MAFIA AND BABYGIRL

MAFIA AND BABYGIRL
MEMBUKA HATI


__ADS_3

Alex menuju rumah pak husain, ia pikir mungkin Wilda akan oergi kerumah ayahnya karna masalah ini, tetapi hasilnya nihil, wilda sama sekali tidak pulang kerumah orang tuanya


"Siang ayah mertua"


"Ya adaapa nak alex"


"Ah ayah aku ingin bertanya, apakah wilda ada dirumah ini?"


"Tidak? Apa kalian ada masalah"


"Ah tidak usah difikirkan ayah, permasalahan itu biasa bukan untuk suatu hubungan"


"Ya kau benar, tapi tolong kau jaga putriku"


"Tentu, aku akan pergi dulu. Masih ada urusan"


"Ya baiklah"


***


Di sisi lain, deviz sedang memerintahkan anak buahnya untuk mencari nyonya muda,


DEVIZ POV


Aku sedang mengisi perutku di markas bersama temen-temen tapi tiba-tiba telfonku berdering


"Siapa nih yg nelpon" ucapku sambil mengambil telfon di meja


"Eh bos"


Aku langsung mengangkat panggilan saat mengetahui bahwa bos alex yang menelfon ku


"halo"


"ada apa bos"


"kerahkan anak buah untuk mencari keberadaan istri ku, dalam 2 jam harus ketemu!"


"memangnya ada masalah apa"


"kau tidak perlu tau apa masalahnya, cepat lakukan saja tugasmu"


"ya baiklah"


Panggilan pun terputus.


Aku langsung memerintahkan anak buah pilihanku untuk mencari keberadaan istri bos.


DEVIZ POV END


****


Sementara itu, wilda saat ini sedang menangis di apartemen


"Wildaa, udah dong. Lu jangan nangis terus, kita jalan-jalan aja yuk biar ga stres"


"Gue mau tidur"


"Makan dulu yuk, lu kan belum makan"


"Lu makan aja, gue ga laper jess"


"Yaudahlah gue mau balik kekantor dulu"

__ADS_1


"Hemm"


Jessy, sahabat wilda pun kembali ke kantornya meninggalkan wilda yang masih terisak di apartemennya


-


Sedangkan alex saat ini masih berputar-putar mencari keberadaan istrinya


"Ah shit kamu dimana sayang"


Sesekali dia mencoba menelfon wilda tetapi handphone nya mati


"DAMN!" alex kesal karna tidak bisa menemukan istrinya


Lucas sudah tau info tentang hilangnya istri alex, ia ikut mencari keberadaan wilda karna ingin menculiknya


Dan


Tepat saat lucas berhenti di sebuah minimarket, ia juga melihat seorang wanita yang masuk keluar minimarket tersebut, ia pun mengikuti wanita tersebut dengan mobilnya dan saat melewati tempat sepi, lucas segera memerintahkan anak buahnya untuk membawa wanita itu.


"Cepat kalian bawa wanita itu kedalam mobil, dia istri alex"


"Baik bos"


Mereka segera turun dari mobil lelu membius wilda dan memasukkannya kedalam mobil


"Kerja bagus"


Mereka saling pandang dan tersentum penuh kemenangan.


Wilda dibawah ke sebuah apartemen milik lucas, tidak ada yang tau lokasinya selain lucas dan dua anak buahnya.


Wilda terbangun dan melihat ruangan serba berwarna abu-abu, dia sadar dia sedang diculik. Ia berjalan menuju pintu mencoba membukanya tapi ternyata pintunya dikunci. Ia pun menggedor-gedor pintu dan berteriak meminta untuk dibebaskan


Lucas yang mendengar wilda sudah sadar pun mendatangi kamarnya


"Ah kau sudah bangun nona"


Wilda mundur dan bertanya


"Siapa kau, kenapa kau membawaku kesini?"


"Tenang nona, jangan takut. Aku tidak akan melukaimu"


"Dimana aku"


"Kau ada di apartemen ku tenang saja kau aman disini"


Lucas memandang wajah wilda, mata yang membengkak karna menangis, hidung mancung, pipi tirus dan bibir ranumnya membuat Lucas tertarik pada wanita itu.


wilda diam saja karna ia masih sakit hati karna tau bahwa alex telah memiliki seorang kekasih dan kekasihnya sedang hamil, tetapi tiba-tiba perutnya berbunyi menandakan ia butuh asupan. lucas yang duduk sisebelah ranjang juga mendengar suara perut wilda.


