Mafia Story : Si Culun King Mafia

Mafia Story : Si Culun King Mafia
Chap 14. Penolong (flashback)


__ADS_3

Aldi berjalan menuju sebuah ruangan yang berada di lantai paling atas gedung ini.


sebuah ruangan yang luas serta barang barang interiornya pun mewah menghiasi setiap sudut ruangan tersebut.


Lalu Aldi duduk di kursi depan meja kerja sembari meregangkan otot ototnya yang kaku.


"Huhfffff perusahaan besar, uang banyak, kekayaan melimpah, jabatan tinggi, tetapi kenapa aku tak bahagia?"Ucap Aldi merenungi dirinya sendiri yang belum merasakan yang namanya sebuah kebahagiaan.


Aldi melepas masker dan menganti kacamatanya menggunakan kacamata biasa nya yang ia gunakan.


Aldi memiliki sebuah perusahaan yang ia tempati sekarang ini, perusahaan bernama AF Corporation yang bergerak di segala bidang bisnis.


Tanah, emas, tambang, gas, perkebunan, pengelola jalan, trading bisnis, penjualan saham, semua perusahaan Aldi lakukan.


Namun tak ada yang tau bahwa Aldi adalah CEO perusahaan AF Corporation.


Keluarga angkatnya hanya tau Aldi memiliki perusahaan kecil bernama AL Grup, AL Grup ini adalah salah satu anak perusahaan dari AF Corporation di bidang penjualan online barang barang kebutuhan sehari hari.


Aldi bisa mempunyai perusahaan ini dengan kerja kerasnya sendiri dan tentunya sedikit bantuan dari keluarga angkatnya di negara ini.


Meskipun begitu Aldi tak pernah sombong dengan membangakan kekayaan nya pada semua orang.


Aldi bahkan sangat merahasiakan dirinya, seperti saat di kantor ia akan selalu memakai masker dan kacamata hitamnya untuk menutupi identitas agar tak ada yang mengenalinya.


Dan masih banyak lagi rahasia yang dimiliki Aldi tanpa sepengetahuan orang lain.


.......


Aldi duduk di kursinya memainkan bolpoint di tangan nya seperti sedang memikirkan sesuatu.


"Jadi ingat masa masa itu kembali hahaha"Ucap Aldi tertawa sendiri mengingat masa lalunya saat tragedi itu terjadi.


Flasback 1 tahun lalu.......


"Aldiiiiiiiii"Suara Fia terdengar jelas di telinga Aldi yang sedang meluncur deras di udara.


Aldi melihat ke sana kemari melihat pembajak yang membawa boom tadi, lalu ia menemukanya lumayan jauh dari posisinya sekarang.


Aldi meluncur deras ke bawah tanpa parasut sama sekali dan tak ada pengaman satupun di tubuhnya.


"Mungkin nasibku sudah berakhir di ini, maafin kakak ya Nana, Kakak belum bisa menepati janji kakak ke kamu."Ucap Aldi tersenyum dan terlihat pasrah dengan nasibnya sekarang.


"Oh iya Fia, terima kasih telah menjadi teman perjalanan yang baik selama kita bersama di pesawat."Lanjutnya.


Byurrrrrrrrrr.......


Tubuh Aldi berbenturan dengan air laut yang memiliki arus yang sangat deras yang mengombang ambing tubuhnya ke sana kemari hingga membuat Aldi pingsan.

__ADS_1


Aldi yang memiliki tubuh lemah pun pingsan seketika dengan keadaan yang sangat sulit di tengah tengah lautan luas.


Selama beberapa jam tubuh Aldi pingsan sampai kepalanya terasa sakit lalu Aldi pun bangun dan melihat dirinya berada di tepi pantai.


Aldi ingin bangun tapi tubuhnya sangat lemah hingga untuk berbicara saja tak mampu.


Lalu tak lama kemudian nampak ada 2 orang laki laki dan perempuan yang menghampiri Aldi dengan berlari cepat.


"Dia masih hidup, cepat bawa dia ke rumah sakit."Ucap si perempuan kemudian laki laki itu bergegas lari ke mobil dengan mebawa Aldi ke dalamnya.


Aldi di letakan di bangku belakang dengan di bantu oleh orang perempuan tadi dan laki laki mengemudi.


Mereka membawa Aldi ke rumah sakit dengan cepat membawanya ke ruang UGD dan langsung di tangani oleh dokter.


Kedua orang yang menolong Aldi menunggu di depan ruang UGD menunggu dokter yang menangani Aldi.


"Suamiku, apakah anak itu bisa bertahan?"Tanya si perempuan dengan cemas kepada suaminya.


