
17 tahun berlalu.. seorang gadis berdiri memandangi sebuah taman bunga di depan nya.. ia tidak bergerak dan juga bicara tatapan mata nya kosong banyak luka lebam di sekujur tubuh nya.. ia hanya bisa menangis merasakan ke sakitan yg teramat di sekujur tubuh nya.. entah apa yg ada di fikiran nya ia tidak bisa lagi menemukan jalan untuk meleas kan semua beban nya..
"kensapa ini terjadi pada ku..? memang nya salah jika aku tidak memiliki orang tua..? dan apa pantas mereka berbuat sesuka nya pada ku.. aku hanya ingin sekolah dan menggapai apa yg aku ingin kan.. tapi kenapa mereka terus menganggu ku.. dan tidak bisa membuat hidup ku lebih tenang.. aku pun tidak memiliki salah apa pun pada mereka..!!! kenapa dunia begitu kejam pada ku..?" ucap nya sendiri..
__ADS_1
Gadis itu duduk sendirian di banku taman itu.. ia masih merenungi nasip nya.. "andai aku memiliki orang tua mungkin hidup ku tidak akan seperti ini.." batin nya, ia menghela nafas panjang.. tiba-tiba saja dari arah sebrang taman itu terlihat beberapa wanita yg seperti nya mencari nya.. Gadis itu terkejut saat melihat wanita-wanita itu yg memakai seragam yg sama seperti diri nya.. "Agh.. kenapa mereka menemukan ku di sini.." batin nya.. Gadis itu bangkit dari tempat nya dan segera bersembunyi menghindari para anak-anak tadi..
"Gania.. Gania...!!! di mana kau..? Gania.. gue tahu lu di sini.. keluar Gania..!!" teriak salah satu gadis itu.. ya gadis itu adalah Gania.. ia kembali ke kehidupan nya sebelum ia mengenal dunia Ganesha.. ia kembali menjadi gadis yg berusia 17 tahun,. setelah Edelwis menghidup kan nya kembali.. 17 tahun yg lalu.. namun nasip sial tidak bisa di hindari hidup Gania berantakan ia sering di bulli oleh teman-teman sekolah nya.. dan juga ia di buang oleh ibu nya sendiri ke sebuah panti asuhan..
__ADS_1
para gadis itu masih terus mencari Gania.. sementara gania terus bersembunnyi di belakang sebuah pohon besar yg ada di belakang nya.. "ya tuhan selamat kan aku..!! aku tidak mau di suruh lagi melakukan hal yg tidak baik oleh mereka.." batin nya .. salah satu dari gadis itu mendekati pohon tempat di mana Gania bersembunyi.. ia terlihat mengerling kan mata nya.. membberi tanda pada teman-teman nya jika Gania ada di sana..
"Agh mes lu birlang itu Gania..? lu liat dia bukan Gania..!! terus kemana si itu anak.." ucap nya.. Gadis yg bernama mesya itu hanya tersenyum malu.. "maaf ya kami kira kau teman kami.." ucap mesya.. mereka lantas pergi meninggal kan taman itu.. sementara Gania. ia buru-buru keluar dari salah satu mobil yg terparkir di sana.. ia menghampiri pria yg seumur dengan nya itu..
__ADS_1
"terima kasih ya.. aku berhutang budi pada mu..!!" ucap nya.. pria itu tersenyum dan menjulur kan tangan nya.. "Garcel.." ucap nya..
bersambung
__ADS_1