Love That Is Not Realized

Love That Is Not Realized
Episode 33


__ADS_3

“iya


mama percaya kok sayang?” kata mama sambil mengahmpiriku dan memelukku cukup


lama


“papa


gak mau di peluk nih?” kata papa di pintu ruang makan


“papa?”


kataku sambil berlari kepadanya dan memeluknya


“papa


hanya berharap bahwa anak papa ini akan bahagia selamanya?” kata papa


“aku


pasti bahagia kok pa” kataku kepada papa


“papa


bahagia kalau kamu bahagia?” kata mama


“begitu


pun mama?” kata mama


“intan


pasti akan bahagia sama dian?” kataku akhirnya aku mama, dan papa berpelukan


cukup lama sampai bell kami berbunyi


Ting


tong ting tong ting tong


“eh


sudah datang tuh, sana buka pintunya?” kata papa


“iya?”


kataku sambil berjalan miniggalkan mereka


“silahkan


masuk?” kataku ketika membuka pintu


“selamat

__ADS_1


malam sayang?” kata mama dian


“selama


malam tante?” kataku kepada mama dian


“eh


mama kan sudah bilang panggil mama jangan panggil tante?” kata mama dian


“iya


ma, maaf lupa?” kataku


“iya


sudah ayok ma, pa masuk dulu?” kataku sambil mempersilahkan dian dan


keluarganya masuk


Setelah


itumereka membicarakan tentang pernikahanku, awalnya mama dan papa  meminta untuk bertunangan terlebih dahulu


tapi mama dian tak mau karena ingin cepat cepat gendong cucu katanya, akhirnya


mama dan papaku setuju dan sudah diputuskan pernikahanku dan dian akan di


membicarakan tentang perusahaan dan yang lainnya setelah selesai makan mereka


pamit untuk pulang dan mengatakan persiapan pernikahan dian dan intan akan di


persiapkan dengan sangat baik. Setelah itu aku membantu mama membereskan


masakan yang masih sisa dan mencuci piring setelah selesai aku pamit untuk


pergi mandi dan tidur setelah selesai mandi aku tidur. Pagi ini aku sangat


sibuk dengan urusan kantor dan tak sempat makan siang tadi dian menelfon


mangajakku untuk makan siang aku menolaknya karena aku harus menyelesaikan


perkerjaan ini secepatnya. Tapi dian datang dengan membawakan makanan


kesukaanku, awalnya aku tak mau makan tapi dian bersikeras menyuruhku untuk


makan. Akhirnya aku makan setelah selesai aku kembali mengerjakan document yang


masih belum selesai aku kerjakan dian berkata akan kembali ke kantornya dan


memintaku untuk menelfonnya ketika selesai agar dia bisa menjumputku pulang.


Aku terus mengejakan dan akhirnya selesai saat aku melihat jam ternyata sudah

__ADS_1


jam 11 malam aku tak menyadari karena sudah sangat malam, aku mencoba untuk


menelfon dian tapi saat telfon ku tersambung dian membuka pintu kantorku.


“hai


sayang?” katanya kepadaku


“hai?”


kataku kepadanya


“baru


ajah aku mau nelfon kamu?” kataku


“aku


kesini duluan soalnya kamu ngak ada nelfon aku takutnya kamu pulang duluan?”


kata dian


“ngak


kok nih semuanya baru selesai?” katanya kepadaku


“mmm


oke mau pulang ngak nih?” kata dian


“iya


ayok kalau mau pulang?” kata ku


Dian


mengantarkan ku pulang dian tak mampir karena sudah larut malam takut


menganganggu mama dan papaku katanya. Setelah itu aku pergi mandi dan tidur.


Hari hari ku makin sibuk apa lagi pernikahanku dan dian makin dekat waktu


seakan berjalan dengan sangat cepat dan tak terasa pernikahanku dan dian sudah


tinggal 2 bulan lagi. Dan hari ini aku pergi dengan dian untuk mencoba gaun


yang akan aku kenakan setelah selesai kami pergi memilih undangan dan juga yang


lainnya semua urusan tentang pernikahan aku dan dian yang urus semuanya.


Setelah semua selesai aku dan dian tinggal mencari gedung untuk resepsi dan


katanya dian yang akan mencarinya, jadi aku pulang untuk istirahat.

__ADS_1


__ADS_2