MAFIA AND BABYGIRL

MAFIA AND BABYGIRL
grandma


__ADS_3

saat ini alex dan wilda sudah berada di restoran tsb, alex memesan semua makanan yang ada direstoran itu dan al hasil mereka pun menambah 2 meja untuk di gabung di meja alex karna banyak nya makanan yg dipesan.


"alex kenapa kau memesan sebanyak ini?"


"emm tidak apa-apa aku hanya ingin memesan nya saja"


"kalau begitu aku akan mengajak nick dan para anak buahmu untuk makan bersama kita"


"eh jangan bby, mereka pasti akan ku suruh memakan ini jika kau sudah selesai. tapi jangan mengajak mereka makan sekarang"


wilda tidak peduli ia pun berdiri menoleh pada nick yang berada agak jauh dibelakang alex dengan menunduk lalu ia berbicara


"nick dan kalian semua, kalian bisa bergabung bersama kami makan sekarang" tapi nick dan para anak buah alex hnya diam tidak menuruti perintah wilda, wilda yang mengerti kalau mereka hanya akan menuruti alex pun memelotot i alex


alex pun angkat bicara


"perintah dari nona wilda sama penting nya seperti perintah ku jangan pernah berani menolak nya atau kepala kalian akan hilang" para anak buah pun langsung dengan cepat mengambil tempat duduk dan duduk memutar bersama alex dan wilda tapi tiba-tiba alex berdiri dan berbicara lagi.


"tunggu! jangan ada yang duduk" Alex berjalan menuju ke arah wilda lalu diduk dikursi sebelah Wilda


"tidak boleh ada yang dekat-dekat dengan wanita ku, kalian agak kesana sedikit"


nick dan anak buah nya tertawa melihat alex yang seperti anak kecil itu. sudah lama sekali nick ridak melihat alex sebahagia ini


"sudah duduk lah" ucap wilda


"baik nona" ucap mereka serentak


selesai makan mereka menuju ke sebuah tempat yang tidak wilda ketahui, tanpa ada yang tau kalau mereka sedang diikuti dari tadi oleh anak buah lucas mereka memata-matai alex atas suruhan lucas, lucas sudah tidak sabar ingin menunjukkan bukti pengkhianatan alex tapi ia menunggu waktu yang tepat untuk itu, ia merasa wilda masih sakit jadi tidak ingin menyakiti nya lagi.


alex dan wilda sampai di sebuah bangunan mewah dengan pagar tembok tinggi


"alex kita dimana?"


"oh inii rumah peninggalan kakek, ini rumah keluarga besarr bukan hanya keluargaku tapi kakek memberikan tanggung jawab mengurus rumah ini pada ku dan aku memutuskan keluarga besar bisa datang kesini hanya saat peringatan kematian kakek"


"kenapa?"


"jika ku biarkan mereka semua datang entah bagaimana jadi nya rumah ini, pasti akan berubah karna mereka dari dulu ingin merenovasi rumah ini seperti rumah modern sekarang"


"biarkan saja, rumah ini pasti akan sangat indah jika direnovasi lagi"


"ohh tentu tidak bisa aku tidak akan membiarkan nya, disini aku memiliki banyak kenangan bersama kakek jadi aku tidak bisa menghapus semua kenangan itu"


"kau begitu menyayangi kakek mu?"


"ya" singkat alex karna ia tidak ingin mengingat kakek nya dan terlihat rapuh di depan wilda tapi wilda tau paasti berat untuk alex menceritakan hal ini karna ia melihat mata alex sudah berkaca-kaca ia pun langsung memeluk alex erat


"kau bisa menceritakan semua pada ku, aku pasti akan menjadi pendengar yang baik. kau tidak perlu memendam semua yang ada di fikiran mu sendiri, kita ini suami istri bukan? suami istri harus saling berbagi fikiran"


"tentu saja bby"


"lalu kenapa kau mengajakku kesini? aku ingin kau tau semua tentang ku, jadi aku mengajak mu ke sini"

__ADS_1


alex lalu menepuk tangannya satu kali dan gerbang itupun dibuka oleh seseorang


"thanks paman"


sedangkan yang membuka pintu menunduk lalu berucap


"selamat datang tuan muda, nenek menunggu mu di dalam"


"baik paman"


alex pun menuju ke pintu masuk, bahkan dirumah itu jika mau bisa membawa mobil untuk masuk kedalam rumah xixi


bayangkan betapa besar rumah bak istana itu. alex dan wilda pun keluar dari mobil dan menuju ruangan di ujung rumah ini


"emm lex, nenek?" wilda bertanya soal nenek


"oh iya nenekku memang masih hidup, tapi dia tidak pernah keluar dari rumah ini sekalipun mengunjungi mom dad atau uncle"


"kau jahad sekali"


"hiss kau ini, bukan aku yang jahad tapi nenek. ia tidak bisa di biarkan di luar atau dia akan membunuh orang-orang yang ia rasa tidak baik"


"aa-apa"


"she is a psychopath"


"what?"


"Um, I don't know"


"tidak perlu takut aku akan mengenalkan nya pada mu dan kau pasti akan ku jaga"


"hm"


alex terus berjalan bersama wilda akhirnya ia masuk ke sebuah kamar, wilda memeluk tangan alex karna takut. disana banyak sekali hewan yang sudah diawetkan.


"grandma" panggil alex ketika ia tidak menemukan orang yang di cari nya di sana, seorang pelayan mendatangi alex


"tuan muda, nyonya besar sedang di ruang bawah tanah."


"apa grandma melakukannya lagi?"


"selama 3 bulan tuan muda tidak datang sudah ada 6 korban, dan semuanya pelayan disini"


"astaga panggil grandma suruh kesini"


"sa-say tidak berani mengganggu grandma tuan muda"


"bilang saja jika aku ada di sini, dia tidak akan melukaimu"


"ba-baik tuan muda"


pelayan itu pergi sedangkan wilda tidak mengerti apa yang di bicarakan alex, maksut nya korban?

__ADS_1


"sayang kau tidak perlu takut, grandma tidak akan berani melukai siapapun termasuk dirimu jika aku ada di sini"


"ta-tapi alex, a aku ingin pulang saja. aku takut"


"tenang saja"


beberapa menit kemudian seorang wanita yang terlihat sudah berumur sekitar 65-70 tetapi masih bugar dan awet muda masuk ke dalam kamar



"hello grandma how are you?"


"I'm very fine baby, who are you with? who is he?"


"oh perkenalkan grandma she is my wife, Wilda"


"ha-hai grandma" ucap wilda dengan gugup


"hai sayang, nice to meet you. kau sangat manis"


"thank you grandma"


"emmm alex kapan kau menikah" tanya grandma pada alex


"dua bulan yang lalu grandma"


"kau tidak memberitahu ku?"


"kejadian nya sangat cepat grandma bahkan waktu itu kami tidak melakukan perayaan"


"why? kau menghamili nya dulu?" bisik grandma pada alex


"astaga grandma no grandma no! ada masalah yang menbuat ku harus menikahi nya"


"tapi kalian terlihat sangat cocok"


"tentu saja. oh iya grandma apa grandma sudah menyiapkan yang aku bilang di telfon kemarin?" bisik alex


"oh iya sudah, naik saja ke atas. aku sudah menyiapkan semua nya"


"oke"


"sayang ayo ikut aku" ucap alex pada wilda


"kemana?"


"ikut saja"


"oke oke baiklah"


NEXT?


MAAF YA GUYS TELAT BEBERAPA HARI KARNA EMANG GAADA KUOTA BARU BELI TADIII MAAF YA GUYS

__ADS_1


__ADS_2