
Happy reading !
" Dinner ? " ucap Dilra.
" Iya , sayang apa kamu nggak mau Dinner bareng aku. kalau kamu menolak nya tidak apa-apa akan aku ganti syaratnya " kata Dylan dengan mata liciknya.
" Beneran ? kalau begitu apa lagi ? " Tanya Dilra lagi.
" Kamu.." bisik Dylan sensual di telinga Dilra membuat tubuh Dilra bergetar hebat dengan bisikan itu hingga tubuh Dylan dan Dilra berdekatan sekali.
" Kakak. kenapa kaka selalu menggoda ku ? " ucap Dilra marah.
" Hehehe.." Dylan terkekeh.
" Kamu lah yang selalu mencoba menggoda diriku Dilra " elak Dylan.
" Oke baik. kalau gitu nanti malam kita Dinner. puas ! " kata Dilra kemudian mendorong tubuh Dylan untuk menjauh.
" Sangat puas " jawab Dylan tersenyum licik.
" Sekarang buka pintu ini kak " kata Dilra tegas.
__ADS_1
" Baik, nanti malam jam tujuh aku akan menjemputmu sayang.. " kata Dylan.
Kemudian Dilra pergi dahulu meninggalkan nya karena dia takut nanti ada teman yang mengetahuinya.
" Huhh. .. syukurlah masih sepi " ucap Dilraba lega.
" Dylan kenapa kamu seperti ini " batin Dilra.
Lalu Dilra segera kembali ke kelasnya. Sementara Dylan masih berada toilet tadi.
" Hehehe.. tubuh kamu memang berkata jujur Dilra. aku akan membuat kamu menjadi milik ku " tekat Dylan.
" Aku tunggu kamu malam ini, kamu pasti sangat cantik sekali dengan memakai gaun malam nanti " bisik Dylan kepada Dilraba.
Mendengar itu Dilra hanya diam saja dan tidak menanggapinya.
Setelah Dylan membisikan sesuatu kepada Dilra dia kemudian pergi meninggalkan kantin.
Xiao li yang masih di sana yang berniat untuk menyusul Dylan untuk mengajaknya makan bersama itu tidak jadi karena Dylan yang pergi begitu saja setelah bertemu Dilra. dan melihat apa yang terjadi tadi itu membuat Xiao li menjadi cemburu dan marah.
" Dylan.. kamu mau kemana? " teriak Xiao li sambil megejarnya.
__ADS_1
Kemudian Yibo yang marah itu menahan emosinya agar tidak terlihat oleh Dilraba lalu Yibo memghampiri kekasihnya dan mengambil susu Stroberi itu dan di singkirkan dari hadapanya.
" Sayang.. " panggil Yibo mesra di depan teman Dilra karena cemburu dengan yang terjadi tadi.
" Kakak.. " kata Dilra malu salah tingkah dengan panggilanya itu di depan temanya.
" Kamu imut banget kalau aku panggil itu sayang " kata Yibo lagi.
" Em.. Dilra kita sudah selesai kita pergi dulu ya.. " pamit teman Dilra pergi dan tinggal mereka berdua saja.
" Nanti malem mau nggak nemenin aku makan malam " ajak Yibo sambil pegang tangan Dilra dengan manis.
Mendengar ajakan Yibo Dilra kemudian terdiam sejenak dan tentu saja menolaknya secara halus agar tidak menyakiti hati Yibo.
" Bagaimana ini aku mau pergi dengan kakak, tapi bagaimana nanti dengan Dylan kalau dia marah dan akan menggangu aku nanti " batin Dilra kawatir.
" Nanti malam sepertinya Dilra nggak bisa kak, karena mau menemani Mama, soalnya dari kemarin udah janjian sama Mama. maaf ya kak Yibo. kalau besok gimana kak ? " kata Dilra memberikan tawaran.
" Besok juga boleh " kata Yibo senang.
" Baik kak, terima kasih kak. mau mengerti Dilra " kata Dilra manis yang membuat Yibo semakin jatuh cinta denganya.
__ADS_1