mampukah aku mencintamu

mampukah aku mencintamu
kejutan dari tuhan


__ADS_3

setelah mereka berdua di dalam mobil,..


Shisi lebih memilih berdiam diri & tidak berkata sepatah kata pun,..


Fian pun terlihat mengontrol emosinya hinga amarah nya menghilang sedikit demi sedikit,..


lalu bersuara dengan lirih,..


Shisi ayolah maafkan aku mungkin kamu fikir aku bersifat berlebihan,.. tapi aku hanya mengingatkan,.. jaga lah diri mu baik-baik,.. antara setengah bulanan mungkin kamu akan melahirkan bayimu,.. maka kamu jangan terlalu memaksakan dirimu untuk bekerja terlalu keras,..


Shisi faham dengan niat baik Fian,..


lalu Shisi berkata,..


ok deh aku yang salah udah buat kamu khawatir maaf deh,..


Fian pun menepuk bahu Shisi sambil tersenyum, menandakan mereka akur kembali,..


hari demi hari berlalu,.. Shisi menunggu hari menjadi hitungan jam,.. lalu hingga sampai di detik Shisi merasakan sakit di bagian bawah perutnya lalu Shisi menghubungi dokternya & bersiap-siap untuk ke rumah sakit,..


tidak lupa Shisi juga di dampingi Fian yang selalu memantau keadaan Shisi di keseharianya,.. secara Fian dulu adalah bekas dokter Fian sangat tahu betul dengan keadaan Shisi yang akan segera melahirkan sebentar lagi,.. mereka pun beranjak menuju ke rumah sakit,..


selama ini Shisi menolak untuk memeriksa kan perkembangan anak nya pada dokter,..


yang ia tau jika Shisi menjaga pola makanan dengan benar & mengonsumsi makanan bervitamin dengan baik,.. & menstabilkan emosi,tidak beraktifitas terlalu berlebihan,..


maka anak yang di kandungan nya akan baik-baik saja,.. perutnya tampak terlihat begitu besar,.. tapi kenyataan nya adalah sesuatu yang tak terduga terjadi,..


setelah beberapa waktu kemudian dokter pun keluar dari ruangan Shisi,..


sambi berkata selamat ya tuan!"


istri anda melahir kan sepasang

__ADS_1


anak kembar perempuan


yang sangat cantik & imut,..


Betapa Fian di buat kaget di situ saat itu,..


dokter?!" apakah Shisi baik-baik saja?!"


dokter pun berkata oh iya tenang lah tuan'


istri anda baik-baik saja,.. mungkin hanya dengan beristirahat tenaga nya akan kembali,.


untuk saat ini dia masih sangat lemas,..


biarkan dia beristrirahat sejenak,..


Baik dokter trimakasih,..


Dokter pun berkata ok sama-sama,..


fian ingin sekali menjawab bahwa dia akan menjaga istrinya dengan baik,..


tapi di urungkan niatnya,.. karna Shisi tidak ingin menjadi istrinya,..


dia teringat pada masa dia menyatakan hasratnya untuk menjadi suami Shisi & ingin menjadi ayah dari anak yang dia kandung itu,..


tapi tampaknya Shisi lebih suka menjadikan Fian sebagai kakak laki-lakinya,..


seketika Fian melamun di sana,..


dokter pun menyadar kan lamunan Fian,..


tuan halo..halo tuan apa yang sedang anda fikirkan?! " anda belum menjawab saya,..

__ADS_1


saya meminta anda untuk menjaga istri anda baik-baik,..


fian pun menjawabnya,..


oh baik dokter saya akan menjaga adik saya sebaik mungkin,..


oh maaf ya tuan saya kira dia adalah istri anda,..


tidak dokter tidak mengapa,.. lalu fian mendatangi anak shisi yang rupanya sangat cantik-cantik & sangat imut,..


mereka berdua bayi-bayi ini menangis setelah Fian tiba,.. lalu Fian menggendong satu persatu dengan bergantian sambil mengatakan,.. jangan takut ya!" ayah mu memang tidak ada di sini,.. tapi anggap lah aku ini ayahmu,.. papa kan menjaga mu nak,.


seperti anak ku yang mengganggap ibu pada mama mu,..


lalu mengembalikan mereka di posisi asal,..


seolah bayi itu memahami perkataan Fian mereka pun berhenti menangis lalu tersenyum bersama sama sembari memeganggi tangan Fian yang sedang menggapai tanggan bayi-bayi itu,..


tiba masanya suster mebawa bayi-bayi itu pada mama nya,.. sembari di ikuti oleh Fian yang membawa salah satu dari bayi itu,..


lihat ini nona!" bayi-bayi mu sangat manis sekali suster sambil tersenyum sembari menghulurkan ke dua-dua bayi itu ke dalam pelukan Shisi,..


shisi sangat terharu hingga saking bahagianya dia pun mengeluarkan air mata bahagianya,..


Fian pun bersuara,.. begitu murah hatinya tuhan kepada mu Shisi!,.. sehingga dia memberikan karunia nya pada mu, lihat lah hadiah yang di berikan pada mu ini Shisi, semua ini sangat tidak ternilai harganya,.. jangan menangis lagi,.. sudah hapus lah air mata mu aku kan slalu ada untuk mu,..


mendengar kata-kata Fian,.. Shisi yang sedang menangis itu berubah menjadi tersenyum,..


Fian ku mohon tolong kabari kakek,..


aku ingin membagikan kabar bahagia ini pada kakek & karina,..


kalau suka dengan Novel nya jangan lupa ya tombol like nya di tekan ';-)

__ADS_1


Biar nulis nya makin semangat.


__ADS_2