saja akan membuka lemari aisha di kagetkan dengan sebuah kotak coklat yang jatuh dari dalam lemari tersebut..


"Kotak apa ini?" Aisha merasa penasaran dengan kotak tersebut "sepertinya kotak ini memiliki kunci, aku letakkan saja kembali di tempatnya mungkin ini milik kak rayhan" gumamnya


Saat aisha sedang mandi pintu kamar tiba-tiba di buka oleh seseorang


"Kemana dia pergi? " ternyata rayhan sudah pulang.


Saat akan medekati kamar mandi rayhan mendengar suara air dan dia berpikir bahwa aisha sedang mandi jadi rayhan berbaring sebentar sembari menunggu aisha mandi..


Ckrekk..


"Astagfirullah " aisha kaget melihat rayhan yang sudah ada di atas kasur membaringkan tubuhnya


"Ada apa?" Ucap rayhan yang juga kaget dengan teriakan aisha


"Kak rayhan menganggetkan ku, aisha pikir tidak ada siapa-siapa disini" untung saja aisha mengenakan baju lengkap ketika keluar dari kamar mandi kalau tidak dia pasti akan merasa malu


"Aku baru saja pulang dan menunggu mu keluar dari kamar mandi"


"Memangnya kak rayhan mau apa menunggu aisha?" Tanya aisha yang sedikit kikuk


"Aku menunggu mu keluar karena aku juga ingin mandi" jawab rayhan dan langsung berjalan melewati Aisha begitu saja ke kamar mandi

__ADS_1


"Apa dia sedang marah padaku?" Tanya aisha dalam hati


Tak ingin ambil pusing aisha langsung naik ke atas ranjang lalu membaringkan dirinya sambil bermain hp


Rayhan yang baru keluar dari kamar mandi langsung mengambil pakaian ganti di lemari,


aisha yang melihat rayhan tampak begitu takjub dengan tubuh atletis suaminya


"Sungguh indah ciptaan tuhan" gumam aisha


Rayhan menyadari bahwa sedari tadi aisha terus memandangi nya dan membuat nya begitu canggung


"Ehemm apa kau hanya akan diam disitu dan tak ingin turun?" Rayhan menyadarkan lamunan aisha yang terus memandangnya hingga selesai berpakaian


"Aku akan turun kok " aisha begitu malu ketika dia ketahuan memandangi rayhan sejak tadi


Baru saja melangkahkan kaki nya keluar kamar aisha tiba-tiba menabrak rayhan dari belakang


Brukk..


"Auhhh sakit.." jerit aisha


"Kamu ini benar-benar..." rayhan sedikit kesal karena aisha menabrak nya lagi untuk kesekian kalinya


"Maaf kak aku tidak tau kalau kak rayhan masih di depan pintu kamar"


"Apa kamu memang punya hobi menabrak orang seperti ini ? hah?" Ketus rayhan


"Aku minta maaf " Aisha menundukan kepala nya dan ingin menangis karena rayhan membentak nya


Rayhan yang melihat aisha menundukkan kepala nya hanya bisa menarik nafas kemudian menarik tangan aisha


"Ayo turun aku sudah sangat lapar" Ujar rayhan sambil menarik tangan aisha untuk turun ke dapur


Aisha hanya diam dan mengikuti rayhan ketika melihat tangan nya di tarik paksa oleh rayhan


Keduanya pun duduk berhadapan di meja makan sesekali Aisha terus melirik rayhan yang berada di hadapannya. aisha mencoba mengambil kan rayhan makanan tapi dia di tahan oleh tangan rayhan


"Duduk dan makan lah aku bisa sendiri mengambil makananku" ujar rayhan pada aisha


"Tidak apa-apa kak kata ibu kalau kita sedang makan bersama suami dirumah hal yang pertama di lakukan oleh istri adalah melayaninya sepenuh hati"


Meski mendapat penolakan, aisha tetap kukuh untuk melayani suaminya di meja makan


"Ini.. (sambil memberikan rayhan piring yang berisikan nasi dan lauk) selamat makan" ucap aisha


"Terima kasih" Rayhan kemudian mulai menyantap makanannya bersama Aisha


Setelah makan malam aisha langsung membersihkan meja dan mencuci piring kotor sendirian karena aisha sudah menyuruh mba sari pulang untuk beristirahat setelah menyiapkan makanan di meja


Saat akan membuka pintu kamar aisha di kejutkan dengan rayhan yang terlebih dahulu membuka gagang pintu


"Tidur lah terlebih dahulu aku ingin menyelasaikan pekerjaan kantor di ruang bawa" kata rayhan ketika melihat aisha ingin masuk ke kamar


"Iya kak, hmm jangan terlalu malam tidur nya itu tidak baik untuk kesehatan" ucap aisha


"Mmm iya"


Jam sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari aisha terbangun dari tidur nya kemudian melihat ke belakang sosok rayhan belum juga kembali ke kamar ..


"Apa dia sering begadang seperti ini setiap malam?" Ucap aisha

__ADS_1


Karena sangat mengantuk aisha pun melanjutkan tidur nya tanpa ditemani oleh rayhan


__ADS_2