Lucio Pengacara Arogant Dan Dokter Kimmy

Lucio Pengacara Arogant Dan Dokter Kimmy
Bab 9 - berniat menipu malah ketipu


__ADS_3

"Begini kimmy, kakak yang salah, klien kakak yang salah, tapi kakak membelanya karena bayarannya mahal, 2 Miliar dan sudah dipanjar 500 juta, sekarang kakak tak punya uang mengembalikan uang itu, kalau tak dikembalikan kakak akan mati, mereka adalah mafia. dan semua gara gara cio membela nenek tua tak tau diri itu" ucap zaza . kimmy melotot


"astaga kenapa kakak sejahat itu"


"Demi uang, kakak lagi butuh uang hidup butuh yang kimmy" imbuh zaza


"Tapi kak, 500 juta bisa buat biaya hidup kimmy 10 tahun"


"Kamu minta cio batalkan pembelaan kasus pada nenek itu" zaza mulai ngegas


"Gak kak, kimmy ga mau, nenek itu ga salah, dia korban, harusnya cio memang membelanya. kalo cio tak membelanya, kimmy malu punya suami seperti cio"


"Kakak sebaiknya bertobat kak, batalkan kasus ini sebelum terlambat kak nanti malah kakak dipenjara"


"Kakak bertobat ok, tapi bagaimana kakak kembalikan uangnya" tanya zaza


"Begini saja, apartemen kakak coba kakak jual saja, lihat dapat berapa nangi kekurangannya kita pinjam sama papa, yang penting hidup tenang" saran kimmy


"Kau gila? ada yang mudah kenapa harus rumit sampai menjual apartemen segala , apalagi minjam papa, bisa bisa kakak di usir papa" ucap zaza marah "cukup minta suamimu tolak kasusnya masalah selesai"


"Gak kak, ga bisa gitu, ini masalah nurani, kimmy akan bantu kakak, kimy berusaha carikan pembeli apartemen kakak, kimmy juga bantu bicara sama papa agar kakak tak dimarahi kalau masih kurang , itu solusi terbaik sekarang sebelum terlambat kak" kimmy mukai search gogle harga aprtemen kakaknya.

__ADS_1


"pasaran apartemen kakak 450-500 juta, nanti kalau dijual kakak bisa cari sewa apartemen sederhana dulu, kelak kakak bisa beli kembali yang lebih bagus, kalau kakak sudah ada uang.. kimmy janji akan usahakan cati pembeli harga bagus"


"TIDAK BISA KAMU PAHAM KIMMY" bentak zaza , kimmy langsung diam , matanya berkaca kaca


"Kim, maafin kakak, kakak ga berniat bentak kamu, kakak hanya panik" air mata kimmy jatuh


cio langsung emosi seketika , tapi ia masih mengendalikan diri . ia segera turun dengan tenang ke cafetaria loby


setelah menyeka airmatanya kimmy bersuara "kakak sudah baca perjanjian kimmy dengan cio, itu sudah tak bisa di tawar lagi kak"


"Pilihan kakak hanya dua sekarang, jual apartemen atau jual aset kakak kembalikan uangnya pada klien. kedua kakak hadapi resiko dari klien kakak. kimmy ga bisa bantu apa apa selain itu"


"Kamu minta black card cio, ambil 500 juta dan beri pada kakak, kelak kakak kembalikan kalau sudah ada uang , jadi masalah selesai"


"Kak, cio kerja setengah mati susah payah buat anak kami kelak, kimmy tak ada hak mengambil apa yang seharusnya menjadi anak kami, malah harusnya kimmy yang bantu cio cari uang buat anak kami, kimmy ga bisa. maaf kak"


"Sudah satu jam sayang, apa yang kalian bicarakan hum? ingat janjimu, kalau bahas kerjaan ku aku akan menghukummu" kata cio yang tiba tiba muncul sambil tersenyum tapi sarat ancaman, dua kakak beradik itu terkejut


"eng-enggak kok, mana ada bahas kerjaan kamu" ucap kimmy gugup


"tadi ada sekilas dengar 500 juta itu apa?" tanya cio pura pura bodoh

__ADS_1


"Ah kak zaza mau jual apartemennya karena butuh uang 500 juta " jawab kimmy , zaza langsung melotot


"Apartemen zaza harga pasaran 400 juta sayang, mobilnya masih laku 150 juta. total bisa dapat 550 juta, 500 juta selesai, 50 juta bisa digunakan sewa apartemen dan dp mobil" saran cio lembut sambil mengusap kepala kimmy .


kimmy tersenyum mengangguk , ia tak tau mengenai harga property dan mobil. zaza langsung shock mendengar harga yang di tekan cio dari harga seharusnya.


"atau begini saja sayang, jangan bilang aku tak membantu kakak iparku, yang seharusnya 550 juta, aku tambahin 10 juta jadi 560 juta, itung itung bantu kakak ipar sendiri, mobil bisa di pakai Dion buat kerja. apartemen nanti biar di urus kak sasa, dia jago mengurus property"


"Suamiku terbaik di dunia" puji kimmy lugu sambil mengelus wajah cio. cio menyeringai pada zaza


"Manusia apa cio ini, dia menekanku malah berlaku seperti pahlawan didepan kimmy yang bodoh ini" gumam zaza mengepalkan tangannya


"Nah masalah selesai, besok bawa suratnya ke kantor saja za, dion dan kak sasa akan langsung mengurusnya"


"sayang sekarang waktunya kamu kasih aku hadiah untukku karena sudah bantu kakak ipar" kimmy mengangguk senang


"Lucio vitto.. kau" seru zaza marah


"Sudahlah kak, yang penting masalah selesai, aku balik dulu ya kak, sudah malam besok kami kerja" pamit kimmy dan cio menarik pinggangnya kembali ke lift.


__ADS_1


__ADS_2