Lucio Pengacara Arogant Dan Dokter Kimmy

Lucio Pengacara Arogant Dan Dokter Kimmy
Bab 24 - sakitnya triplet


__ADS_3

"Aku memberi kalian waktu satu minggu untuk membereskan masalah putraku dengan menantuku, kalau sampai tidak selesai, maka aku akan memakai caraku menyelesaikannya" Tegas Alexa


Damian dan Jeniffer menyeka keringat dingin di pelipis mereka, mereka akhirnya sadar berbesan dengan orang terkaya di dunia, selain itu besannya sangat mengutamakan kebahagiaan anak mereka


"Dan untuk putri kalian zaza, ku harap kalian bisa segera memberinya peringatan agar menjauh dari rumah tangga putraku, atau kalian akan tau akibatnya" tegas alex.


Damian dan Jeniffer keluar ruangan menemui zaza dengan amarah luar biasa. Terlihat Albert, Aston dan istri mereka duduk di sofa berbincang dengan ceria, mereka belum tau apa yang terjadi


"Vero, Cintia bisakah kalian keluar mencari makan malam sebentar, ada yang mau papa mama bicarakan dengan Albert dan Aston" pinta Damian pada dua menantunya, mereka mengangguk dan segera keluar


Damian menceritakan semua perbuatan zaza selama ini, menceritakan kejadian hari ini, menceritakan tentang nicho, menceritakan tentang cio dan kimmy. Termasuk identitas keluarga Cio yang sebenarnya. Albert dan Aston marah sekali juga terkejut luar biasa


"Bagaimana bisa zaza melalukan hal tercela seperti itu, sekarang bagaimana? hidup kita akan hancur dalam sekejab mata"


zaza juga mendengar semua ucapan mereka dari brankarnya "sejak awal lucio milikku, kalian mengambilnya dariku" teriaknya dari brankarnya


"Mereka akan membuatmu menderita kalau kau tak membereskan masalah ini dengan kimmy, anakmu akan sengsara setelah ini dan tak dapat mengangkat kepalanya menghadapi dunia" kata damian tegas


"Katakan siapa ayah dari anak ini?" tanya jeniffer "Lucio" jawab zaza


"Apa kau gila? hasil test DNA sudah keluar , ini bukan anak lucio dan nicho, Kau tau siapa orangtua Lucio? mereka orang terkaya nomor satu dan dua dunia, mereka akan menyiksamu jika kau tak membereskan masalah adikmu yang sedang kabur karena ulahmu"


zaza langsung pucat seketika lalu ia tertawa "Bukankah bagus kimmy kabur, aku akan memiliki lucio dan menjadi menantu orang terkaya dunia, itu lebih baik daripada menjadi putri tak dianggap oleh orangtua sendiri"


"kau sudah salah fatal zaza, sebentar lagi keluarga lucio akan menghancurkan hidupmu, mereka begitu menyayangi kimmy, bila kau tak membereskan masalahmu, maka seluruh media akan mengenalmu , kau akan berakhir di BUI, anakmu akan kehilangan kasih sayang orang tuanya, apa kau mau berakhir di penjara"


zaza langsung sadar, yang ia hadapi tak mudah, dia segera menelpon seseorang "nathan nathan, anak kembarmu sudah lahir, aku di RS ATN"


"Apa kau gila? anak siapa yang kau maksud ha?" bentak nathan "Siapa honey, jangan marah, aku akan memuaskanmu" ada suara seorang wanita disamping nathan "agh"


"Sudah jangan ganggu aku" nathan memutuskan sambungan ponselnya


Zaza tak menyerah, ia menelpon mantan mertuanya "Papi ini zaza, aku sudah melahirkan anak kembar nathan dan sekarang di ATN hospital, kalau kalian tak mengakuinya silahkan test DNA, bila masih tak mengakuinya aku akan membawa mereka pergi" zaza menutup sambungan ponselnya


Damian dan jeniffer menatap zaza datar "kenapa hidupmu banyak sekali masalah?" tanya albert


"Kau harus segera membereskan masalah kimmy atau kau akan menyesal" ancam aston lagi


zaza hanya diam tak bersuara . ada rasa sesal dihati damian dan jeniffer sudah mengabaikan putri mereka selama ini akibat paham kolot mereka, mereka tau semua ini bermula dari kesalahan mereka


***


"Cio kita ke apartemen kimmy" ajak harvey


"No, kimmy sedang marah dan mengancam bunuh diri jika cio menemuinya, sebaiknya kita menemuinya, cio pulang menenangkan diri dulu, jangan frustasi agar bisa membereskan masalah dengan istrimu"


akhirnya alex membawa alexa, luca dan harvey menemui kimmy dan bayinya, malang benar bayinya baru lahir sudah berpisah dengan ayahnya, arshela bahkan terus menangis , mungkin merindukan ayahnya

__ADS_1


setelah menjelaskan semuanya pada kimmy dan melampirkan bukti , alexa menasehati agar kimmy bisa mempercayai cio, ia tak memiliki masa lalu dengan wanita manapun. ia harus menjadi wanita pintar yang mengutamakan kebahagiaan anaknya dengan menjaga keutuhan rumah tangganya


"Kimmy akan memikirkannya mom"


"Lihatlah baby shela terus menangis mencari ayahnya, apa kau tak kasihan nak?" tanya lexa lembut, hati kimmy serasa di hujam belati memdengar tangisan shela


harvey menelpon cio dan memasang speaker didepan shela, membiarkan cio bicara dengan shela melalui panggilan video


"anak papi rindu papi ya ? jangan menangis sayang, papi mencintaimu nak" ajaib shela segera diam, malah cio yang menangis. cio bahkan bernyanyi buat putrinya sampai putrinya tertidur. alexa menangis melihat keadaan anak dan cucunya itu


akhirnya lexa dan keluarganya pulang, memberi ruang waktu berpikir pada kimmy secara dewasa.


