
setelah Shisi sadar, betapa heranya Shisi karna ternyata Fika pun juga telah sadar & Fika bersama Fira sangat sabar menungui mamahnya agar segera sadar kembali, setelah melihat Shisi sadar Fika & Fira berteriak uyut mama udah sadar yut,.. Kakek Wijaya & Zakki pun menghampiri Shisi & Shisi semakin heran,..
Kek Shisi kenapa kok di rumah sakit sih?!"
Kakek menjawab dengan lirih,.. tenangkan hatimu cu!" kita semua selalu ada untuk mu, kamu pingsan kemarin,& syukurlah karna kamu baik-baik saja,..
Zakki setia mendampingi Shisi bahkan ia rela meninggalkan semua kerjanya demi Shisi.
boss Zakki juga ada di sini apa boss gak kerja?!" Zakki menjawab
(tidak Shisi hari ini saya cuti).
setelah dokter melakukan pemeriksaan ternyata tidak ada yang harus di khawatirkan pada Shisi
(Shisi cucu anda baik-baik saja tuan)
jadi anda sudah bisa membawanya pulang.
dokter apa yang terjadi?!" cucu saya pingsan sehari lebih & anda hanya bilang tidak ada apa-apa?!" apakah Dokter sudah mengecek semuanya dengan Baik-baik?!"
Kakek tetap khawatir dengan keadaan Shisi(cucunya itu).
Baiklah Dokter trimakasih atas segalanya,saya juga mengharap cucu saya baik-baik saja,.. Kakek & Zakki pun membawa Shisi pulang,tak lupa Fika & Fira pun ikut serta,..
setiba dirumah beberapa hari Shisi merasa bosan karna hanya di izinkan di rumah & tidak boleh kemana-mana,.. Shisi berencana membawa Fika & Fira berjalan-jalan mengelilingi kota tersebut tak lupa Shisi membawa suster bersama nya secara diam-diam.
Non apakah tidak mengapa jika tidak berpamitan dengan tuan besar?! "
saya takut Tuan Besar Wijaya marah nanti Non?!"
Suster jangan takut ya, Shisi tu udah bosen di rumah muluk,.. sekali sekala boleh dong kita jalan-jalan Shisi denger di dekat area sini ada musium yang ber isikan hal yang menarik & kita belum pernah ke sana,kita bisa mencobanya mengunjungi tempat itu,..
kalau pamit sama kakek sudah pasti kita di larang Sus,.. ayo lah Sus,demi aku & anak-anak, gak akan ada apa-apa kok Sus.
Suster pun terpaksa menuruti kehendak Shisi & mengikuti nya bersama anak-anak,..
yeeeeye..yeye,kita mau jalan-jalan ke mana mah?!" ita mah kita mau kemana?
(Fika & Fira)kegirangan.
udah deh sayang kalau mau ikut jangan berisik nanti Uyut tau gak jadi deh kita perginya nanti!",.. oh gitu ya mah!"
kok perginya diam-diam sih mah?!"
nanti uyut marah loh mah,gak biasanya mamah ngajarin hal yang gak baik pada kita?,.
Shisi terdiam seketika ia baru sadar anak-anak nya berkata betul,.. tidak baik mengajari anak-anak nya untuk bersembunyi-sembunyi & apalagi berbohong.
iya deh mama minta maaf, mama yang salah, makasih ya udah mengingatkan mamah tentang ini,berbohong memang tidak baik.
rupanya anak-anak mama selalu mengingat pesan mama dengan baik ya!"
__ADS_1
baiklah ayo kita ijin sama uyut.
setelah Shisi berpamitan dengan kakek wijaya, akhirnya mereka di ijinkan dengan syarat harus ada pengawal yang mengiring mereka pergi,.. Shisi merasa kesal & terpaksa akur dengan kehendak kakeknya itu,karna entah mengapa Shisi tampak ingin sangat untuk jalan-jalan pada hari itu,..
setelah mereka berangkat bersama-sama & tiba pada tempat yang di tuju,.. mereka pun masuk di area musium yang terletak di area itu,.. terlihat musium itu sangat besar & luas,..
terdapat juga taman main kanak-kanak kecil di ruangan itu,.. terdapat banyak patung-patung bersama desain-desain baju yang sangat anggun & menawan,.. Shisi merasa tidak nyaman dengan keberadaan pengawal yang senantiasa di belakan mereka itu,..
pengawal cukup sampai di sini saja, jangan ikuti kami lagi,.. nanti kita bertemu di tempat parkir mobil saja ya?!"
pemgawal sudah menebak situasi itu, pengawal tidak setuju & membantah permintaan Shisi,..
tapi Non kami berdua sudah di utus untuk menjaga Non Shisi & semuanya,
jika kami tersalah tidak mengikuti amanah tuan besar bisa gawat nanti kami Non?!"
percayalah ku, kami tidak akan kenapa-kenapa,.. ikuti saja perintah ku, Shisi mengarahkan agar pengawal menurut,..
pengawal pun terpaksa mengikuti kemahuan Shisi,.. baiklah Non kami menurut,tapi jika ada apa-apa tolong kabari kami dengan segeraa,.. Shisi tersenyum menang di sana.
