mampukah aku mencintamu

mampukah aku mencintamu
bermulalah detik detik yang tidak di ingini.


__ADS_3

setiba nya di rumah Fian mereka di sambut di pintu oleh Alfin yang menunggu kehadiran mereka,.. halo Fika!" halo Fira gemana kabarnya?!" kak Alfin kata papa Fian ada kejutan buat kita mana?


oh itu nanti dong kita kan mau makan dulu mainya nanti abis makan yah!"


setelah tiba di meja makan semua anggota berkumpul di sana,.. termasuk ayah,ibu tiri,& keponakan perempuan Fian(Dea)


Alfin yang berusia 6 tahun lebih itu bersikap seolah orang dewasa di hadapan Fika & Fira,..


& ayah Fian pun(Sebastian alvaro)


menyambut kedatangan Shisi dengan begitu hangat nya,..


selamat datang nak Shisi! "


saya sudah mendengar sedikit banyak tentang diri kamu dari anak kami Fian tentunya kalian saling mengenali,..


walau pun belum saling mengenal dengan baik, namun perkenalan bisa akan berjalan semakin rapat apatah lagi jika saling bersama,.. keluarga Alvaro sudah kehilangan sosok menantu sudah 6 tahun lebih, demikian lah dengan usia Alfin cucu ku karna dia di tinggalkan ibunya semenjak ia di lahirkan,.. sepertinya Alfin juga sangat menyukai mu & panggil lah om dengan sebutan papa itu akan lebih baik bukan?!"


sekarang boleh lah kamu mengenalkan diri lebih detil lagi pada kami,.. apa kah latar belakang keluarga mu & bagai mana kamu melewati hidup selama ini, mungkin itu tidak terlalu penting tapi kami hanya ingin sekedar tau saja untuk dapat mengenal lebih jauh lagi.


Shisi tersenyum malu,.. bingung ingin mengatakan apa dengan pertanyaan yang di ajukan oleh sosok lelaki paruh baya yang berada di hadapan nya itu,.. om!" eh pah!" Shisi tampak masih canggung karna harus memanggil-


( Sebastian Alvaro )sebagai sebutan ( papa ),..


Begini!" saya hanya lah gadis biasa yang di besarkan di kampung kurang pandai berkata-kata,.. saya sempat bekerja dengan CV Griyo'Utami & sebagai hubungan staf & atasan, & saya tidak menyangka akan menjadi lebih akrab & lebih nyaman satu sama lain,..


ya..ya..ya.. papa sudah tau itu,.. semoga keluarga kita bisa di per erat denhan segera apa sesuatu yang baik tidak baik jika dibtangguh-tangguh kan,.. Shisi hanya dian tersenyum. Shisi masih sangat tegang di sana,.. Fian yang melihat keadaan itu meraih tangan Shisi & menggenggam nya,..


mama Fian yang melihat keadaan itu merasa kan panas hati tidak karuan,seolah di tuang api di dalam hatinya,.. ada perasaan tidak terima dalam hatinya,.. bak ingin menyingkirkan shisi dengan secepatnya,..

__ADS_1


oia kenalkan lah juga Shisi ini Istriku dia mungkin seusia juga dengan mu dia lah yg mengisi kekosongan papa di setiap hari-harian papa nama nya ( Shinta ) Shinta tersenyum manis pada Shisi walau senyuman itu sudah dapat di tebak seolah senyuman palsu,.. namun Shisi menyambut senyuman itu dengan senyuman pula,..


& ini adalah keponakan ku shisi namanya adalah (Dea) Fian menyambung pembicaraan mereka,.. & Dea pun memanggut kan kepalanya sambil tersenyum,.. tiba-tiba Shinta bertanya dengan nada menyindir,.. oia Shisi?!"


bukan kah anak-anak mu ini sangat menggemaskan!" apakah kau tidak ingin mengenalkannya & menyebutkan nama mereka pada kami di sini?,..


Shisi pun terheran-heran dengan kebodohan nya,.. bagai mana ia bisa lupa karna niat nya membawa anak-anak nya ikut serta adalah untuk mengenalkan nya pada mereka semua,.. oia semuanya kenalkan ini adalah anak-anak saya mereka si kembar berusia 3 tahun yang satu ( kakak )SaFika & yang satu


( adek ) SyaFira,.. hi..hi..si kembar pun berdiri & tersenyum lalu duduk kembali setelah namanya di sebut oleh mama nya,..


setelah proses perkenalan selesai Alfin membawa adik-adik nya ke ruang bermain nya,.. sambil berkata Fika..Fira mau lihat gak kejutanya ikut kakak yuk!"


sikembar pun tersenyum, "wah" dek!"


kak alfin gak bohong loh rupanyan!" ikutin yuk!" Fira pun menjawab ayuk kak.


wahh!"(boneka kak!")Fira gembira keriyangan di sana,.. iya sama dek boneka!"


