
Zakki sembari penasaran dengan kata-kata kakek itu" telah mengarah kan matanya menuju suster yang berseragam putih bersih itu memasuki kamar,.. sembari mendorong sesuatu & menaiki lif,
( rumah kakek memang hanya memiliki dua lantai,.. tapi di sana di lengkapi dengan lif agar memudahkan pergerakan se'isi rumah )
siapa yang sakit kek?!"
mengapa ada suster di rumah ini?!"
kau ingin tau bukan kemarilah,..
datanglah ikuti kakek, cu" kakek pun berjalan menuju ke suatu kamar,..
Zakki pun mengikuti kakek dari belakang,.. mereka melangkah tanpa sepatah kata pun,..
kakek menyuruh Zakki agar mengganti memakai baju yang di siapkan oleh dokter,..suster keluarlah dulu kami ingin masuk,..
baik tuan besar,.. suster pun pergi,..
setibanya Zakki di dalam kamar itu,..
Zakki pun menuju ranjang yang di gunakan karina,.. alangkah terkagetnya,.. Zakki pun berteriak,.. " Karrrrrrrinaa "
kek!" katakan pada kepada saya kek karina kenapa?!"
kakek pun hanya diam & matanya basah air mata kakek pun terjatuh,..
kakek tak mampu berkata,..
lalu kakek menunjuk kan kertas-kertas dari dokter dan tertera jelas dalam tulisan bahwa karina terkena ( kangker otak stadium 4 )
& sudah melawan penyakit itu hampir 4 tahun lamanya,..
__ADS_1
Zakki pun semakin pucat di sana,..
kek apakah tidak ada jalan keluarnya kek?!"
kek ku mohon selamat kak Karina,
ku mohon kek" kita bisa cari dokter yang lebih canggih lagi bukan?!"
atau jika perlu!" bawa dia ke luar negri,..
karina harus selamat kek!" kita bisa cari dokter yang terhandal di dunia ini.
kakek pun menjawab,.. cu sudah terlambat
bahkan kakek sudah mencari dokter yang terhandal sekali untuk saat ini tapi usaha kakek nihil,.. kakek bukan tak mampu membawa nya ke luar negri untuk berobat tapi karina sendiri yang menolak,.. dia sangat tahu tentang kondisi dirinya,..
kita sudah tidak bisa membohonginya lagi,..
tiba-tiba Karina terbangun dari tidurnya,..
kek bau parfum siapa ini kek?!"
karina sepertinya kenal dengan bau ini!"
Zakki" kamukah itu?!"
Zakki pun menangis meraih tangan Karin,..
sayang ini aku Zakki kekasih mu,..
sudah lupakah kau kepada ku sayang?!"
__ADS_1
Zakki aku yakin ini kamu!" maaf kan aku Zakki.
aku bukan Karina mu yang dulu,..
pergilah Zakki pergi..pergi Zakki pergi,.. Karina bersuara sangat lirih karna tidak bertenaga,...
cu mari kita keluar"..... tidak kek bahkan walau kakek ingin membunuh saya sekaligus, saya tidak akan keluar dari sini,.. tinggalkan kami berdua kek ku mohon jangan pisah kan kami lagi kek ku mohon,.. kakek pun ikut menangis,.. cu percuma cu!"
walau kau berbicara seribu bahasa pun Karina tidak dapat mendengar suara mu lagi cu,.. lalu kakek pun pergi meninggalkan mereka berdua,..
Zakki pun tidak melepaskan tangan Karina,..
dia masih pada posisi asal yaitu memeluk Karina,.. sembari menangis tersedu-sedu dia tetap memeluk tubuh Karina yang kurus bak mayat hidup itu,.. Karina yang sadar dengan keadaan itu mengusap air mata yang mengalir di pipi Zakki,..
Zakki ku mohon jangan membuat ku merasa bersalah,.. ku mohon lupakan lah aku,..
carilah pengganti ku,.. ku mohon jaga lah adik ku Shisi dia saudari ku yang baik dia adalah anak yang malang,.. tapi dia adalah adik ku yang baik hati,.. dia lah yang ku pilih
untuk menjadi pengganti ku kelak,..
ku mohon terima lah dia dalam hatimu Zakki,..
Karina bersuara dengan sangat lirih & pelan,..
Zakki memang terheran-heran di sana,
karena Karina menyebuat Shisi adalah adik nya,.. tapi dia tidak perduli dengan semua itu,.. dia tetap tidak ingin melepaska pelukan nya itu,.. Karina ku mohon jangan lakukan ini pada ku,.. berusahalah,.. kamu pasti bisa sembuh,.. bangkitlah dari keterpurukan mu ini sayang, kuatkan lah ada aku di sini,.. kau tidak sendiri sayang,..
Walau Zakki sudah tahu Karina tidak dapat mendengar,.. tapi Zakki tidak perduli & tetap berusaha mengatakan sesuatu pada Karina,..
karin pun mengeluarkan air mata dia tahu Zakki sangat tersiksa oleh karna dia,..
__ADS_1
hingga keesokan harinya Zakki masih tertidur di tepi ranjang Zarina sembari memegangi tangan Karina,.. hingga suster datang & memohon Zakki untuk keluar,.. karna suster ingin membersihkan badan Karina & mau mengganti bajunya, banyak kegian suster itu di setiap paginya,.. ya itu sudah menjadi tugas rutin di keseharian suster,....