Lucio Pengacara Arogant Dan Dokter Kimmy

Lucio Pengacara Arogant Dan Dokter Kimmy
Bab 27 - Suara hati Luca


__ADS_3

"Kimmy aku mau membawa anakku liburan tiga hari, ke bogor" kata cio saat memasuki pintu utama dan mengecup kening istri kecilnya


"Masuklah dulu baru bicara"


"Aku mandi dulu, aku kangen putriku" cio langsung melempar tas, jas, dasinya di sofa lalu segera masuk ke kamar dan membersihkan diri. usai mandi ia langsung ke kamar bermain menemui anak anaknya


"memangnya mereka sudah bisa main?" tanya cio "kenapa disini?"


"Nona muda kecil sejak tadi rewel tuan muda, ia seperti menunggu Tuan Muda pulang" cio tertawa sambil menciumi pipi arshela gemas. arshela langsung menyentuh wajah cio sambil tertawa


rasa lelah cio hilang seketika setelah main dengan anaknya


"Chilo, shello kalian harus jadi jagoan saat besar , jaga mami dan adik kalian yang cantik itu" ucap cio pada putranya. kimmy menatapnya datar


"ayo makan malam, mereka harus minum susu dan tidur" ajak kimmy, cio mengangguk, setelah menciumi anak anaknya ia ke ruang makan


"Kimmy aku mau liburan dengan anak anak jumat sore"


"anak anak terlalu kecil belum bisa menikmati jalan jalan, kasihan mereka akan kelelahan, kalau 10 bulan mungkin bisa" jawab kimmy


"Lebih baik tanah kosong di samping pavilion belakang itu buat dapur kasar untuk acara bbq keluarga, kita bisa berkumpul keluarga dengan anak kakak lainnya"


"siap nyonya" jawabnya "besok sore sudah selesai, paling lamban lusa" kimmy mengangguk


"Jumat undanglah kusuma fam kesini, aku undang geraldo fam" kimmy mengangguk


"Mansion great grandpa akihiro disebelah sudah aku renovasi ulang isinya tadinya mau buat ruang belajar anak anak kelak, kalau mereka mau menginap bisa menginap juga" kimmy mengangguk


****


Jumat sore


Mansion Lucio aka Takeshi


tampak ramai sekali


- westin, Sasa, Kenzie


- Harvey, Charlotte, Kendrick


- Luca, Kenzo


- Alex, Alexa


- Damian, Jeniffer


- Albert, Vero, Javier , Jasmine


- Aston, Cintia, Dallan, David, Danniah


- nathan, zaza, Alvaro, Alvina


- Benitto, Wendy

__ADS_1


Mereka makan malam bersama dulu di pavilion belakang indoor mansion sesuai persiapan cio



usai makan malam , cio mengajak mereka bbq di bagian belakang rumahnya



tak ada yang tak kagum dengan keindahan rumah cio kecuali keluarga geraldo ,


"Ini anda yang mendesignnya sendiri Tuan Muda Bungsu?" tanya Benitto yang masih kagum


"Panggil saja cio, kita tak sedang jam kerja Tuan" jawab cio "Kalau begitu panggillah saya uncle meskipun di jam kerja" cio mengangguk


"Tidak, ini design kakak pertamaku Harvey, yang membangunnya adalah opaku opa Takeshi nishinoya, dia memakai tehnologi china dan japan"


"Tujuh keluarga besar hanya memiliki dua keturunan yaitu ayahku dan ibuku, saat aku dan kak luca lahir, tujuh keluarga besar terlalu bahagia jadi mereka pindah ke komplex ini dan tinggal disini"


"Tapi aku lebih dekat dengan opa takeshi, opa abraham, buyut akihiro, buyut albert, jadi saat mereka pulang ke surga, mansion mereka diberikan padaku, yang kutinggali adalah milik opa takeshi, yang sebelah ini, tidak berbatas dihalaman belakang adalah mansion buyut akihiro"


"Indah sekali" puji benitto, "benar karena dua mansion ini karakter japan, aku sangat menyukainya"


"lalu mansion lainnya, apa kamu berniat menjualnya?" tanya benitto


"Aku memiliki tiga anak, tiga mansion itu adalah milik anakku" jawab cio "bila uncle ingin jalan jalan atau menginap ,kapan saja boleh" jawab cio . "terima kasih" jawab benitto tulus


"Tapi ... kalau uncle berminat dengan suasana disini, bisa menghubungi kak sasa, kak sasa memiliki lahan luas seputar sini, kak harvey bisa mengatur pembangunannya buat uncle" saran cio


