
Sret... Sret... Sret.... Kuku-kuku itu merasuk ke dalam tubuh dan kulit Gania.. Ia menatap Tubuh Garcel yg sedabg berada di dalam kungkungan Edelwis... mata Gania terasa berat dan berubah menjadi gelap..
"Ukhuk..." ia terbatuk-batuk dan mengeluarkan darah segar dari mulut nya.. jari-jemari Garcel tidak hanya mencabik cAbik tubuh gania tapi ia juga menusuk lebih dalam lagi dan mengambil hati Gania.. dengan paksa ia menarik nya keluar...
Sreet..... Suara tarikan tangan Garcel yg menusuk dada dan mengambil organ dalam Gania.. "Agh.... Ukhuuuk...." teriak nya mata gania meneraang menatap pada bulan yg berada di atas nya... Ia menutup mata nya
Tiba-tiba saja Edelwis yg kini berada di dalam tubuh Garcel kehilangan kekuatan nya, "GANIAAAA..." teriak nya tapi Edelwis tidak bisa berhenti dia masih melanjut kan pertarungan nya, semakin keras dia menusukan perisai itu pada tubuh iblis tersebut..
__ADS_1
iblis itu tertawa terbahak-bahak.. "edelwis... pervumaa saja kau membunuh ku dan membuat Garcel hidup sebagai manusia seutuh nya.. percumaa saja.. tubuh mu itu sudah mati di tangan ku.. percuma saja kau bertahan di sini.. Garcel dan juga diri mu tidak mungkin bisa bersatu...!!! tubuh garcel akan binasa seperti diri ku.. dan juga diri mu akan mati.. tubuh lemah mu yg kau jadi kan cangkang untuk mu bersembunyi telah binasa.. kau hanya akan menjadi seonggok roh yg tidaak memliki tempat dan tujuan... hha hha hhaa..." teriak nya menertawa kan Edelwis..
Mta Edelwis berubah menjadi hijau.. ia benar-benaar marah mendengAr ucapan iblis itu.. "berhenti berbicara omong kosong.. biar pun garcel binasa, asal kan kaau punn haarus ikut binasa.. dan juga negri ganesha ini..." teriak nya.. iaa semakin menusuk kan perisai hijau itu ke dalam Tubuh nya..
Hingga muncul buih-buih api dari dalam tubuh Garcel.. iblis tu menghilang berubah menjadI abu tepat di depan mata Edelwis.. Garcel dan Edelwis saling memandang... "kita berhasil Garcel..." ucap nya lirih..
"teRima kasih karena telah menepati jjanji mu.. kau telah hadir kemballi dan memusnah kan iblis itu untuk ku.. tapi Edelwis.. aaku tidak bisa bertahaan lagi.. aku sudah cukup berpetualang di dunia ini.. ini saat nya aku pergi.." ucap nya..
__ADS_1
Tubuh Garcel melemah ia terjtuh terhempas ke bawah.. ia melihat tubuh Gania yg sudah tidak bernyawa di depan nya.. "maaf kan aaku gania.. karena aku diri mu haarus seperti ini.. kini semuaa sudah berakhir..." ucap nya..
Garcel menutp ke dua mata nya.. ia meninggal tepat di smping Ganiaa.. Edelwis melayang di atas nya.. dengan kekuatan yg terdisa ia mengayun kan perisai hijau dan juga ke dua tangan nyaa..
"Saka dara mada.. dara mada saka... WAHAI BULAN DAN CAHAYA PURNAMA BERIKAN LAH MEREKA BERDUA KEHIDUPAN.. DAN BAWA MEREKA KE DUNIA YG JAUH DARI NEGri gaNESHA... JADI KAN LAH MEREKA MANUSIA SEUTUH NYA DAN BIAR KAN MEREKAA HIDUP DI NEGRI KAMI MANUSIAA..." teriak nya..
Cahaya yg memenuhi tubuh Edelwis memancar dan berpindah ke tubuh Garcel dan juga Gania.. tubuh tanpa nyaawa itu berputar di udara lalu menghilang bersama Edelwis yg juga sama-sama menghilang dari negri itu..
__ADS_1
bersambung