
jam 16:00
Kimmy masuk ke mobil cio "Mau makan apa?" tanya cio "terserah" jawab kimmy datar
Cio mengemudikan mobil menuju rumah makan lesehan yang terkenal rasanya sangat enak, usai makan mereka langsung ke bogor
"nyonya lucio barangmu sudah dibagasi, tak perlu pulang, kita langsung berangkat saja ya" kimmy mengangguk
"Kenzo dan kenzi juga ikut ke bogor " ucap cio "benarkah" tanya kimmy antusias matanya berbinar binar, cio mengangguk
"Kamu suka anak anak?" tanya cio . "sangat" jawab kimmy
"Kita buat anak kita sendiri ya" ajak cio
"No tidak" jawab kimmy "kenapa?" tanya cio heran
"Aku tak mau anakku hidup dalam lingkungan broken home" jawab kimmy
"Aku tak akan menceraikanmu sampai kapanpun" ucap cio tegas
"Kita dua pribadi yang tidak akan bisa menyatu, aku akan menyelesaikan kontrakku enam bulan ini di rumah sakit, lalu aku akan kembali ke London dan melanjutkan hidupku disana seperti biasa" jawab kimmy
"Apa yang aku katakan akan terjadi, aku tak akan menceraikanmu"
"Maaf aku sudah memutuskan" tegas kimmy
"Aku akan membuatmu dideportase dari london dan seluruh eropah" kimmy diam dan memasang wajah dingin
"Aku selalu tak nyaman bersamamu karena sikapmu ini"
"Jadi siapa yang membuatmu nyaman? keenan?" tanya cio, intonasinya mulai tinggi beberapa octaf .
mata kimmy berkaca kaca. ia segera menghadap ke jendela dan tak bersuara lagi. cio sempat melirik mata itu
akhirnya mereka diam sampai di tujuan. pengawal membawa turun koper dan bawaan mereka dari bagasi mobil masuk ke dalam villa mewah itu.
kimmy masuk ke kamar , menyediakan pakaian suaminya. membuat minuman untuk suaminya dan membersihkan diri. lalu keluar memeriksa kulkas ternyata kosong
"selama disini kita makan diluar menikmati kuliner disini"
"Hmmm" jawab kimmy dingin lalu kembali kekamar. memasang laptop memeriksa pekerjaannya
***
jam 19:30
cuaca semakin dingin "Kita makan malam" ajak cio datar. ia sudah rapi dengan pakaian santainya karena baru selesai mandi
Kimmy menyimpan laptop dan mengambil handbag kecilnya dan keluar kamar. cio mengikutinya dari belakang
"Mau makan apa?" tanya cio "Terserah" jawab kimmy. cio membawa kimmy makan di rumah makan yang menjual sop iga sapi. mereka makan dengan tenang.
__ADS_1
"Mau kemana lagi?" tanya cio. "ke villa saja" jawab kimmy singkat . ia memeriksa email dari ipadnya . cio sesekali meliriknya
sampai villa kimmy langsung menyiapkan piyamanya dan piyama suaminya. membuat dua gelas teh hangat dan dua botol air mineral. diletakkannya dimeja kamar.
kimmy mulai mengambil laptop "Temani aku" perintah cio. kimmy langsung mengganti piyama dan berbaring disamping cio tanpa kata kata , ia memejamkan mata karena cuaca dingin. mendukung untuk tidur nyenyak
cio memeluknya dari belakang karena kimmy memunggunginya , cio mulai gerayangan mau mengajak istrinya olah raga, tapi istrinya diam saja tak bereaksi. cio menghentikan aksinya dan menarik selimut menutupi tubuh istrinya sampai ke leher dan memeluknya
"Maafkan aku membentakmu" bisik cio.
kimmy hanya diam dan memejamkan mata tanpa menanggapi ucapan cio. bukan sekali ini cio membentaknya. ia ingin segera mengakhiri kontraknya dan pergi jauh karena hatinya tak nyaman bersama cio
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
jam 05:00
Kimmy bangun menyiapkan pakaiannya, pakaian suaminya, membuat kopi buat suaminya. lalu ke kamar mandi berendam dengan air hangat
setelah mandi ia mengenakan outfit yang sangat cantik. celana panjang jeans biru muda, sweater pink muda, topi rajut korea pink muda yang menutupi telinganya. sebuah tas selempang kecil dari brand terkenal berisi dompet dan ponselnya tersandang di bahunya. ia memakai sepatu boat modern sampai ke betis.
kimmy keluar kamar menuju luar villa. ia berniat mencari sarapan dengan jalan kaki , ia mengenal lokasi ini dengan baik karena villa keluarganya juga ada di lokasi ini dan sejak kecil ia sering liburan disini
Saat menemukan rumah makan penjual sarapan, kimmy duduk memesan nasi sup buntut goreng. di cuaca dingin begini sungguh pas menunya.