"Boleh juga" jawab benitto senang


"Sini sama papi, kangen ya sayang?" cio langsung memeluknya dan menciuminya


"Tuan benitto menyukai area mansion ini , aku bilang minta kak sasa mengurusnya kalau mau" jawab cio


"Kau sudah menikah, tak bisakah istrimu mengurus hartamu? kakak sudah lelah menjadi managermu" omel sasa sambil menjewer cio. cio tertawa


"Kasihan istriku mengurus anakku kak" ucap cio tertawa


"Tuan bisa temui aku bila mau, ini kartu namaku" sasa menyerahkan kartu namanya "Baiklah nona besar"


"panggil sasa saja tuan, ini bukan jam kerja" pinta sasa "kalau begitu panggil saya uncle ya " sasa mengangguk


"aku akan menghubungimu hari senin sasa" sasa mengangguk


"Ayo bergabung dengan yang lain" ajak kimmy, mereka pun menyatu dengan keluarga lain


🧸🧸🧸🧸🧸🧸


Melihat Luca duduk sendirian, cio menyerahkan putrinya yang sudah tidur pada hanaya lalu menghampiri luca


"Kenapa sendirian minum disini kak?" tanya cio


"menikmati keindahan rumahmu"

__ADS_1


"lah rumah kakak juga indah, pemberian opa jonshon hahahaha"


"Tapi milikmu ini bener bener berseni" puji luca


"Kak mana kakak iparku?" tanya cio hati hati


"Entahlah" jawab luca


"hemmmm"


"Dia sudah pergi, bersama kekasihnya, cinta pertamanya, sekarang sedang mengandung"


cio terkejut mendengar penuturan kakak kembarnya itu


"Tak lama menikah, gaya hidupnya tiba tiba berubah menjadi hedon, aku tak mampu mengikuti gaya hidupnya, dimatanya dan keluarganya, kekasihnya lebih baik daripada aku, karena selain ia punya perusahaan, ia lebih mampu memenuhi gaya hidupnya dibanding aku yang hanya dokter spesialist darah"


cio semakin terkejut mendengar lanjutan penjelasan kakak kembarnya, ya sejak kecil mereka berdua menutupi identitas asli mereka dan berjalan di luar sana tanpa membawa nama keluarga meskipun luca bekerja di HG Group sebagai wakil CEO saat ini, tapi tak ada yang mengetahui hal ini.


"Kemarin dia menagih surat cerai dan menolak hak asuh kenzo, keluarganya takut aku meminta harta kalau mereka yang melayangkan surat cerai"


cio tertawa sinis memikirkan kelakuan keluarga kakak iparnya, tapi ia ingat sesuatu "kakak masih mencintainya?"


"Kalau aku masih mencintainya, aku akan menangkapnya, mengurungnya di sisiku, menurutku pilihan kita dulu nenutupi identitas kita sudah benar, jadi kita bisa melihat hati orang yang sesungguhnya"


cio setuju dengan pendapat kakaknya itu


"Jadi ada yang bisa aku bantu?"


"tolong senin proses surat cerai dan kirim padanya, aku mau semua selesai sebelum dia & keluarganya mengetahui siapa aku dan malah mencari keuntungan lain"


"Baik kah, serahkan padaku, boleh tau siapa kekasihnya? hanya ingin tau saja"


"Diego Paulo Benington "


cio terbahak bahak mendengar nama itu


"Kau mengenalnya cio?"


"aku tau jelas sepak terjangnya, dia casanova yang hanya tau menghabiskan harta orangtuanya , tapi aku tak mengenalnya"


luca mengangguk paham


"Aku akan mengirim via email semua bukti perselingkuhan mereka dan bahkan aku sudah melakukan test DNA atas bayi dalam kandungannya"


"Serahkan semua padaku, dua minggu akan kubereskan semuanya" ucap cio, luca mengangguk paham


"Apa rencana kakak selanjutnya?" tanya cio


"Aku satu satunya yang menikah tanpa perjodohan dikeluarga kita, setelah bercerai dad dan mom akan menjodohkanku dengan putri tunggal keluarga Volington , aku akan menerima perjodohan itu" cio mengangguk paham


"Ayo kita bergabung dengan yang lain" ajak cio


"Tunggu cio" sasa muncul tiba tiba didepan mereka

__ADS_1


"Ajaklah aku kalau mau ngobrol" harvey ikut bergabung



__ADS_2