"kau lapar? aku akan membawakanmu makanan, lagipun ini udah hampir malam, kau pasti belum makan karna sibuk menangisi kejadian itu"


"ti-tidak, aku tidak lapar"


"aku akan membawakanmu makanan, tunggu saja disini sebentar"


wilda hanya diam saja sedangkan lucas beranjak keluar kamar, samar-samar wilda mendengar lucas memerintahkan pelayannya membawakan makanan


"kau belilah makanan di restoran depan. ingat belilah makanan yg paling enak. karna aku tidak ingin wanita didalam kamar itu merasa kekurangan sedikitpun"


"baik tuan"

__ADS_1


dalam hati wilda bertanya-tanya siapa orang itu. mengapa ia sangat baik kpd wilda


tidak lama kemudian lucas datang bersama para pelayannya membawakan makanan untuk wilda dan ditaruhnya dimeja


"wilda kemarilah, mari kita makan bersama"


wilda hanya menurut karna ia memang sudah sangat lapar, para pelayannya juga sudah keluar dari kamar itu


"kenapa kau membeli banyak sekali makanan?"


"aku tidak tau apa yang kau sukai, jadi aku menyuruh pelayan ku membeli yang ada saja"


wilda hanya mengangguk paham lalu memakan steak daging dan meminum jus buah naga


"terima kasih. tapi aku harus pulang, aku takut alex mencariku"


"kau tidak bisa pulang"


"apa maksudmu"


"kau harus tinggal disini, alex hanya ingin menyakitimu sedangkan aku, aku akan membahagiakan mu disini"


"aku sudah menikah dengan alex, jadi.."


"aku tidak peduli kau istri orang atau bukan, rasanya aku menyukaimu"


"aku bahkan tidak mengenalmu"


lucas beranjak dari tempat duduknya dan ia akan keluar kamar sebelum ia melangkah pergi ia mengelus kepala wilda dan berkata "tidurlah, kau pasti lelah"


wilda merasa kehangatan lucas sangat tulus dan ia bahkan sangat baik. tidak seperti alex yang selalu memaksanya melakukan sesuatu sesuai keinginannya saja. bahkan saat bertengkar waktu itu dia membentak wilda lalu saat meminta dilayani ia bersikap lembut. wilda pun menyimpulkan bahwa Alex hanya ingin menikmati tubuhnya saja dan tidak benar-benar mencintainya


ia merasa tidak ada salahnya jika ia mencari kenyamanan baru. ia ingin dicintai oleh seseorang dengan tulus, dan bukan hanya karna nafsu.


wilda pun menuju ranjang dan tidur tetapi setelah pikiran tadi, ia juga berfikir bagaimana jika ayahnya tau putrinya sedang bersama orang lain. tapi ia yakin jika ayahnya tau alex telah melakukan itu padanya, ia juga pasti memaklumi apa yg dilakukan wilda.


***


disisi lain jessy dan pak husain mencari keberadaan wilda, ia tdk tau wilda kemana karna saat itu ia pergi bekerja dan saat pulang ia tidak melihat adanya Wilda. jessy pun langsung menelfon pak husain menceritakan semuanya dari awal, dan pak husain yang mendengar itupun kaget. ia ingin segera menemui apex untuk meminta penjelasan darinya.


pak husain pergi ke rumah alex tetapi disana tidak ada siapapun hanya ada pelayannya saja. ia pun kembali pulang dengan perasaan hampa


sedangkan alex saat ini sedang ada di basecamp, ia telah memerintahkan anak buahnya untuk mencari dan membawa ashley kehadapannya.


sudah 1 jam alex menunggu tapi anak buahnya belum kembali juga. beberapa saat kemudian mereka datang


"boss"


"dimana pelac*r itu"


"ashley sudah melarikan diri ke swiss boss"


"bastard!"


"maafkan kami"


"beberapa dari kalian pergilah menyusul dia memakai pesawat pribadi ku, sedangkan yang lain tetap mencari wilda"


"baik bos"


****


next?

__ADS_1


__ADS_2