Lucio Pengacara Arogant Dan Dokter Kimmy

Lucio Pengacara Arogant Dan Dokter Kimmy
Bab 20 - Penahanan keenan


__ADS_3

Besok hari


Pagi jam 08:00


Cio ke ruangan mewah khusus direktur keuangan dan wakil direktur keuangan perusahaan kusuma , disana ia mengunci pintu dan menyelesaikan kerjaannya bersama dua team yang ia bawa. Team IT dan Team Audit


Siang jam 13:00


Cio ke ruangan mewah khusus direktud keuangan dan wakil direktur keuangan perusahaan winata, disana ia mengunci pintu dan menyelesaikan kerjaannya dengan dua team yang ia bawa, Team IT dan Team Audit


Jam 15 ruangan di ketuk aston, cio mematikan laptop dan berbaring di sofa, meminta anak buahnya membuka pintu


"Ada apa kak?" tanya cio masih dengan wajah malas


"Kau baik baik saja?" tanya aston . dibelakangnya ada sekretaris pribadi aston


"Aku hanya bosan menemani mereka, aku ngantuk karena tak paham kenapa kakakku memintaku kesini" ucap cio malas, berlaku seperti orang tak berguna diperusahaan itu


"Maafkan aku, karena kami jadi melibatkanmu ke dunia yang tak kau sukai" ucap aston tak enak hati "Tak apa kak, aku tak ada jadwal sidang hari ini, jadi biar aku menjalankan perintah kak sasa" ucap cio lalu memejamkan matanya


"Baiklah aku tak mengganggu kalian, kalian bekerjalah" aston segera keluar ruangan dengan tak enak hati sudah merepotkan cio


sepeninggal aston dan sekretaris pribadinya, pintu kembali di kunci, cio melanjutkan kerjaannya


"Bos saya sudah tau masalahnya datang dari komputer dimeja sekeretaris Wa CEO dan... bla bla" anak buahnya menjelaskan semua pada cio lalu meletakkan bukti ke meja cio


cio mengangguk paham "lanjutkan pekerjaan kalian, laporkan semua padaku apa yang kalian temukan"


🧸🧸🧸🧸🧸🧸


di tempat lain


BRAKKKKKK PRANNNGGG


keen membanting barang barang di meja kerjanya di KC Group


"Bagaimana caranya kusuma dan winata bisa tiba tiba masing masing mendapat suntikan dana 500 Milliar hah?" teriak keen pada anak buahnya


"Kami tak tau Tuan, Tadi saat saya menemani Tuan aston ke ruangan direktur keuangan, aku melihat Tuan Lucio sedang tidur disana"


"Anak itu memang tak berguna, tapi kakaknya berguna" bentak keen . sekretaris itu menunduk pucat pasi


"Lanjutkan pengawasan kalian, beritau semua perkembangan disana"


"Jadi bagaimana ken?" tanya fredrick


"Mereka hampir collab , sejak semua tendernya kita ambil semua, kenapa tiba tiba ada bantuan geraldo padahal mereka tak pernah saling berhubungan selama ini"


"Apakah ada campur tangan lucio?" tanya fredrick


"Tidak pah, lucio adalah yang paling tak berguna di rumahnya, sejak kecil dia hanya berkelahi dan tak pernah ikut campur dunia bisnis, bahkan keluarganya tak mempercayakan satu bisnispun padanya, ken sudah menyelidikinya, dia hanya berkutat di pengadilan saja, merayu keluarganya mencarikan orang kaya memberi kasus padanya"


"Karena dia tak diijinkan ikut bisnis keluarganya akhirnya buyut dan kakeknya memberinya sejumlah uang besar berbentik deposito agar ia tidak kesusahan saat mereka meninggal, lucio juga tak mampu mengeluarkan dana sebesar itu dari keluarganya pah"


"baiklah selidiki terus, saham kita terus merosot. para pemegang saham dan investor sudah menarik dana mereka, kamu harus mencari investor baru Luar negeri yang bersedia menyuntikkan dana pada kita. kalau local semua sudah menganggap kita pailit"

__ADS_1


"Kalau itu tenang saja pah, besok dan lusa di jam makan siang dan jam makan malam keen akan mengajak papa menemui investor baru kita dari italia, paris, jepang, canada, mereka bersedia membantu kita, keen tak membicarakannya selama ini takut ada mata mata dan menarik investor ini ke kusuma atau winata, tak disangka malah mereka mendapat investor baru"


"Fokus dulu pada investor baru kita keen, kuatkan perusahaan kita " perintah frederick.


"Baik pah"


🧸🧸🧸🧸🧸🧸


tiga hari kemudian


jam 08:00


kantor lucio


"Boss ini semua data laporan winata dan kusuma" fernando menyerahkan dokumen pada cio


"saham KG juga sudah kita miliki 71 persen, aku memecah menjadi empat investor dari empat negara, sekarang semua sudah menjadi nama Boss" fernando meletakkan empat dokumen didepan cio


"Bagus, biarkan dia duduk dikursi CEO dan wakil CEO dua minggu lagi, aku akan mengusir para tikus dulu di perusahaan mertuaku"


"Kak undang kusuma makan siang bersama ya kak" cio menelpon sasa "Ok cio" sasa segera menghubungi tiga pria kusuma


"cio makam siang di HASSW steak house ya" ucap sasa by phone "siap kak"


