
Raja Ganesha tidak berkedip saaat melihat kecantikan Edelwis.. Ia mengagumi wajah polos tanpa riasan itu.. "kau cantik sekaali... Sama seperti ibu mu.." ucap nya memuji.. Edelwis hanya terdiam..
"kemari lah nak.. Peluk ayah mu ini.. Maaf kan ayah, karena ayah tidak penah tahu kau ada.. Aysh terlalu sibuk mengurusi istana ini sehingga ayah melupa kan mu dan ibu mu.." ucap nya..
Edelwis tetap terdiam.. Entah karena bingung harus menjawab apa, atau mungkin karena dia merasa kecewa pada laki-laki yg kini ada di depan nya itu..
"Edelwis.. Itu ayah mu.. Ayah yg selalu kau tanya kan setiap hari nya.. Datangi dan peluk lah diaa..!!" ucap Ratu Alexandra.. Edelwis menganngguk ia baru mau menghampiri ayah nya, karena ibu nya yg menyuruh dia..
Edelwis kini memeluk pria yg ada di depan nya itu.. Perasaan yg sedari tadi dia tahan akhir nya membuncah, ia menangis haru di pelukan sang ayah..
__ADS_1
Tidak jauh dari tempat itu, Garcel memperhaati kan mereka ada perasa iri di hati nya, diabahkan tidak pernah memeluk pria yg dia sebut sebgai ayah itu.. Ganesha selau menjauhi nya saat dia berusaha mendekat.. Pria itu juga bahkan menyuruh Garcel untuk tinggal terpisah dengan pangeran - pangeran lain nya dan juga keluarga kerajaan..
Ia tidak pernah tahu, kenapaa ayah nya begitu membenci diri nya, sikap nya yg membeda-beda kan dia dengan pangeran lain nya terlihat sangat jelas, pria yg di sebut raja itu selalu menghindar jika garcel mendekati nya, yg ia tidak pernah tahu apa penyebab nya..
Garcel memilih pergi dari tempat itu.. Karena setiap kaali dia melihat itu, semakin menyakiti perasaan nya..
"tinggal lah di sini untuk beberapa hari.. Ayah akan mengada kan pessta penyambutan untuk mu dan ibu mu.. Ayah akan memperkenal kan mu pada semuaa saudara mu dan putri-putri ayah yg lain nya.. Dan seluruh rakyat Ganesha.." ucap nya..
"hmmm baiklah.. Tapi hanya sampai pesta itu selesai.. Jika acara itu telah selesai, kau harus ikut pulang bersama ibu dan kembali ke negri kita.." jawab nya..
__ADS_1
Edelwis tersenyum senang.. "bak laah ibunda.. Terima kasih, aku akaan ikut dengan ibu pulang kembali ke negri kitaa..!!" jawab nya.. Alexandra hanya mengangguk..
"Dayaang.. persiap kan pestaa penyambutan untuk putri edelwis.. Dan beri tahu yg lain nya dan keluargaa kerjaan baahwa ratu Alexandra telah kembali bersamma putri nya.."titah raja ganesha..
Semua dyang dan pelayan di istana itu nampak sibuk menuruti perintah raja mereka dan mulai mempersiaap kan pesta penyambutan.. "Ratu ku beristirahat lah dahulu.. Dayang -dayang itu akaan mengntar mu dan putr mu ke puri yg sudah aku persiap kan untuk kaliann.." ucap nya.. Ratu alexandra hanya mengangguk.. Ia mengikuti dayang itu ke tempat yg di maksud kan tadi bersama Edelwis..
Di perjaalaan tadi ratu Alexandra melihat Gacel yg menatap tajam ke arah mereka,.. Sementara edelwis tersenyum melihat nyaa.. Ketika jarak mereka suaah semakin dekat Garcel menghapiri mereka dan memberi hormat pada edelwis dan ibu nyaa.. "selamat datang putrri Edelwis dan ibu ratu Alexandra.." ucap nyaa sambil menunduk kan kepala nya..
Alexandra hanya tersenyum.. Sementara Edelwis menghampri Garsel.. "terima kasih pangeran Garcel.." jawab nyaa..
__ADS_1
Bersambung