
di suatu sudut,seusai pesta pernikahan Zakki & Shisi saling memandangi tanpa berkedip mata,.. merasa bagai tidak percaya akhirnya mereka berhasil menyandang status sebagai suami istri,.. Zakki mengecup kening Shisi & Shisi pun menutup matanya,..
dengan lirih Zakki berkata sayang mendekatlah aku ingin sekali memelukmu,..
Shisi pun menggeserkan tubuhnya mendekatkan pada tubuh Zakki,.. & mereka pun memadu kasih penuh kemesraan melalui malam dengan begitu manisnya,..
pagi pun tlah tiba, Shisi merasakan kesakitan di seluruh tubuhnya karna tidak bisa bergerak semalaman tidak bisa melepaslan diri dari pelukan Zakki, tangan kekarnya melingkar di perut Shisi shingga Shisi tidak bisa bergerak..
Shisi tidak sanggup melepaskan pelukan itu akhirnya ia pun meneruskan tidurnya,..
Shisi pun terbangun karna hari sudah beranjak siang, dia memandang kesamping kiri & kanan tiada Zakki lagi di sisinya,.. setelah Shisi bersiap-siap membersihkan diri & turun untuk mencari anak-anaknya ternyata Zakki sudah lebih dulu berada di antara fika & fira suster pun juga senantiasa berada di samping Fika & Fira,.. Shisi bertanya pada suster,.. anak-anak sudah makan kah sus?!"
sudah non' saya tidak di ijinkan memasak untuk mereka hari ini, tuan Zakki bilang tuan yang mau menyiapkan sarapan pagi yang spesial untuk seisi rumah,.. apa sus?!" maksudnya tuan Zakki yang masak untuk kita semua hari ini?!" suster menjawab(iya non).
setiba di meja Shisi membuka biji matanya lebar-lebar merasa takjub dengan seisi meja yang begitu banyak dengan makanan dengan bau nya yang menyelerakan,..
ah rupa memang wah!" tapi aku gak yakin rasanya enak,seorang Zakki memasak gemana rasanya ya?!" Shisi membalikkan piring nya & memulai menyantap makanan itu,.. ammm Shisi terdiam sejenak,. merasa malu dengan dirinya sendiri,.. ternyata anggapanya salah, dia terlalu meremehkan Zakki padahal hasil masakan nya lebih enak dari masakan koki termahal sekaligus.
tiba-tiba Zakki datang menghampiri Shisi dari belakang & berbicara lirih pada telinga Shisi,.. gemana sayang enak gak makananya?!"
Shisi merasa malu karna telah merendahkan keahlian Zakki yang tersenmbunyi itu ternyata Zakki lihai jago memasak,..
Zakki memandangi Shisi yang tersipu malu pura-pura tidak perduli dengan yang di ucapkan Zakki,.. setelah Shisi menyelesaikan makanya ia pun menghampiri kakek yang sedang datang menemani Fika & Fira bermain suster pun memotong langkah Shisi sembari memberi resep obat yang harus di beli karna persediaan obat Kakek Wijaya sudah mulai habis,.. Shisi pun mengambil resep itu & ingin pergi membelinya di farmasi yang terdekat tiba-tiba Zakki merampas kertas resep itu & mengatakan (sayang aku gak ijinkan kamu keluar sendiri entah mengapa hatiku tidak enak,.. aku hantar ya.) Shisi memjawab ok ayok,.. setelah tiba di farmasi berdekatan Shisi menuju farmasi seorang diri sementara Zakki menunggu di dalam mobil di tempat parkiran,.. setelah Shisi usai membeli obat dari Farmasi tersebut ia pun keluar menuju mobil Zakki yang berada di parkiran,..
tanpa ia sadari bahaya mengancam nyawanya,.. Zarina yang berada di dalam rumah sakit jiwa berhasil kabur & ingin menunaikan rencana nya untuk membunuh Shisi,.. dengan begitu cepatnya ia membuat Shisi pingsan dengan cara membekam hidung Shisi dengan bius & Shisi pun tumbang tak sadarkan diri,..
__ADS_1
Zakki yang menunggu Shisi dengan begitu lamanya pun merasa gundah karna terlalu lama menunggu,.. Zakki pun mendatangi farmasi itu untuk mencari Shisi,..
Zakki mencari sekeliling farmasi itu tapi heran karna tiada kelibat Shisi di sana,..
permisi miss?!"
apakah tadi anda melihat istri saya ini
(zakki menunjukkan foto Shisi dalam fon nya)
oh ia betul tuan,tadi perempuan ini datang kesini untuk menebus sejumlah obat-obatan. tapi dia sudah pergi antara tiga puluh menit yang lalu tuan!!"
