
Pak husain dan alex berjalan kearah ruang kerja milik pak husain, lalu mereka berdua duduk disofa yg ada diruangan itu
"Langsung keintinya saja pak"
"Jadi kenapa tuan tiba-tiba ingin menikahi anak saya"
***
ALEX POV
Aku lihat wajah pak husain terlihat sangat bingung dan bertanya" kenapa aku mengajukan lamaran kepada putri semata wayangnya itu, lalu tiba-tiba ia mengajakku berbicara 4 mata di ruang kerjanya,
saat kami sampai di ruang kerja milik pak husain aku langsung menyuruhnya berbicara tanpa basa basi
"Langsung keintinya saja pak"
"Jadi kenapa tuan tiba-tiba ingin menikahi anak saya"
"pak husain maafkan saya tapi sebenarnya info foto dan video yang menunjukkan Wilda didalamnya ciuman dengan seorang laki-laki itu setengah benar" aku akan mengatakan sejujurnya pada pak husain bahwa putri kesayangannya itu masih menjaga kesuciannya dengan baik
"maksudnya?" sekali lagi pak husain menatapku dengan perasaan bingung, aku semakin merasa bersalah karna telah berkata yang tidak tidak kemarin
"wilda tidak pernah menyerahkan kevirginannya pada siapapun termasuk aku. kemarin kami juga tidak melakukan apapun, benar benar tidak melakukan apapun"
"jadi aku telah berburuk sangka pada putriku sendiri, bahkan aku tidak mempercayainya kemarin, omg ayah macam apa aku ini" pak husain tertunduk lesu, ia lega mendengar pernyataan dari alex, tapi ia juga menyesal telah berburuk sangka pada putrinya sendiri
"maafkan aku telah memberimu info yang salah"
__ADS_1
"tidak, tidak apa apa tuan."
"lalu bagaimana? apa kau menerima pinanganku untuk putrimu?"
"bukankan sebagai ayah aku harus tau alasanmu mengajukan lamaran pada putriku?" jawaban apa yg harus aku berikan pada pak husain, aku sendiri tidak tau kenapa aku ingin menikahinya
"a aku emm aku hanya merasa cocok dengan putrimu dan ingin menjadikan nya sebagai istriku"
"alasanmu sangat tidak meyakinkan tuan, dan orang sepertimu yg memiliki banyak harta tidak mungkin hanya memiliki satu wanita, dan aku tidak ingin putriku diduakan ataupun jadi yg nomor 2"
"pak aku sama sekali tidak memiliki wanita lain, bahkan baru pertamakali nya aku tertarik dengan seorang gadis,"
ALEX POV END
**
AUTHOR POV
"tuan alex, aku hanya akan menyetujui lamaranmu jika wilsa memang mencintaimu, jika tidak aku tidak akan memaksa wilda untuk mau menikah denganmu"
"baik pak, silahkan pak husain bertanya pada wilda tentang perasaan nya pada saya"
**
sedangkan wilda sedang gelisah karna ayahnya dan alex sudah 1 jam berbicara berdua didalam dan belum keluar sampai saat ini
10 menit kemudian
__ADS_1
wilda langsung menghampiri ayahnya yg baru keluar dari ruang kerjanya
"ayah ada apa kenapa lama sekali?"
"tidak apa apa sayang, ayah ingin bertanya sesuatu padamu"
"iya ayah tanyakan saja"
"apa kau ingin pernikahan ini terjadi"
"i iya ayah"
"apa kau mencintai alex?"
wilda diam beberapa detik lalu menjawab
*1
2
3
next*!!!!!
**buat kaliann yang baca story ini aku minta dukungan kaliann ya, minta like dan komennya biar tambah semangat nglanjutin storynya
kalau ada kekurangan bisa komen juga kritik dan sarannya
__ADS_1
untuk wa/ig bisa minta dikolom komen
see you next time ily💜**