Shisi tidak sadar sedari ia keluar dari rumahnya ada seseorang yang berniat tidak baik padanya,memakai masker & bertopi rambut panjang nya di ikat ke belakang,..
mengikuti hingga Shisi sadar numun sudah terlambat karna Fira anaknya ternyata sudah berada di tangan wanita itu ,sedangkan Suster berada tidak jauh memegangi Fika,..
Zarina menutupi setengah mukanya dengan masker memegang sepucuk pisau mengancam agar Shisi tidak melawan,..
siapa kamu?!" kembalikan Fira anak ku"
shisi berkata dengan sangat cemas,
Zarina bersuara dengan nada ancaman,.. kau mau anak mu kembali pada mu kan?!"
tidak akan ku ijinkan kau membuat hidup ku porak peranda, kau hancurkan segala kehidupan ku,.. aku ingin kamu juga hancur Shisi " hancur",..
lebih hancur daripada diri ku ini,..
apa mau mu?.. siapa namamu?..
aku tidak mengenalmu mengapa kau mengganggu ku?!" Shisi bertanya dengan tangisan yang terisak-isak,..
Zarina tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Shisi (hahahaaaaaha) tentu saja kau tidak mengingat ku,.. tapi aku akan pastikan kau tidak akan melupakan peristiwa ini untuk selamanya,Shisi tidak akan pernah kau mampu melupakanya (hahaaaaaahaha),..
Fira pun hanya bisa menjerit( "MaMa" )
tolong Fira mama!"
Shisi tidak menghiraukan pisau yang di tujukan padanya,.. ia melawan Zarina dengan sekuat tenaganya, & pisau Zarina mengenai tangan kiri Shisi hinga terluka & berdarah,.. Suster yang melihat keadaan tegang itu pun lalu menghubungi pengawal di dalam telfon & meminta agar segera datang,.. Zarina yang sadar dengan tindakan suster itu, bertindak menghindar untuk segera pergi dari tempat itu secepatnya, lalu Zarina mendorong Shisi & kepala Shisi pun terbentur tiang & sontak pendarahan pada kepalanya pun sangat serius,..
Shisi berlumuran darah & lagi-lagi tidak sadarkan diri pada saat itu,.. pengawal pun datang tapi semua sia-sia karna Zarina sudah membawa Fira lari dari tempat itu secepat mungkin,.. Zarina pun pergi tanpa jejak,..
setelah pengawal melaporkan pada tuan besarnya.
__ADS_1
(Kakek Wijaya sangat marah besar di sana)
Zakki pun datang dengan cemas meninggalkan segala aktifitasnya,..
setelah Shisi sadar dari pingsan nya Shisi menolak untuk di bawa ke rumah sakit,..
Shisi hanya menangis & berkata kek anak ku Fira kek tolong kek,.. Zakki bertanya dengan nada gemuruh di hadapan Shisi,..
Shisi ku mohon jelaskan pada ku apa yang sudah terjadi?!"
Zakki ku mohon Zakki!" anak kita selamatkan Fira, kumohon Zakki?!"
sontak Zakki merasa panik,sedih bercampur bahagia,..
panik dengan yang telah terjadi,.. sedih dengan nasib Fira,.. bahagia karna Shisi sudah tidak memanggilnya Boss lagi
( itu bermaksud Shisi sudah dapat mengingatnya lagi )
Shisi apa katamu tadi?!"
Fira?!"
Fira anak ku?!"
Shisi hanya mampu mengangis.
hikhhhh hikkkh iya Fira anak kita zakki,..
ku mohon kembalikan Fira pafa ku..kumohon selamatkan dia,..
setelah kamera di ruangan itu di lacak,..
baru Zakki bisa menduga bahwa siapa orang yang melakukan semua ini,..
Zakki pun mengatur strategi untuk mencari wanita itu(Zarina) di setiap penjuru tempat,..
semua anggota nya telah di kerahkan untuk melacaknya,..
bahkan polisi pun terlibat dalam misi penyelamatan Fira,.. Zakki mengecup kening Shisi menenang kan nya & memberi arahan agar Suster membawanya ke rumahsakit,..
Zakki berkata dengan tegas,..
dengarkan aku sayang' aku berjanji akan membawa anak kita kembali,.. bertenanglah ikuti kata ku pergilah ke rumah sakit aku akan membawa anak kita kembali,..
Zakki!" ku mohon aku ikut bersama mu!",..
tidak kau harus merawat lukamu,..
percayalah aku kan bawa pulang anak kita,..
Zakki pun berlalu membawa rombonganya pergi.
__ADS_1
saudara saudari sekalian biar lebih semangat nulisnya tolong like nya ya,':)