"anak anak dekat dengan papi mereka, kau tak bisa menghukum cio dengan mengorbankan anakmu nak" pesan lexa sambil mengusap kepala kimmy, kimmy hanya mengangguk


****


tengah malam arshela kembali menangis, badannya demam tinggi, perawat melaporkan pada kimmy. kimmy segera membawanya ke rumah sakit, perawat diam diam memberitau cio keadaan arshela. cio mengajak alexa dan alex ke rumah sakit karena ia yakin orangtuanya lebih paham keadaan bayi. sasa ikut mendampingi cio


tiba di rumah sakit, arshela malah kejang, kimmy berteriak histeris seperti kesetanan, dokter anak segera menangani baby arshela dan mengusir kimmy yang terus histeris keluar IGD.


Cio dan keluarganya berlari ke IGD "Honey bagaimana shela?" tanya cio begitu tiba, kimmy hanya menangis histeris.


sasa langsung masuk ke IGD dan menanyakan keadaan shela


"Bagaimana keponakan saya dokter?" tanya sasa, dokter terkejut,


"terima kasih dokter" ucap sasa tulus lalu memanggil cio. cio segera menggendong, memeluk dan menciumi putrinya sambil menangis,


baby shela seakan paham kehadiran ayahnya ia pun terbangun dan tersenyum pada ayahnya. sasa meneteskan airmatanya melihat keduanya


"Dokter menyarankan di rawat inap" kata sasa


"tidak, aku tak mau alat kesehatan menusuk di tubuh shela, aku tak mau ia kesakitan" tolak cio


sasa memanggil keluarganya masuk dan menjelaskan keadaan baby arshela


"Cio biarkan anakmu di rawat inap, sampai demamnya stabil" nasehat alexa lembut


"No mom, aku tak mau shela kesakitan dengan peralatan medis, ia terlalu kecil mom" tolak cio masih memeluk putrinya. keluarganya sangat kasihan pada cio dan shela


"Baiklah dad akan meminta dua perawat mendampingi shela selama seminggu" putus alex melihat putranya yang keras kepala. cio mengangguk


Drrrttt Drrrttt


ponsel cio berdering


"Halo "

__ADS_1


"....."


"Aku kesana sekarang. kalian bersiaplah"


"...."


"siapkan susu dan keperluan mereka, aku segera tiba"


cio memutuskan sambungan lalu mau keluar ruangan IGD


"Mau kemana?" tanya alexa


"Putra cio demam keduanya mom, cio mau memjemput mereka" kimmy langsung lemas


"Tapi kau tak bisa membawa putrimu seperti ini nak, serahkan shela pada mom, kamu jemput putramu kesini" cio menolak berpisah dengan shela


"Dad dan sasa akan menjemput putramu, kamu disini dengan mom ya" ucap alex pelan, ia tau putranya sedang mode tak bisa diganggu gugat. cio mengangguk


"Siapkan perawatan untuk putraku, mereka segera tiba" perintah cio pada dokter anak didepannya. dokter mengangguk


Cio merebahkan arshela di brankar dan duduk disampingnya menatap putrinya dengan sedih. "Tuan Muda, Nona Kecil harus minum susu, ijinkan aku menggendongnya sebentar"


"Berikan susunya, aku yang akan memberinya susu" tolak cio, ia mengangguk dan menyerahkan susu pada cio. tapi arshela tak mau meminum susunya dan memuntahkannya .


"Dokter periksa putriku dokter, ia muntah" cio memohon pada dokter itu


"Tuan muda, letakkan putri anda di brankar supaya saya bisa bekerja" pinta dokter itu pelan . kimmy hanya membeku menatap mereka tak bisa berbuat apa apa


Alex tiba membawa dua perawat cucunya beserta cucunya dan perawat meletakkan achilo , arshelo di brankar. dokter segera memeriksa mereka


"Sebaiknya mereka di rawat dulu nona besar"


"Lakukan yang terbaik" kata sasa


"Tidak kak" tolak cio


"Diam atau aku akan memukulmu disini, anakmu sakit butuh dirawat" bentak sasa galak. cio langsung diam


tiga bayi kembar segera dipindahkan ke ruang rawat inap. situasi mulai tenang


"Kamu pulanglah, aku akan menjaga anak anak" usir kimmy pada cio ,


cio menatapnya dengan sedih. ia tau tak berguna bersikeras dengan istrinya karena akan memperburuk keadaan


"kimmy.. apakah kau mau membiarkan putriku yang sedang sakit berpisah dengan ayahnya?" tanya cio pelan


__ADS_1


__ADS_2