Zakki menjadi makin panik,..
ia mencari di area terdekat pun masih belum dapat menjumpainya,.. setelah beberapa jam kemuadian Zakki mendapat panggilan telefon dari pusat rumah sakit jiwa,, di kabarkan bahwa pasien yang bernama Zarina telah berhasil melarikan diri,..
mendengar kabar ini Zakki panik tidak karuan,.. oh tidak" shisi ku harap hilang nya dirimu tidak ada sangkut pautnya dengan perempuan gila itu,.. Zakki kebingungan hingga ia menemukan obat yang di beli oleh Shisi,.. obat itu jatuh berciciran satu demi satu di tempat yang berbeda, dengan tidak sengaja obat-obat itu menunjukkan arah ke suatu tempat yang memang sunyi sepi tidak berpenghuni (rumah kosong di tepi jurang yang sangat curam) Zakki takut sesuatu tidak di inginkan terjadi,..
ia pun berjaga-jaga mengirimkan lokasi pada telfon Kelvin & Jodi lalu berkata(tolong hantar pertolongan buat ku, Shisi & Aku, kami sedang berada dalam bahaya)
Zakki menduga Shisi berada di dalam sana, tapi sayang tiada satu pintu pun yang dapat di buka oleh Zakki karna pintu itu sangat tebal & kuat hingga Zakki tidak dapat mendobraknya,..
Zakki terlalu sibuk berusaha membuka salah satu pintu rumah itu agar bisa masuk kedalamnya, saking sibuknya & dia pun tidak merasa ada seorang perempuan di belakang nya membawa kayu bisbol & menghantamkan kayu itu ke arah kepalanya dengan sekuat tenaganya,.. hingga hantaman itu membuatnya terkapar,..
Shisi terbangun dari pingsanya ia pun heran karna berada di ruangan yang tidak ia ketahui keberadaan nya & ia pun memandang sekelilingnya Shisi pun terheran-heran melihat Zakki tidak jauh dari tempat ia di geletakkan, mereka dalam keadaan yang sama yaitu dengan tangan & kaki terikat serta mulut tertutup,.. ya tuhan ini kerjaan siapa lagi?!" Shisi tampak ketakutan,..
__ADS_1
tidak lama kemuadian Zarina pun muncul dengan membawa dua bom yang di rakit di dalam sebuah sabuk pinggang,Zarina pun memasangkan bom itu di pinggang Shisi & Zakki,..
hahahahaa apakah kalian sudah siap pergi ke neraka?!" kalian telah menghantarku ke neraka maka terimalah balasan ku hahahaaahaha,.. kalian harus mati aku tidak akan biarkan kalian lolos lagi,..
ya tuhan ternyata ini adalah kerjaan Zarina si wanita gila ini,.. matilah kami kali ini, apakah kami bisa lolos lagi?!" oh tuhan ku mohon selamatkanlah kami,..
Kelvin dengan sergap tanggap dengan pesan yang di hantar kan oleh Zakki pada telfonya,..
Jodi bertanya pada Kelvin,.. halo Kelvin apakah kau dapat pesan dari Zakki?"
ya betul itu, apakah kau juga sama Jodi?"
jadi pun berkata
(ya kelvin aku pun mendapatkan nya)
kita harus bergerak cepat Kelvin kita harus membawa anggota polisi untuk berjaga-jaga,..
setiba di area yang di tuju benar juga ternyata Zarina meninggalkan mereka dengan keadaan yang menegangkan,.. dengan tangan & kaki terikat mulut tertutup & dengan pinggang yang terpasang bom jika waktu sudah tiba maka bom itu akan meranapkan badan mereka berdua, beserta siap menghancurkan seluruh ruangan rumah tersebuat,.. detik demi detik berlalu Shisi menangis dengan terisak-isak,.. sementara Zakki yang belum kunjung sadar juga ia masih tergeletak pingsan tak sadarkan diri,..
Kelvin & Jodi tiba dengan masa yang tepat,
mereka membawa segerombolan polisi datang,.. mereka membawa alat yang dapat mendobrak pintu itu dengan mudah..
betul dengan dugaan yang ada mereka memang dalam keadaan yang menegangkan,.. setelah mulut Shisi di buka,Shisi pun berkata; Kelvin..jodi apa yang harus kita lakukan?" Aku & Zakki dalam keadaan yang berbahaya ada bom melingkar di tubuh kami & ini semua adalah kelakuan Zarina si betina gila itu,..
__ADS_1
polisi pun di buat tegang oleh keadaan itu,..
hingga polisi pun memanggil seseorang yang ahli dalam bidang nya untuk membatalkan ledakan itu,..