Fika merasa takjub. ("wah cantik banget kak Alfino!" kami suka kak makasih ya kak") Fika & Fira mengucap kan trimakasih pada Alfin,


& Alfin pun menjawab nya sama-sama. boneka ini aku sendiri loh yang ngusulin di pesan dan di buat di Rusia khusus & mirip sama wajah kalian, tolong di jaga baik-baik ya?!" ia kak!" Fika & Fira janji akan jaga boneka dari kak Alfin ini dengan baik-baik,.. Alfin mengakhiri dengan mengajak mereka bermain bersama,..


sedangkan Shisi & Fian meneruskan perbincangan mereka di taman halaman rumah kediaman ( Alvaro ),..


maaf ya Fian kakek gak bisa dateng karna dia kurang sehat sekarang, jadi perlu istirahat lebih,.. tidak mengapa Shisi jangan di paksakan,.. tiba-tiba kakek menelfon Shisi,..


halo cu ini kakek, sampaikan maaf kakek pada nak Alfin jika kakek sehat nanti mungkin kakek akan menghadiri pertunangan kalian kelak,.. kek jangan khawatir Shisi sudah menyampaikan apa yang patut jadi kakek jangan khawatir tentang itu ya!"


kakek istirahat aja,.. baik cu nikmati harimu kakek matikan dulu ya fon nya,..

__ADS_1


akhirnya Shisi pun menyambung pembicaraan nya bersama Fian,..


fian menebak seseorang yang berbicara dengan shisi tadi,.. kakek ya?


oh iya inih kakek kok!",..


tiba-tiba Fian memegangi tangan Shisi & berkata,.. Shisi aku tidak mau menunda lebih lama lagi,.. aku takut akan banyak rintangan lagi untuk menghalangi kita bersatu entah mengapa firasat ku gak enak!,..


Fian tidak ada yang harus di khawatirkan pikiran mu terlalu mengada-ngada,.. percayalah Fian semua akan baik-baik saja,..


tunggu lah Shisi,.. aku sudah menyiap kan pertunangan kita mungkin antara dua minggu lagi semua akan beres,.. apa Fian?


dua minggu lagi?!" Shisi tampak terheran-heran di sana,.. apa itu tidak terlalu sebentar?"


knapa Shisi apakah kamu belum bersedia kamu perlu waktu yang lama seperti apa lagi Shisi?!" kita sudah berpisah terlalu lama apa kah ini belum cukup menyiksa?!"


Shisi terdiam tak berkata apa pun, seketika ia tersadar dari lamunan nya & mencoba membujuk Fian yang sedang kecewa,..


tidak bukan begitu maksudku Fian,baiklah aku serah kan semua pada mu aku ikuti saja,..


jika itu yang yerbaik maka lakukan lah,..


tiba-tiba Fian berpamitan untuk mengambil sesuatu di kamarnya untuk di berikan kepadanya,.. Shisi pun berdiri bosan di taman, & mengutuskan untuk berjalan-jalan di sekeliling rumahnya, Shisi melihat ada kolam renang yang indah di dekat taman itu lalu menghampiri kolam itu & setelah memandangi air yang berada dalam kolam,


ia ingin sekali memasukkan kaki nya ke dalam,.. karna kakinya agak sedikit lecet karna sepatu hak tinggi yang baru di belinya,.. maka Shisi memasukkan setengah kakinya ke dalam,.. Shisi tidak sadar ada seseorang yang memandang tajam ke arah nya & mengendap-ngendap menuju ke arah nya lalu mendorong nya masuk ke dalam kolam tersebut,.. Shisi yang tidak bisa berenang tiba-tiba menggapai-gapai kan tanganya & meronta di dalam air tolong..tolong..tolong.. namun tidak ada yang mendengar hingga lima menit keadaan itu berlangsung


( Shisi meronta di dalam air)


sedangkan ( Shinta )memandang hanya tersenyum tanpa menolong nya & berlalu pergi meninggalkan Shisi,..

__ADS_1


__ADS_2