
“iya
mama percaya kok sayang?” kata mama sambil mengahmpiriku dan memelukku cukup
lama
“papa
gak mau di peluk nih?” kata papa di pintu ruang makan
“papa?”
kataku sambil berlari kepadanya dan memeluknya
“papa
hanya berharap bahwa anak papa ini akan bahagia selamanya?” kata papa
“aku
pasti bahagia kok pa” kataku kepada papa
“papa
bahagia kalau kamu bahagia?” kata mama
“begitu
pun mama?” kata mama
“intan
pasti akan bahagia sama dian?” kataku akhirnya aku mama, dan papa berpelukan
cukup lama sampai bell kami berbunyi
Ting
tong ting tong ting tong
“eh
sudah datang tuh, sana buka pintunya?” kata papa
“iya?”
kataku sambil berjalan miniggalkan mereka
“silahkan
masuk?” kataku ketika membuka pintu
“selamat
__ADS_1
malam sayang?” kata mama dian
“selama
malam tante?” kataku kepada mama dian
“eh
mama kan sudah bilang panggil mama jangan panggil tante?” kata mama dian
“iya
ma, maaf lupa?” kataku
“iya
sudah ayok ma, pa masuk dulu?” kataku sambil mempersilahkan dian dan
keluarganya masuk
Setelah
itumereka membicarakan tentang pernikahanku, awalnya mama dan papa meminta untuk bertunangan terlebih dahulu
tapi mama dian tak mau karena ingin cepat cepat gendong cucu katanya, akhirnya
mama dan papaku setuju dan sudah diputuskan pernikahanku dan dian akan di
membicarakan tentang perusahaan dan yang lainnya setelah selesai makan mereka
pamit untuk pulang dan mengatakan persiapan pernikahan dian dan intan akan di
persiapkan dengan sangat baik. Setelah itu aku membantu mama membereskan
masakan yang masih sisa dan mencuci piring setelah selesai aku pamit untuk
pergi mandi dan tidur setelah selesai mandi aku tidur. Pagi ini aku sangat
sibuk dengan urusan kantor dan tak sempat makan siang tadi dian menelfon
mangajakku untuk makan siang aku menolaknya karena aku harus menyelesaikan
perkerjaan ini secepatnya. Tapi dian datang dengan membawakan makanan
kesukaanku, awalnya aku tak mau makan tapi dian bersikeras menyuruhku untuk
makan. Akhirnya aku makan setelah selesai aku kembali mengerjakan document yang
masih belum selesai aku kerjakan dian berkata akan kembali ke kantornya dan
memintaku untuk menelfonnya ketika selesai agar dia bisa menjumputku pulang.
Aku terus mengejakan dan akhirnya selesai saat aku melihat jam ternyata sudah
__ADS_1
jam 11 malam aku tak menyadari karena sudah sangat malam, aku mencoba untuk
menelfon dian tapi saat telfon ku tersambung dian membuka pintu kantorku.
“hai
sayang?” katanya kepadaku
“hai?”
kataku kepadanya
“baru
ajah aku mau nelfon kamu?” kataku
“aku
kesini duluan soalnya kamu ngak ada nelfon aku takutnya kamu pulang duluan?”
kata dian
“ngak
kok nih semuanya baru selesai?” katanya kepadaku
“mmm
oke mau pulang ngak nih?” kata dian
“iya
ayok kalau mau pulang?” kata ku
Dian
mengantarkan ku pulang dian tak mampir karena sudah larut malam takut
menganganggu mama dan papaku katanya. Setelah itu aku pergi mandi dan tidur.
Hari hari ku makin sibuk apa lagi pernikahanku dan dian makin dekat waktu
seakan berjalan dengan sangat cepat dan tak terasa pernikahanku dan dian sudah
tinggal 2 bulan lagi. Dan hari ini aku pergi dengan dian untuk mencoba gaun
yang akan aku kenakan setelah selesai kami pergi memilih undangan dan juga yang
lainnya semua urusan tentang pernikahan aku dan dian yang urus semuanya.
Setelah semua selesai aku dan dian tinggal mencari gedung untuk resepsi dan
katanya dian yang akan mencarinya, jadi aku pulang untuk istirahat.
__ADS_1