"Lily" sapa seorang pria tampan berwajah blasteran
"alan kau disini juga? dengan siapa?" tanya kimmy
"Aku duduk disini ya, meja lain penuh" kimmy mengangguk
keduanya makan dengan tenang, usai makan mereka kembali berbincang
"Kenapa tiba tiba meninggalkanku pulang ke Indo" tanya Alan , ia menatap kimmy intens
"Aku diminta orangtuaku pulang dan menikah dengan pria yang dijodohkan denganku" jawab kimmy sendu
"Kamu tak bahagia?" tanya Alan sedih "Aku baik baik saja" airmata kimmy menetes kembali mengingat bentakan cio kemarin, Alan memeluknya, mengambil tissue dan menyeka air mata kimmy
"Kembalilah ke London, semua akan baik baik saja" bisik Alan.
"Enam bulan lagi aku akan kembali, aku selesaikan kontrakku disini dulu" jawab kimmy setelah agak tenang
"Baiklah, jaga dirimu baik baik, aku menantimu kembali, ayo ku antar kembali ke villa suamimu, ia pasti menunggu" ajak alan
***
mereka berjalan menuju ke villa, alan merangkul bahunya. sampai depan vila lucio dan enam pengawal berada di depan mereka
"Dia suamiku Lucio Vitto Geraldo" bisik kimmy
"Hajar dia" perintah cio. enam pengawal menyerang alan. alan mengalahkan mereka dalam waktu 20 menit. kimmy dan cio menonton dengan dingin
__ADS_1
"kamu boleh juga" ejek cio. ia maju dan bertarung dengan alan, satu menit, alan sudah terhempas memuntahkan darah segar.
ketika cio mau mengangkat kakinya. kimmy menendang kaki cio. kimmy menyerang cio supaya tak memukuli alan lagi, cio hanya mengelak. dalam 30 detik cio mengunci mengangkat tubuhnya seperti karung beras dibahunya menuju kekamar mereka
alan berdiri dan kembali ke villanya sendiri, ia penasaran dengan cio. saat di cosa ia adalah pasukan terbaik cosa . setelah mengundurkan diri untuk menjaga pujaan hatinya. ia tak tau perkembangan cosa lagi
"Beraninya kau menghalangiku hum" ucap cio sambil menyeringai, ia meletakkan tubuh kimmy perlahan di kasur karena ia tak mau menyakiti istrinya
"Apa maumu" tanya kimmy dingin, ia bergerak mundur tapi cio menarik kakinya
"Mengajari istri agar tidak disentuh pria lain"
"Dia asistenku, apa kau gila?" tanya kimmy. emosinya memang sangat terlatih dan terkendali
"Bagaimana kau memiliki asisten dari gank mafia?" tanya cio sambil tersenyum. tapi senyumnya mengerikan
"Aku tak tau dia mafia, aku hanya tau dia asistenku"
"siapa mengajarimu berkelahi melawan suamimu?" bisik cio yang sudah diatas tubuh kimmy
"Menyingkirlah, aku tak mau" tolak kimmy mendorong tubuh cio yang sedang menggigit lehernya. "menyingkir atau aku akan memukulmu" karena cio bahkan tak bergeming, tubuhnya seperti batu
"Kenapa menolakku?" bisik cio sambil menyusu
"susah cio, agh sudah"
bukan cio namanya kalau bisa di tolak. kecuali ia sendiri yang mau berhenti . dan akhirnya mereka melewati pertarungan panas itu selama dua jam
"dasar singa buas" umpat kimmy , badannya serasa mau remuk
"kenapa masih ngomel? biasa menurut artikel, cewe belum puas akan mengomel" ledek cio. kimmy langsung ke kamar mandi membersihkan diri
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
Dua bulan pernikahan mereka
sejak perkelahian dengan alan, hubungan kimmy dan cio merenggang, kimmy lebih banyak diam dan bersikap dingin bahkan terus menghindarinya.
"Besok malam ada undangan pernikahan jam enam malam" ucap cio
"Besok aku ada jadwal tindakan" kimmy langsung keluar kamar membawa laptopnya, cio menahan lengannya
"Kamu kenapa?" tanya cio dingin "tak ada" kimmy menepis tangannya tapi cio malah menariknya ke sofa
kimmy menghembuskan nafas kasar lalu menatap suaminya yang sedang menatapnya tajam
"Apa maumu?" tanya cio "sejak aku menghajar alan, kau terus bersikap dingin padaku hah?"
kimmy hanya diam saja , baginya diam adalah emas. cio mengecup bibir mungil itu, tapi tak ada balasan. cio akhirnya melepasnya dan keluar sambil membanting pintu kamar
****
__ADS_1