mampukah aku mencintamu

mampukah aku mencintamu
Akhirnya kehilangan lagi


__ADS_3

dalam perjalanan pulang Shisi di kagetkan dengan telfon nya,..


tertera di telfon nya kakek yang sedang menghubungin nya,..


Shisi pun mengangkat telfonya,..


halo kek iya ini Shisi,jangan khawatir kek Shisi baik-baik saja sekarang sedang menuju pulang,..


Bukan cu cepat lah ini saudari mu karina tiba-tiba memanggil nama mu dia seperti ingin berbicara sesuatu pada mu cu cepat lah pulang,..


baik kek Shisi pun cepat-cepat mencari ojek agar bisa tiba dengan segera,..


mang ayo tolong saya mang cepat hantarkan saya ke jalan gunung putri.


setiba di rumah kakek,.. tanpa menunggu waktu Shisi berjalan secepat kilat,


Shisi di sapa oleh suster yang sedari tadi di utus oleh kakek untuk menunggu di depan pintu,..


non Shisi" cepat non, non Karin non!"


Shisi tanpa berpikir panjang menuju kamar Karina tanpa mengganti baju khususnya,..


di saat itu hanya tuhan yang tau betapa siksa nya Karina menahan nafas yang tersendat-sendat


( sekaratul maut,nyawa di ujung tanduk),.. dokter pun berada di sana dengan panik keringat dokter keluar sebesar biji jagung dia tau Karina tidak akan lama lagi,..


Karina meraba-raba mencari tangan Shisi, sembari memanggil Shisi adik ku Shisi,..


Shisi mengucapkan; kak Karin aku disini sembari memegangi tangan nya,..di peluk sembari meletak kan telinga Shisi di mulut Karin, karna ingin mendengar kan suara yang makin terbata-bata dan tidak begitu jelas itu,..


setelah di cermati ternyata Karina menyebut nama Zakki,..


karin berkata: Shisi aku bersalah pada mu aku terlalu egois aku hanya ingin kau & Zakki bersama,.. lalu Karina pucat tidak bernafas lagi,.. alat penyangga hidup nya pun sudah melurus tuttttttttttttttt alat berbunyi menandakan Karin sudah tiada,..


oh Karin ku mohon bangun lah aku disini kak bangun lah,..


bukan kah kita sudah bertemu!"


bukan kah kita sudah bersama!"


ku mohon tinggal lah di sini jangan pergi Karin,..


dokter pun mengecek detak jantungnya Karin,namun tiada respon lagi di sana,..


lalu meletak kan mesin di dada nya & menekan nya beberapa kali,itupun tiada respon juga,.. lalu menyerah kalah maaf kan saya tuan WIJAYA saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi,..


sontak kakek jatuh tumbang sembari memegangi dadanya,.. kakek oh tidak kakek"

__ADS_1


sontak Shisi mendapat kan kepanikan yang berganda,..


apa yang terjadi!" dokter tolong dokter,


kakek bangunlah kek!"


setelah kakek di tangani dokter, perlahan kakek pun sadar,..


Shisi lega tidak ada apa-apa yang terjadi dengan kakek nya itu,..


lalu berpaling ke belakang masih dalam keadaan menangis sambi berkata,..


Karin bangun karin!"


kau sudah berkata kan untuk berusaha hidup menemani ku,.. sekarang mana buktinya?!"


bangun lah karin!" shisi menangis bak orang gila pada waktu itu,


karin kau ingin aku bersama Zakki bukan?!"


asalkan kau bangun aku akan menunaikan nya bangunlah Karin,..


tiada pegangan hangat Karina lagi,..


di goyang goyang nya tangan Karina itu oleh Shisi,.. sampai shisi pun sada karina betul-betul pergi,.. Karina sampaikan salam ku pada papa & mama,.. maaf kan aku yang tidak berguna ini maaf kan aku,..


selang beberapa menit Zakki datang dalam keadaan yang membisu hening hanya suara isak tangis yang berada di sana,..


bik ada apa ini kok nangis?!"


suster kenapa!" kalian semua kenapa,..


Zakki memandangi dari bawah kamar Karina yang terbuka itu,.. tidak biasanya kamar itu di biarkan terbuka,..


selalunya kamar itu akan di jaga dengan kes-sterilanya,.. Zakki dengan panik menyusul masuk ke ruangan itu,.. betapa lemahnya setelah melihat pemandangan,.. Shisi memeluk tubuh Karina sambi menangis,..


& semua alat-alat nya telah di cabut keluar dari tubuh Karina,..


Karina kamu kenapa sayang?!"


ini aku sudah datang kamu sedang tidur ya?!"


mengapa diam saja,.. lihat lah mengapa tidak ada respon mu selalunya kau akan memanggil ku dengan bau parfum kesukaan mu ini,.. ligatlah sayang ini aku,..


Shisi menyambung perkataan Zakki,..


Zakki sadarlah kak Karin sudah pergi tinggal kan kita semua,..

__ADS_1


Tidak kau bohong ini tidak benar kemarin dia masih menggenggam kuat tangan ku,..


apa yang telah terjadi?"


Shisi bangun menjauh mendatangi kakek lalu memeluk kakeknya yang sedang mengelapi air matanya yang tak henti terjatuh,..


kek!"


kakek pun membelai rambut shisi,..


sabar cu,.. kakek masih ada untuk mu kasian Karina jangan di tangisi lagi ya cu,..


kakek melarang ku menangis,..


kakek sendiri menangis,..


kek Karina sudah pergi kek!l


sembari menangis di pelukan kakeknya,..


Zakki pun syok berat di sana,..


Karin bukan kah kau selalu menggenggam erat tangan ku,..


Tidak...tidak... ini tidak mungkin..ini tidak mungkin,..Karina tidak mungkin pergi,walau kemarin koma kemarin dia masih menggenggam erat tangan ku,walau tidak dapat bicara ia masih tersenyum hangat pada ku,..


aku janji asal kan kau bangun Karina tidak perduli kau sakit atau pun sehat,.. aku akan menikahimu itu janji kita sedari dulu,..


susah senang bersama kenapa kau mengingkari janjimu bangulah Karin bangun,..


Tidak Karin jangan tinggal kan aku,..


aku janji tidak kan membiarkan mu pergi lagi, walau pun kau menghilang seribu kali aku tidak akan menyerah untuk mencari,..


kau biarkan aku kesepian berteman kan bayangan senyum mu,..


hingga kau pertemukan aku dengan adik mu,.. aku tidak sengaja mencintainya,..


sekarang aku berjanji untuk hanya mencintai mu bangun lah Karin,..


hingga kakek menyahut dari belakang dengan nada perlahan,.. menyadarkan hati Zakki,..


sudah lah cu jangan memberatkan cucu ku pergi,.. kasihan dia biarkan dia pergi dengan tenang,..


Zakki pun terduduk membisu di sana


sadar dengan kenyataan yang ada...

__ADS_1


__ADS_2