"Dia pasti bisa bertahan, aku lihat dia anak yang kuat."Jawab laki laki suami wanita tersebut lalu memeluk istrinya yang masih saja cemas.


Sekitar 3 jam kemudian dokter keluar dari ruangan yang langsung dihampiri wanita tadi.


"Dokter, bagaimama keadaan anak itu?"Tanya wanita tersebut dengan cepat kepada si dokter.


"Tenanglah nyonya, dia baik baik saja dan bisa bertahan meskipun di paru parunya penuh dengan air laut yang membuat dia sempat mati suri beberapa waktu, tapi semua baik baik saja sekarang."Jawab dokter menjelaskan situasinya sekarang.


"Dokter, apakah kita bisa melihat anak itu sekarang?"Tanya si laki laki.


"Bisa tuan, tapi dia masih belum sadarkan diri, kemungkinan dia akan sadar besok pagi."Jawab dokter.


"Baiklah terima kasih dokter."Ucap si laki laki.


"Sama sama tuan, itu sudah tugas saya."Jawab dokter dengan hormat.


Lalu laki laki dan wanita itu masuk keruangan Aldi di rawat untuk melihat keadaan nya.


"Orang kaya beneran sama orang kaya boongan emang beda, orang kaya sesungguhnya suka menolong sesama tanpa mengharap imbalan ataupun pujian."Ucap si dokter tersenyum melihat wanita dan laki laki tadi lalu berjalan pergi bekerja lagi.


Wanita tadi duduk di samping ranjang Aldi yang sedang terbaring lemah di sana.


"Dia masih sangat muda tetapi mengalami hal seperti ini, kira kira kenapa dia bisa seperti ini ya?"Ucap wanita dengan bingung.


"Sudahlah jangan dipikirkan, itu masalah orang masing masing kita tak ada hak mencampurinya."Ucap laki laki.


Mereka lalu menunggu di sana sampai Aldi bangun dari pingsan nya.


........

__ADS_1


Ke esokan harinya masih di rumah sakit tempat Aldi di rawat.


Aldi perlahan lahan membuka matanya lalu melihat sekeliling nya.


"Aku dimama ini?"Ucap Aldi bertanya tanya.


Aldi pun melihat ke arah sofa yang ada di dalam ruangan itu, terdapat satu laki laki dan perempuan yang sedang tidur terlihat kelelahan.


Karena bingung dengan situasinya saat ini Aldi mencoba bangun dari ranjang rumah sakit dengan perlahan lahan.


Ashhhh


Aldi terjatuh dari ranjang yang membuat kedua orang yang sedang tidur tadi terbangun mendengar suara Aldi.


"Astaga."Ucap si wanita dengan panik.


Lalu mereka membantu Aldi bangun kembali ke ranjang nya.


"Terima kasih tuan nyonya."Ucap Aldi berterima kasih kepada mereka berdua.


"Hati hati nak, keadaan mu masih sangat lemah."Ucap si wanita memberitahu Aldi.


"Eee.....Maaf boleh saya bertanya, saat ini saya berada di mana ya?"Tanya Aldi penasaran.


"Kamu berada di rumah sakit, kami menemukan mu di tepi pantai lalu membawamu ke rumah sakit ini semalam."Jawab laki laki menjelaskan.


"Terima kasih sekali lagi terima kasih tuan nyonya, terima kasih sudah menyelamatkan ku."Ucap Aldi sembari menundukan kepala nya.


"Sudahlah, kita hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan saja."Jawab si laki laki.


"Boleh bertanya, keluargamu di mana nak?"Tanya si wanita.


"Keluarga? Saya tidak tau, mungkin mereka jauh sekali dari sini."Jawab Aldi.


"Malangnya nasibmu, bagaimama jika kamu menjadi anak angkat kami saja, kebetulan aku dan suamiku ingin mencari anak angkat."Ucap si wanita dengan antusias.


"Eeee.....Ba......Baiklah nyonya."Jawab Aldi gugup.


"Jangan panggil nyonya, panggil momy dan dady mulai sekarang, dan nama kamu siapa anak ku?"Tanya momy.


"Namaku Renaldi mom."Jawab Aldi senang.


"Mulai sekarang kamu anak kami, tapi jika kamu ingin mencari keluarga kandungmu juga bisa, nanti kami akan membantumu mencari mereka."Momy memberikan tawaran dan bantuan kepada Aldi.


"Terima kasih mom dad, kalian sungguh baik sekali."Aldi menangis haru karena melihat kebaikan kedua orang yang telah menjadi orang tua angkatnya itu.


Momy pun memeluk Aldi untuk menenangkan Aldi, dady hanya tersenyum saja melihat istrinya yang senang karena memiliki anak angkat yang di harapkan nya dari dulu.

__ADS_1


__ADS_2