
sepanjang jalan di cerita kapadaku bahwa dia kesini ikut orang tuanya pergi dinas dan sementara dia sekolah disini. Saat sampai di kelas aku menyuruhnya menunggu di pintu dan berbicara kepada ketua kelas tentang murit baru itu.dan genda pun pergi
menghampirinya dan aku pun pergi ke tempat dudukku, aku melihatnya dia masuk kelas dan duduk di antara para laki-laki bahkan mereka tampak sangat cepat akrab. Dan bell masuk pun berbunyi. Dan guru datang menyuruhnya untuk kedepan memperkenalkan diri. Namanya Dian Eko Santoso dia dari Bandung pindah kesini karena orang tuanya ada kerjaan dinas. Dan aku sadar bahwa sepanjang jalan tadi aku belum berkenalan dengannya karena dia tadi asik bercerita. Dan tanpa sadar ada yang menepuk bahuku, ya siapa lagi kalau bukan rini dia teman satu bangkuku,
“ ada apa rin? Tanyaku kepadanya setelah dia berhenti menepuk bahuku
” tuh di panggik sama dian?’’
.hmmmm dian dimana, dan aku melihatnya tepat di sebelahku dan ternyata dia duduk pas di samping kananku.
__ADS_1
“ mmm iya ada apa kak?” kataku kepadanya
“ gak usah manggil kakak panggil ajah dian” katanya sambil tersenyum kepadaku.
“mm oke” kataku sambil tersenyum,
“ aku dian kamu, namamu siapa?” katanya kepadaku, aku menerima jabatan tangannya
__ADS_1
“ aku intan” kataku
Pelajaran pun di mulai. Hari ini semua pelajaran seakan akan sangat membosankan, karena pelajaran saat ini adalah kimia dan juga bahasa inggis, ini semua tentang rumus yang tak pernah aku mengerti dan bahasa yang sma sekali tak aku mengerti.seakan – akan jam berjalan dengan sangat lambat bahakn rasnya 1 jam seakan akan berasa 1 abad. Saat di tengah-tengah pelajaran rini berbicara kepadaku
“tan kamu sudah kenal sama dian?” kata rini kepadaku
“tadi gak sengaja tabrakan di lobi” kata ku kepada rini dan rini hanya mengangguk dan senyum-senyum saja.
__ADS_1
Dan jam pulang pun tiba, seperti biasa aku berjalan kaki untuk sampai ke rumah kerena rumah ku tidak begitu jauh dari sekolah, sekitar 30 menit aku sampai di rumah. Aku sangat lelah hari, bahkan hari pun tidak berpihak kepadaku, awan pun mulai mendung. Aku mengingat ingat hari ini, dimana aku melihatnya bersama dengan wanita yang di cintainya, dan pelajaran yang sangat sangat membosankan untuknku. Aku melintasi gang kecil agar aku cepat sampai rumah karena awan pun sudah mulai gelap dan aku tak ingin kehujanan, aku mulai berjalan cepat karena air sudah mulai menetes sedikit demi sedikit, dan hujanpun menerpa diriku, lengkap sudah kesialan hari ini kataku dalam hati. Aku berjalan dengan pelan menikmati hujan yang menerpaku. Dan aku mulai berhenti dan memejamkan mataku merasakan setiap hujan yang mulai turun dan aku merasakan hujan tidak lagi menerpa diriku, tapi aku tetap mendengar suara hujan, dan aku membukan mata ku dan melihat ke atas ada payung yang melindungiku, aku melihat ke samping, aku melihat dian di sampingku