Love That Is Not Realized

Love That Is Not Realized
Episode 14


__ADS_3

( Intan )


Hari demi hari sudah ku lewati, dian setiap hari selalu mengantar dan menjumputku saat pulang dan saat akan jalan ke sekolah. Dan aku sudah tidak menyukai kak wiliam karena yang aku dengar kak wiliam dan kak rena sudah betunangan. Entah ini hanya perasaanku atau bukan tapi dian sangat perhatian kepadaku, kadang aku di belikan makanan olehnya. Bahkan rini bilang kepadaku bahwa dian menyukaiku, tapi aku tak mempercayai karena kita baru kenal dan aku pun hanya menganggapnya sebagai temanku saja. Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan sudah aku lewati sebentar lagi sudah akan lulus SMA. Aku ingin melanjutkan kuliahku di Londo. Dan ternyata dian juga akan melanjutkan studinya di London sedangkan rini dia tetap di Indonesia. aku mengatakan keinginanku kepada kedua orang tua ku dan mereka menyetujuinnya, dan semua yang aku butuh kan akan mereka atur saat aku ada di London. Ujian nasional pun tiba hari demi hari aku lewati dan hasil kelulusanku pun tiba. Setelah selesai acara wisuda aku berangkat ke londo bersama dengan dian. Aku di antar oleh rini, kedua orang tua ku, dan juga kedua orang tua dian.



“jangan lupain aku ya tan, dan baik-baik kamu disana” kata rini sambil menangis


__ADS_1


“iya rin sudah dong jangan nangis, toh kita kan pasti bakalan ketemu lagi?” kata ku menenangkan rini karena sejak tadi dia menangis dan rini hanya membalas ucapanku sendang sennyuman dan anggukan.



“sayang, baik-baik disana ya. Kalok sudah nyampek sana jangan lupa langsung nelfon mama sama papa, dan sering” kasih kabar ke kita ya sayang?’ kata mama menangis



__ADS_1


“ya sudah aku sama dian berangkat dulu ya ma pa?” kata ku karena aku mendengar pemberitahuan bahwa pesawat tujuan London akan segera berangkat.



“iya sayang hati hati ya?” kata mama



sambil meninggalkan mama ,rini, dan yang lainnya karena barusan sudah ada pemberitahuan bahwa pesawat akan lepas landas.

__ADS_1


__ADS_2