
Jam 23:00
Kimmy sampai di rumah cio, ia segera membuat teh hangat dan segelas air putih naik kekamarnya . meletakkan diatas nakas samping suaminya
ia terkejut melihat kamar sudah rapi semua , ia menghembuskan nafas lega. lalu ke walk in closet dan mengambil piyamanya, piyama suaminya. dan bergegas membersihkan diri ke kamar mandi.
Kimmy mengirim pesan pada cio
apakah kamu sudah makan? mau makan sesuatu?
kimmy turun ke dapur, membuat mie instant , cio turun dari tangga melihat istrinya memasak mie instant, ia menatapnya datar lalu membuang mie itu ke tong sampah
kimmy melotot melihat kelakuan cio, ia segera beranjak mau naik "tunggu disitu, aku membuatkan makan malammu, mie instant tak baik buat kesehatan" kimmy pun membuka kulkas dan membuat juice apel dua gelas. dan meletakkan di meja makan. ia kembali ke dapur menonton suaminya memasak. suaminya terlihat sangat tampan sekali
"kenapa? terpesona ketampananku?"
"Kamu memang tampan tapi tak cukup membuatku terpesona karena aku tak menaruh minat pada pria manapun di dunia ini" jawab kimmy sambil mengambil mangkuk kosong untuk sup ayam krim kental dan roti panggang buatan cio
"tak apa, kamu akan segera terpesona padaku"
"maaf aku tak tertarik dengan milik orang lain" kata kimmy sambil membawa sup ke meja makan.
mereka duduk dan menikmati supper mereka bersama "bila kukatakan itu kakakmu nge prank kamu dihari pernikahan saat meminjam ponselku buat merekam acara pemberkatan, apa kau percaya?" kimmy menatap bola mata cio dan tak ada kebohongan disana. kimmy segera diam
"bila kukatakan, andai kata benar pun aku tak mau peduli karena aku tak percaya yang namanya cinta, apa kau percaya?" tanya kimmy balik. cio hanya mengedikkan bahu
mereka menyelesaikan makanan mereka dengan diam tak bersuara. cio membawa semua alat makan dan alat masak ke dapur. kimmy mencucinya lalu mereka naik kekamar.
kimmy melakukan ritual malam dan masuk keselimut. cio menyusulnya , ia hanya mel -umat bibir tipis itu, lalu menyusu di bukit nan besar itu sampai ketiduran . kimmy melihat cio tidur ia pun segera tidur
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
Jam 04:30
__ADS_1
Kimmy merasa ada yang mengganggu tidurnya, dia membuka matanya, ternyata suaminya sudah berada di atasnya dan bermain main sendirian. ia langsung menjalankan olah raga paginya selama satu jam lebih.
kimmy berlari ke walk in closet menyiapkan pakaian suaminya dan pakaiannya lalu berlari kekamar mandi membersihkan diri
"Kau jangan bersikap seolah di gerebek satpol pp setelah bercinta, santailah sedikit" cio terbahak bahak. kimmy mencebik
saat ia mengeringkan rambut cio masuk membersihkan diri. kimmy menyambar tas kerja dan handbagnya lalu turun ke bawah mau membuat sarapan
"Tak usah sarapan, aku akan mengajakmu sarapan di shawn resto lalu mengantarmu ke rumah sakit, siang kakakku akan mengantarmu ke kusuma hospital dan malam aku menjemputmu"
kimmy mengambil tas kerjanya, mematikan semua lampu lalu menuju pintu keluar bersama cio
*****
"bubur ayam, jangan pakai jahe, daun bawang, bawang goreng, minumnya coklat hangat" pesan kimmy
"Bakmi sapi spesial, minumnya es jeruk" pesan cio
"Baik Tuan Muda kecil, Nyonya muda kecil" pamit pelayan
"Ada apa Tuan Muda kecil?" tanyanya
"Ini istriku, ia tak makan jahe, daun bawang, bawang goreng, jika istriku kesini jangan sampai ada tiga benda itu. dan semua yang dia makan pribadi. jangan tagih bilk, masukkan namaku"
"Baik Tuan Muda kecil" jawab manager sambil mencatat semua ucapan manager
"Tuan, suamiku hanya bercanda, jangan di pikirkan ucapannya" cio menatap tajam pada manager itu , manager mengusap keringat dipelipisnya
"Saya permisi dulu" pamit manager itu
"kenapa mereka takut sekali padamu?" tanya kimmy
"lupa pekerjaanku?"
__ADS_1
"mereka takut menyinggungmu karena takut kamu menggugat mereka" cio hanya tertawa, ia tampan kalau tertawa
"Nyonya Lucio vitto kenapa kau tak pernah berbelanja dengan kartu suamimu?" tanya cio
"apa yang mau kubeli, semua keperluanku sudah disediakan mom, lagipula aku kerja, pakaian seragamku hanya satu model"
"tugas istri menghabiskan uang suaminya nyonya lucio vitto "
"baiklah kapan kapan aku akan menghabiskan isi kartumu"
"Aku tunggu nyonya lucio, mungkin saat anak kita sebesar kamu, isi kartu itu belum habis" ledek cio. kimmy mengedikkan bahunya karena tak minat tau
"Aku kembali bekerja" pamit kimmy, supir kakakku akan menunggumu jam 12 di loby, aku menjemputmu nanti malam"
"Ah ya, semalam hari pertama aku kerja pasien meledak, RS belum penyesuaian. hari ini aku kembali jam lima " cio mengangguk dan mengantar kimmy ke pintu penghubung rumah sakit . ia segera kembali ke mobil menuju pengadilan
Saat memasuki ruangan persidangan, tampak seorang wanita tua berusaha menyerang zaza , banyak orang berusaha memisahkan, cio melewati mereka begitu saja
"Kamu akan mati menggenaskan, melanggar sumpahmu sebagai pengacara membela yang salah demi uang besar" teriak wanita tua itu. "anakku yang jadi korban pemerkosaan tapi kau mencoba membebaskan pelakunya"
Cio berbalik dan menatap wanita tua itu lalu menatap zaza dengan tatapan tajam. cio membisikkan sesuatu pada asistennya lalu segera masuk ke dalam ruangan persidangan
"Nyonya tenanglah, katakan padaku apa masalahnya" ucap Dion asisten cio. zaza langsung pias
"ini kartu nama saya, anda bisa menghubungi saya besok siang jam dua di kantor saya nyonya, tidak dikenakan biaya apapun"
"Terima kasih Tuhan. Terima kasih. Baik Tuan besok saya akan menghubungi tuan" ucap nyonya tua itu sambil menangis dan keluar ruang sidang
"Ehmm Tuan Dion, kasus ini akan ada putusan hakim lusa pagi" ucap zaza gugup
"Tak masalah, sekalipun putusan hakim sudah jatuh kita masih bisa banding asalkan mampu membela yang benar" jawab dion heran
"Nona Kusuma yakin akan kebenaran klien anda, pertahankan kebenaran anda atau lepaskan sekarang juga sebelum Tuan Lucio turun tangan dan semua yang terkait didalamnya masuk BUI" dion segera menyusul lucio. zaza terduduk lemas, keringat dingin menetes dari pelipisnya
__ADS_1