
Hallo readers happy reading:*
Wilda POV
Tadi saat alex datang ia terlihat terburu-buru bahkan saat mommy nya bertanya ia tidak menjawabnya. Aku menyusulnya ke kamar dannnn
"Aaaaaa" DAMN dia sedang memilih pakaian dengan telanjang. Oh astaga aku langsung memalingkan tubuhnu saat ia berjalan kearahku dan tiba-tiba menutup mulutku
"Heyy bby diamlah"
"Kau astaga, kau ini. Kenapa kau telanjang seperti ini"
"Aku baru selesai mandi dan akan berganti pakaian tapi sepertinya setelah ini aku akan mandi lagi"
"Aa-apa maksudmu"
"Sungguh kau tidak mengerti bby?" Dia mulai mendekat padaku dan akupun sontak langsung mundur menghindari nya, tapi tiba-tiba aku sudah berada diantara Alex dan tembok. Aku tidak akan bisa lari lagii bagaimana ini. Aku sudah tidak bisa berbicara, dia susah mengangkat tanganku dan menempelkan bibirnya di bibirku dia hampir ********** tetapi suara telfon mengganggunya, dia menerima panggilan dan akupun langsung masuk kekamar mandi.
20 menit kemudian aku keluar dan tidak melihatnya, aku lega dan menuju ruang tamu menemui mommy nya
Wilda POV end
***
Author POV
Alex sudah sampai di basecamp ia melewati anak buahnya yang menunduk padanya, dia memakai hoodie sobek-sobek. Dia memang tidak memakai pakaian formal saat pergi ke basecamp agar tidak ada yg mengenali nya, bahkan mobil untuk pergi ke kantor dan pergi ke basecamp juga berbeda
(pict menyusul, jaringan error)
Ia mendatangi pelaku penyerangan nya dijalan beberapa jam yang lalu, tapi ia lihat deviz sedang asyik memotongi jari mereka.
__ADS_1
"Deviz" deviz pun menoleh dan menghentikan aksinya
"Eh hallo bos apa kau ingin bermain dengan mereka juga?"
"Tidak, aku sedang lelah aku hanya ingin kau segera memasukkan mereka kekandang peliharaan ku"
"Baiklah jika itu maumu"
"Oh ya, dimana nick"
"Dia tadi bilang sedang beristirahat karna sangat lelah, aku akan membangunkan nya sekarang"
"Ah tidak usah, aku akan segera pergi karna orangtua ku sedang ada dirumah bersama istriku, aku tidak ingin mereka menunggu"
"Baiklah"
Alex segera melangkahkan kakinya keluar dan kembali ke rumah ia memang ingin segera menuntaskan apa yang tertunda tadi.
Dia sedang merencanakan sesuatu untuk memisahkan alex dan wilda. Ia berharap rencana yang akan dijalankan besok dengan wanita itu akan berjalan dengan lancar dan wilda akan pergi dari hidup alex
****
Alex sudah sampai dirumahnya dan ternyata orang tuanya sudah pulang, ia bersorak gembira karna ia bisa langsung menuntaskan nya.
"Bby where are you"
"Alex apa itu kau?" Terdengar suara wilda dari kamar mandinya, alex juga mendengar suara shower yang terus mengalir
"Yaa ini aku, alex. Sedang apa kau"
"Ah aku sedang mandi" Alex berfikir istrinya baru saja mandi sebelum orang tua nya datang tetapi kenapa ia mandi lagi sekarang?
__ADS_1
Ia pun mencoba mencari tau dan ia ingat ada satu lubang kecil ditembok dibalik foto yang menempel, dan itu akan langsung terlihat kamar mandinya, ia pun mengambil foto yang ada dan langsung mengintip istrinya, ia berfikir wilda adalah istrinya sendiri jadi siapa yang akan melarang ia jika ingin melihat wilda mandi secara diam-diam?
Dia langsung mengintip dan kaget, ia melihat wilda tengah menempelkan shower ke vgna nya dan tangannya yang satu tengah meremas bukit kembar nya sendiri. Ia sungguh tidak menyangka wilda melakukan itu meskipun ia sudah memiliki suami. Ia terus melihat wilda dan saat itu ia melihat wilda tengah menutup mulutnya dan tubuhnya mengejang hebat, ternyata ia sudah mencapai klimaks nya dan saar ia keluar alex berfikir akan mengajaknya melakukannya langsung daripada dengan shower.
Beberapa menit kemudian
Wilda keluar dari kamar mandi dan alex sudah berada di sofa dengan telanjang dada. Ia merasa gerah melihat wilda begitu keenakan meskipun hanya dengan shower. Wilda langsung menuju tempat tidur karna sednag ingin tidur siang tetapi alex menghampirinya ikut tidur dan memeluknya dari belakang.
"Ah alex lepaskan, aku ingin tidur"
Alex tudak menjawab sedangkan tangannya sudah bergerak kemana-mana, wilda juga merasa lehernya tengah dilum*t oleh alex. Wilda mencoba menolak, ia mencoba bangun tetapi tidak biaa karna tangan alex tengah memeluknya dan satunya lagi meremas san memainkan bukit kembarnya dari luar bajunya.
"Ah alex kumohon aku sedang tidak ingin"
Alex menghentikan aktivitas nya lalu
"Sungguh kau tidak ingin?"
"Ya aku tidak ingin"
"Lalu apa yang kau lakukan dikamar mandi dengan shower itu hem?"
"Aa-apa maksudmu" Wilda gugup dan malu karna alex mengetahui apa yang ia lakukan di dalam kamar mandi
****
Next?
Maaf jika trlalu vulgar:*
see you bby
__ADS_1