
akhirnya Shisi pun tiba di taman,lalu menghampiri Riya.
Riya yang menunggu Shisi pun bangun dari ayunan yg di dudukinya lalu Riya & Shisi saling berpelukan, wah sudah setahun ya kita gak ketemu dulu aku yg jauh di Jakarta,'..eh setelah aku pulang malah kamu yg ke negri jiran,.. malah ke bali gak ngajak-ngajak lagi.untung sekarang kamu pulang bisa ketemu deh. iya Riya hidup ku memang terlalu runyam....sambil memegangi kepalanya Shisi meng apriasikan wajah kesal nya.
Shisi kok kucel amat sih tampang kamu"?..
kamu pucat sekalli?!" kamu sehat kah Shisi?..
kayak lagi banyak masalah aja sih kamu?.... kamu kebiasaan simpan kesusahan mu & telan nya sendiri jangan gitu dong nanti kamu bisa gilak loh!''.....
Dengan ragu-ragu Shisi pun berkata..... Shisi menarik nafas panjang-panjang lalu berkata kamu benar yak "aku lagi banyak masalah hidup ku terlalu runyam" rumit bahkan serumit sinetron yg gak ada penghujungnya. lalu shisi menceritakan A sampai Z yang menimpa hidup Shisi riya hanya mendengar dan adakalanya dia membuka bola mata nya besar-besar..sembari mengerutkan keningnya.
Shisi menceritakan segala-galanya terkecuali tentang kehamilanya Shisi tetap memilih untuk merahasiakan nya..... aku bingung Yak aku gak tau harus gemana?.....
walau pun aku ingin mengenal sosok kakek & saudari ku aku ragu Yak.. aku terlalu takut,
takut di tolak sebagai cucu,takut ditolak sebagai adik. karna pada dasarnya aku, papa, & mama. adalah orang yang kakek benci & kakek buang.
mereka tak menginginkan kami,kami terlalu hina di mata mereka hingga tak ingin mengakui kami, & aku gak habis fikir kenapa bisa-bisanya menaruh posisi ku dalam bahaya mereka megumpan kan aku untuk bersama si Zakki itu... kamu tahu kan!. sekarang si Zakki itu sudah bertunang & semua ini gak mungkin berlanjut semua sudah sampai di titik akhir Yak.
__ADS_1
lalu di belakang mereka berdua tampak ada yang bersuara lirih. mereka tidak sadar ada seorang kakek yang berdiri mendengarkan pembicaraan mereka berdua sedari tadi lagi...
maaf kan lah aku si tua bangka ini cu"
berikan kesempatan si tua ini untuk menebus semua kesalahan ku. anda siapa?!"
Shisi menjawab dengan riyak muka penasaran...
Cu aku Kakekmu. Shisi pun berkata
anda tuan (Kusumo Wijaya)?!"... panggil lah aku kakek Cu. Kakek? seseorang yang mencelakai anaknya sendiri, memisahkan cucu pada ayah ibu & saudari nya, membuang jauh kami dari kehidupanya anda mau saya memanggil anda Kakek?!"
mereka slalu menghindari ku hanya semata-mata merasa bersalah karna tidak bisa merawat anak kedua dua dari kami dengan benar...
kalau saja kami tidak terpisah mungkin papa & mama masih menemaniku sekarang... pasti aku tidak usah merasa kesepian karna tidak memiliki siapa-siapa.
& sekarang kalian mengirimkan aku pada si Zakki itu & membuat ku celaka di sana apakah anda pantas di panggil kakek & saudari ku?....
emosi Shisi tidak terkendali saat itu,.. semua tampak gelap,lalu Shisi pun pingsan tak sadarkan diri.
__ADS_1
kini shisi telah sadar tapi dia tidak kenal dengan ruangan itu. ini dimana? lalu dokter menyambut pertanyaan Shisi , syukurlah Nona sudah sadar anda sedang berada di kediaman (Kusumo Wijaya) tenang anda selamat di sini.
nona hanya kurang darah & vitamin .
ibu mengandung memang sudah biasa mengalami keadaan seperti ini.
Shisi pun cemas,... dok apa Kakek suda tau dengan kandungan saya ini dok?"
dokter pun menjawab:beliau sudah saya kasih tahu saya sudah menjelaskan pada nya & memberi saran agar menjaga anda dengan baik.
oh tidak......,shisi semakin gelisah.
dalam hati shisi memamcarkan kecewa,takut,malu.
dok apa kandungan saya baik-baik saja?..
jangan khawatir anda hanya kekurangan darah & vitamin,.. setelah di infus & istirahat dengan baik , lalu menjaga pola makan yang benar anda akan segera pulih.
trimakasih dokter..... (sama-sama non shidi)
__ADS_1
dokterpun pergi berlalu & meninggal kan Shisi pergi.....