****


Jam 12:00


Ruangan VIP


"Mata mata kiriman Tuan Frederick dan Tuan Keenan adalah sekpri wakil ceo, mereka mengirim semua data dan proposal data kerjasama calon klien dan calon investor kepada keen makanya semua tender Anda gagal Tuan" kata fernando


"Ini bukti perbuatannya semua, mulai IP sampai isi email semua dikirim kepada keenan dan frederick" fernando meletakkan bukti


"Tugas saya hanya sampai disini, mengenai menggugat pelaku harus diserahkan pada Tuan Lucio" tutup fernando


"oh pantas nona geraldo menempatkan cio dikantor" kata damian polos


"adik saya tak paham bisnis, tapi menghukum penjahat dia jagonya" kata sasa


"Baiklah adik saya akan menangani kasus hukumnya"


"siap nona, kami ikut saja" jawab damian


"setelah ini, bersiaplah, akan ada beberapa perusahaan besar bekerjasama dengan kalian selama enam bulan ini" ucap sasa ," jadi saya harap kalian bisa independent kembali"


"Kalau semakin maju, buat apa independent?" protes damian


"Tuan, Nona besar dan Tuan Muda kami banyak pekerjaan, mereka hanya membantu sesaat sampai kalian kuat saja" ucap fernando


"Lihat nanti enam bulan lagi saja, saya tak berharap ditinggal oleh geraldo group" jawab damian


🧸🧸🧸🧸🧸🧸


selama dua minggu cio sibuk memenjarakan tikus tikus kiriman keen dan frederick di perusahaan dan rumah sakit winata dan kusuma. semua berakhir di BUI .

__ADS_1


"Tuan anda tak menyeret Keenan dan Frederick ke BUI?" tanya nando


"Kalau mereka ku seret sekarang, siapa yang menjual KC Group padaku?" tanya cio


"Benar juga ya" nando menggaruk tengkuknya sesaat


"Ayo kita akuisisi mereka sekarang" ajak cio "kekantor kak westin dulu"


🧸🧸🧸🧸🧸🧸


"Keen, anak buah kita dilempar ke BUI semua oleh Lucio, sekarang bagaimana?" tanya frederick mulai resah "Empat investor kira juga tiba tiba menarik dananya, kita akan collab, semua disita bank lusa, dan kita berdua akan masuk BUI"


"Pah satu satunya cara saat ini hanya akuisisi, mungkin bisa menghindarkan kita dari BUI" ucap keen pasrah "Selama tak dipenjara, tetap ada kesempatan balas dendam pada keluarga kusuma"


"Baiklah, kita bereskan masalah ini dulu, lalu kita pindah ke kota lain, kau masih bisa jadi dokter dan menikahi wanita kaya disana agar kita punya modal membangun perusahaan baru" ucap frederick "Ken akan menikahi kimmy pah"


"Kau jatuh cinta pada anak musuhmu?" tanya frederick "Tidak, keen hanya mau SK Group pah, setelah mendapatkan SK Group, keen akan membuangnya"


"Benar, SK group adalah sepuluh perusahaan terbesar terbesar didunia, begitu kau menguasainya, kita akan mudah menghancurkan kusuma"


"Ayo pah ke ruangan meeting, kita jual dulu perusahaan kita lalu mundur sesaat supaya suasana tenang"


"ayo" jawab frederick melangkah ke ruangan meeting


Nando dan Wakil CEO anak cabang perusahaan westin menandatangani kontrak jual beli KC Group. Transaksi selesai mereka bersalaman


PROK PROK PROK


Frederick dan Keenan menatap siapa yang datang


"Buat apa kau kesini?" tanya keenan tajam


"Tuan, semua sudah beres, KC Group sudah pindah ke nama anda" lapor nando pada cio, cio mengangguk. Keen dan frederick melotot


"Kau yang bermain semua ini hah???" teriak keen


"Kau pikir kenapa semua anak buahmu masuk bui tapi kau masih kubiarkan bebas berkeliaran? kalau kau kumasukkan bui siapa yang tanda tangani penjualan KC Group padaku hari ini?" tanya cio sambil menyeringai "tentu harus kalian tanda tangan dulu baru kalian ku lempar ke BUI "


"Bre -ng -sek kau lucio, semua ini permainanmu" keen maju menyerang cio. nando menahannya


"Tuan Keenan, saranku jaga sikapmu, jangan sentuh Tuan Mudaku, bila kau menyentuhnya , dia akan menghajarmu. dia suka berkelahi" nasehat nando. cio hanya menatap dua orang didepannya


keen tak peduli ia mendorong nando, lalu menyerang cio


BUGHHH KRAKKKK BUGHHH


30 detik keen memuntahkan darah segar, frederick mau nenyerang cio. nando kembali menahannya


"Tuan, aku sudah mengingatkan anakmu tadi, apa anda mau mengantar nyawa pada Tuan Mudaku? Tuan Mudaku tak akan dipenjara kalau kau menyerangnya duluan, sebab judulnya membela diri" tegas nando "Sebaiknya kau tolong anakmu dulu daripada kalian berdua sama sama masuk rumah sakit" frederick langsung memapah keen , keen kembali memuntahkan seteguk darah


"Keen bertahanlah, papa bawa kerumah sakit ya" ucap frederick


"Tak perlu, aku sudah menyediakan dokter dan perawat di BUI, kalian langsung masuk sell saja" ucap cio dingin , polisi langsung masuk menahan keen dan frederick


"Kau kejam Lucio Vitto Geraldo" ucap keen marah tapi borgol sudah di tangan keduanya

__ADS_1



__ADS_2