Me, Him And You

Me, Him And You
Bagian 21


__ADS_3

Happy reading !


Karena tidak sadarkan diri Roy memanggil nama Dilraba dan mengira gadis itu adalah Dilraba.


" Dilra.. " panggil Yobo. tangan Yibo mengelus pipi gadis itu.


" Dilra jangan tinggalkan aku lagi. aku tidak bisa hidup tanpamu Dilra " ucap Yibo kemudian dia tertidur begitu saja.


" Dilra ? apa dia seperti ini karena seseorang bernama Dilra ? " pikir gadis itu.


" Sepertinya dia begitu mencintai gadis yang bernama Dilra " ucapnya lagi.


Karena Yibo tertidur gadis itu lalu menyelimuti Yibo dan kemudian meninggalkan Yibo di kamarnya.


" Sudahlah lebih baik aku membersihkan diri di lantai bawah saja " kata gadis itu lalu pergi meninggalkan Yibo sendirian.


Pagi harinya.


Yibo membuka matanya dengan berat.


" Aaahh.. pusing sekali " ucao Yibo sambil memegang kepalanya.


" Dimana ini ? " kata Yibo bingung sambil melihat seisi ruangan yang asing baginya.


Yibo kemudian melihat pakaian yang di kenakanya semalam apakah dalam keadaan baik atu tidak. karena mabuk dia tidak tau apa yang diperbuat semalam.


" Sepertinya tidak terjadi sesuatu yang tidak di harapkan " batin Yibo lega.

__ADS_1


" Kamu sudah bangun ?" ucap gadis itu masuk ke dalam kamar dan membawakan bubur untuk Yibo.


" Siapa kamu ? " ucap Yibo kaget.


" Dimana ini ? " tanya Yibo.


" Kamu sekarang di villa ku. aku membawamu kemari karena kamu sangat mabuk berat " penjelasan gadis itu kepada Yibo.


" Karena terlalu malam dan kebetulan tempat itu kalau malam tidak akan ada taksi. dan juga aku tidak tau kamu dari mana dan mau kemana. " kata Gadis itu lagi.


" Jadi kamu yang membawaku kemari sendiri ? apakah tadi malam aku melakukan hal yang tidak sepantasnya kepadamu ? " ucap perkataan Yibo hati-hati.


" Tenang saja. tidak ada sesuatu yang kamu pikirkan itu terjadi " kata gadis cantik itu.


" Haaahh.. syukurlah " ucap Yibo lega.


" Baiklah. aku seharusnya berterima kasih kepada mu karena telah membawaku kemari. " ucap Yibo.


" Oh ya .. aku belum tahu nama kamu, jadi siapa nama mu ? " tanya Yibo.


" Aku Lee Xing Chen " ucap gadis itu memperkenalkan diri.


" Aku Yibo. sekali lagi Terima kasih telah mebawa ku kemari. kalau begitu aku pamit dulu ya Xing Chen " pamit Yibo.


" Tunggu dulu " cegah Xing Chen.


" Ada apa ? " tanya Yibo.

__ADS_1


" Lebih baik kamu memakan bubur ini dulu sebelum pergi untuk meredakan pengarmu " bujuk Xing chen.


" Tidak usah Xing Chen. aku sudah merasa baik sekarang. maaf aku sangat terburu-buru aku pamit dulu " ucap Yibo kemudian pergi meninggalkan Xing Chen.


" Kenapa membujuknya sulit sekali " ucap Xing Chen heran.


Yibo lalu pergi dari Villa itu dan segera kembali ke rumah Dilraba untuk memastikan apakah Dilra sudah pergi atau belum.


" Sepertinya disini akan lebih sulit untuk mencari taksi " pikir Yibo lalu dia memanggil seseorang untuk membawakan mobil.


" Apakah masih ada waktu untuk menemui Dilra sekarang. " pikir Yibo resah dalam perjalanan kembali.


" Sudahlah kesana dulu saja " ucap Yibo dengan keputusanya.


Kepergian Yibo yang terburu buru membuat Xing Chen resah. Baru pertama kali ini ada seseorang yang membuat dirinya begitu khawatir. padahal Xing Chen tidak mengenal Yibo sebelumnya. Sepertinya Xing Chen katuh cinta kepada Yibo saat pertama kali bertemu.


" Sepertinya aku sangat tertarik dengan mu Yibo " ucap Xing Chen.


" Cepat atau lamat kita pasti bisa bertemu kembalu " ucap Xing Chen.


Akhirnya Yibo telah sampai ke rumah Dilra dan Yibo bertanya kepada penjaga rumah Dilra karena rumah Dilra terlihat sepi sekali.


Dan ternyata Dilra telah pergi dua jam yang lalu. Yibo sangat terlambat untuk bertemu dan mengantar Dilraba pergi.


" Sial ! " umpat Yibo kesal.


" Kalau saja aku tidak mabuk ke tempat yang jauh mungkin saj ku tidak akan terlambat " kata Yobo sangat kesal.

__ADS_1


" Mungkin ini yang terbaik " ucap Yibo kemudian dia pergi meninggalkan rumah Dilra.


" Bagaimana aku mejalani hidupku nanti jika tidak ada kamu di sisiku Dilra ? " ucap Yibo resah.


__ADS_2