
Hallo readers happy reading:*
***
"boss"
"dimana pelac*r itu"
"ashley sudah melarikan diri ke swiss boss"
"bastard!"
"maafkan kami"
"beberapa dari kalian pergilah menyusul dia memakai pesawat pribadi ku, sedangkan yang lain tetap mencari wilda"
"baik bos"
_
Alex sangat gelisah karna tudak menemukan wilda, ia sudah berputar-putar diseluruh kota tetapi ia tidak menemukan yang ia cari. Ia ingin mencoba menelfon wilda lagi tapi handphone nya tidak ada di sakunya, ia mencari-cari dan ingat ia meninggalkan handphone nya di mobil
Alex pun mengambilnya lalu kembali kedalam basecamp, ia melihat banyak sekali panggilan tidak terjawab dari pak husain
"Kenapa ayah mertua menelfon ku sebanyak ini? Apa dia sudah menemukan wilda"
Alex pun mencoba menghubungi pak husain dan panggilan tersambung
"Hallo ay-" belum sempat alex meneruskan ucapannya pak Husain terdengar marah
"KAU HARUS MENEMUKAN PUTRIKU, KAU YANG MEMBUATNYA PERGI MAKA KAU JUGA YANG HARUS MENCARINYA DAN MENJAMIN KESELAMATAN NYA! AKU TIDAK AKAN MEMAAFKAN MU JIKA PUTRIKU MENGALAMI SAKIT SEDIKIT PUN"
"Aa-ayah"
" JIKA KAU MEMANG BERNIAT INGIN MENYAKITI NYA KARNA MEMBERI KU PINJAMAN MAKA AKU AKAN MENGEMBALIKAN PINJAMAN MU SEKARANG JUGA"
Panggilan terputus
"Astagaaa apalagi inii"
'Kamu dimana wilda, taukah kau apa yg terjadi ketika kamu pergi' batin alex
Sementara itu wildaa sedang duduk di sofa yg ada dikamar sambil membaca buku, sebenarnya ia sangat bosan dan ingin sudah minta handphone nya, tetapi lucas tidak memberikan handphone agar ia tidak menelfon alex.
Seorang pelayan mengetuk pintu dan terdengar suaranya
__ADS_1
"Nona tuan LU meminta agar anda segera bersiap dan membuka kotak yg ada di lemari, anda ditunggu tuan di halaman"
"Hemm katakan pada tuanmu aku tidak ingin menemuinya"
"Tapi nona-"
"Turuti saja dan pergilah"
"Baik nona"
Pelayan itu terdengar meninggalkan tempatnya, wilda memang masih kesal kpd lucas karna ia tidak mau memberikan handphone nya sendiri, tapi ia ingin tau isi kotak yang ada di lemari. Wilda pun bangkit menuju lemari lalu menemukan sebuah kotak dengan setangkai bunga mawar dan kertas kecil yg digulung dan diikat dengan pita
"Hemm pria yang romantis" ucap wilda sambil tersenyum mendapati kotak yg diberikan lucas padanya.
Wilda membuka kotak itu dan melihat sebuah dress berwarna hitam polos selutut, ia melihat dress itu lalu mencobanya dan ia merasa dress itu sangat cocok untuknya, karna merasa senang ia pun pergi menemui lucas untuk mengucapkan terimakasih
Saat berada didepan kamar ia melihat banyak bodyguard disana, salah satu bodyguard mendatanginya dan bertanya
"Nona anda perlu sesuatu?"
"Emm tidak, dimana halaman rumah ini? Alex memintaku untuk menyusulnya kesana"
"Biar saya antar saja nona"
"Hmm"
"Kami permisi dulu nona"
Wilda hanya mengangguk, lalu ia mendekati alex. Saat ia masih dibelakangnya alex susah berbicara
"Kau datang wilda? Kukira kau tidak akan datang"
"Bagaimana kau tau aku sudah ada disini"
"Aku mencium parfum mu"
"Hemm, terimakasih"
"Untuk apa?"
"Dress nya"
"Sangat pas untukmu"
__ADS_1
"Iya, lalu kenapa kau menyuruhku kesini"
"Aku ingin membicarakan hal serius denganmu"
"Apa"
"Aku tau kau tidak bahagia dngn alex dan sekarang kau dihadapkan dengan kenyataan pahit bahwa ashley adalah kekasihnya dan tengah mengandung anaknya"
"Hmm"
"Hiduplah denganku wilda, akan kubahagiakan kau semampuku, kita akan pergi dari negara ini. Kita akan memulai hidup baru di negara baru"
"Mana mungkin wanita yang sudah bersuami dibolehkan menikah lagi?"
"Kita tidak perlu menikah jika kau tak menginginkannya, yang penting hidup bersama sudah cukup bukan?"
Wilda memang saat ini sudah tidak memiliki kepercayaan terhadap alex dan kini ia diberikan pilihan untuk memulai hidupnya yg baru lagi, dia sangat berfikir memang benar apa yang dikatakan lucas bahwa ia tidak bahagia dengan alex meskipun mereka sudah pernah 2× berkeringat bersama tetapi ia tetap merasa alex tidak pernah mencintainya
Wilda jadi ingin memang tujuan awal pernikahan nya dengan alex adalah agar bisa berhubungan secara leluasa tetapi tidak ia sadari ia sendiri yg mulai mencintai alex
"Maka sebelum aku terlalu mencintainya aku akan membuka hati untuk lucas"
"lebih baik hidup dengan orang yang mencintai kita daripada hidup dengan orang yg kita cintai saja"
batin wilda:"
wilda kembali menemui lucas
"siapkan keberangkatan kita ke Turki"
lucas yang sebelumnya tidak paham, sekarang ia mengerti dan balik bertanya
"kenapa cepat sekali"
"aku ingin segera memulai hidup yang baru"
lucas langsung berdiri dan memeluknya
"terima kasih wilda terimakasih"
tiba-tiba lucas berjongkok ia mengeluarkan kotak merah lalu membukanya,
sebuah kalung berhiaskan diamond mahal
"apa ini"..
__ADS_1
****
next?