
Edelwis tersenyum melihat semua nya telah berakhir.. Ia berhasil mmusnah kan iblis hitam itu, tepat di saat Gania berumur 17 tahun.. Di haari ulang ttahun nya, tubuh Gania yg selama ini menjadi pelindung bagi diri nya iut menjadi korban ke ganasan iblis hitam itu.. Edelwis membawa jasad pangeran Garcel dan jua GaniA ke dunia baru dan dunia yg dia buat negri manusia.. Edelwis membuat kehidupan baru untuk Gania dan Garcel jauh dari negri Ganesha..
Edelwis meniup kan roh pangeran Garcel ke tubuh seorang bayi yg baru saja di lahir kan di dunia baru itu,..dan a juga melakukan hal yg sama pada Gania.. Mereka kini bereikanasi dan di lahir kan Kembali..
"Aku telah mengembali kan hidup kalian yg berhargaa.. Kelak kalian yg aakan bisa berkomunikasi dengan ku.. Jalaani kehidupan baru kaalian.. LupakAn hal paahit dan masa laalu kalian berdua... Suatu hri nanti kalan aakan di pertemu kan Kembali.. Dan menjaalin hubungan indah... Aku Dewi kehidupan akan terus membantu mengawasi kaliaan dan memberi kalian awal baru yg indah..." ucap nya..
"untuk mu Gania maaf kan aku karena aku kau kehilangan nyawa mu.. Karena aaku juga kau harus mengenal dunia Ganesha. Aku akan memberikan kehidupan yg mewah untuk mu sebagai ganti dari semua yg aaku lakukan pada mu.. Garcel... Kau telah hidup dalam kungkungan iblis hitam selama beribu taahun lama nyaa.. Aku juga akan membri mu dunia di mana semua orang menyayangi mu.. Kau dan Gania akan aku pertemu kan kembali..." ucap nya..
__ADS_1
Ia meniup kan roh-roh itu pada duaa orang bayi yg dia pilih untuk kehidupan Gania dan juga Garcel.. Ia tersenyum.. keika melihat dua bola putih bercahaya masuk ke dalam tubuh bayi-bayi mungil itu..
"mulai sekarang.. Kalian akn hidup bahagia... Kaaliaan tidak akan lagi mengingat semua nyaa.. Dan tugas ku sudah selesai..." ucap nya terbata.. Ia sudah kehilangan banyak kekuatan nya..
Edelwis menghilang tepat di saat ke dua bayi mungil itu di laahir kan di dunia.. Suara keras tangisan memecaah kaan keheningaan maalam.. Lahir dua bayi dari tempat yg berbeda..
Bayi itu hanya menatap padaa wajah wanita itu.. Mata nya berbinar seolah-olah dia senang karena kini dia di lahir kan kembaali sebagai manusiaa.. Sementara itu..
__ADS_1
Tangisan keras terdengar paada sebuah rumah bersalin.. Di mana bayi perempuan lain nya telah di lahir kan di hari yg sama dengan bayi laki-laaki itu..
Tangisan itu menanda kan kepiluan.. Tidak ada yg menanti kelahiran nya di dunia ini.. Dalam gelap nya malam, bayi ke dua yg Edelwis beri kehidupan jauh dari sempurna..
Anak itu kini terbuang di sebuah pantI asuhan yg tidak jauh dari tempatt nya melahir kan bayi itu.. "Maaf kan ibu nak.. Ibu terpaksa membuang mu dan menyimpan mu di sini.. Ibu tidak akan bisa mengurus mu dengan baik.. Jadi lebih baik kau i sini.." ucap nya sebelum meninggal kan bayi itu..
Ada yg berbeda dari tatapaan bayi mungil perempuan itu.. Tatapan mata nyaa mengisyarat kan sesuatu yg berbeda... Dan bola mata nya memerah.. Bayi itu adalah reinkarnasi dari Gania...
__ADS_1
Bersambung