
Happy reading !
“ Kenapa kamu tidak memberitahuku Dilra .. “ ucap Yibo sedih.
Mendengar semua itu lalu Yibo memutuskan untuk pergi ke rumah Dilra dan mengajak Dilra untuk bicara.
Yibo ingin Dilra menjelaskanya sendiri.
Yibo kemudian memanggil Dilraba untuk menemuinya di depan rumhnya.
“ Kakak ? kenapa bisa datang di sini ? “ kata Dilra terkejut dengan kedatangan Yibo tiba-tiba.
“ Dilra bisa kita bisara ? “ ajak Yibo.
“ Baiklah ayo masuk ke dalam “ ucap Dilra.
Dilra mengajak Yibo untuk masuk dan mengobrol di Taman belakang rumah Dilra.
“ Kenapa kakak ke sini ? “ kata Dilra penasaran.
“ Kenapa kamu tidak bilang ke kakak sebelumya, kalau kamu akan pergi “ ucap Yibo sedih.
“ Kakak tau dari mana ? “ Kemudian Dilra bertanya dan belum menjawab pertanyaan Yibo itu.
“ Aku tau dari kakak mu Xiao li. Katanya kamu akan pergi “ ucap Yibo.
__ADS_1
“ Iya kak. Dilra minta maaf. Karena tahu semua ini dari kak Xiao li. Soalnya Dilra baru di beritahu papa pagi ini. “ ucap Dilra merasa bersalah membohongi Yibo yang baik padanya.
“ Kenapa kamu pergi meninggalkan aku Dilra ? “ Yibo bertanya meminta penjelasan.
“ Mau bagaimana lagi kak, aku hanya bisa menuruti keinginan papa saja “ ucap Dilra jujur.
Sebenarnya Yibo dan Xiao li tertipu dengan kepergian Dilra yang di rahasiakan ini karena adanya persyaratan Dilra dengan papanya. Dilmurat hanya mengatakan kepada Xiao li bahwa Dilra akan pergi dengan mereka dan Xiao li akan tetap tinggal di sini.
Dan untuk Yibo sebenarnya itu terserah kepada Dilra yang ingin memberitahu kebenaranya atau tidak. Karena Yibo sudh terlajur tau dari Xiao li seperti itu Dilra tidak jadi menjelaskan lagi. dan mungkin ini waktunya untuk perpisahan Yibo dan Dilra.
“ Lalu kamu akan pergi ke mana ? “ tanya yibo.
“ Dilra juga belum mengetahui itu kak. “ jawab Dilra yang belum mengetahuinya juga tentang sekolah baru yang di pikiran Dilra dari tadi.
“ Kalau begitu bagaiman dengan hubungan kita ? “ Yibo bertanya dengan serius.
Yibo terdiam sejenak.
“ Huft .. baiklah karena pada awalnya kita menjalaninya dengan baik – naik dan lebih baik kita juga mengakhirinya dengan baik kan ? “ jawab Yibo mencoba melepaskan dan merelakan orang yang di cintainya.
“ Apa kakak menyetujuinya ? “ ucap Dilra tidak percaya saat ini.
“ Lalu mau bagaimana lagi ? apa kamu mau melanjutkan nya lagi ? “ ucap Yibo mencoba menenagkan suasana tegang ini.
" Kalau tidak mau verakhir juga tidak apa - apa Dilra " Canda Yibo.
__ADS_1
“ Ahhhkkhh.. aku kira kakak tidak akan setuju dengan ini “ kata Dilra lega.
“ Apa kamu begitu tersiksa dengan hubungan kita selama ini ? “ Yibo mencoba bertanya karena penasaran dengan perasaan Dilraba.
“ Kenapa tiba- tiba kakak bertanya seperti ini ? “ ucap Dilra kaget.
“ Apa ini juga menyakut Dylan “ ucap Yibo keceplosan.
“ Ahhh... kenapa jadi bawa-bawa Dylan kak ? eekkkhh.. maksudku kak Dylan “ ucap Dilraba.
“ Bahkan kamu bisa lantang memanggil namanya saja “ ucap Yibo sedikit kesal.
Dilraba pun terdiam.
“ Sudah ku duga. Kamu yang terdiam dan tidak menjawabku membuktikan bahwa ada sesuatu antara kamu dan Dylan “ ungkap Yibo.
Dilraba masih terdiam karena merasa bersalah selama ini.
“ Baiklah sepertinya aku ngomong dengan angin ya ? “ kata Yibo menyindir.
“ Maaf kak. Dilra tidak jujur dengan kakak. “ permintaan maaf Dilra.
“ Sebenarnya Dilra sudah lama menyukai kak Dylan tetapi karena sepertinya Dylan saat itu tidak menyukai Dilra karena kak Dylan selalu bersama kak Xiao li, Dilra pun mengalah dan tidak ingin dekat denganya lagi. “ jujur Dilraba.
“ Jadi kamu tidak suka aku ? “ ucap Yibo dengan ekspresi kasihan.
__ADS_1
“ Bukan begitu kak. Karena ada kaka di samping ku juga membuat Dilra senang dan tidak sendirian lagi. Dan Dilra menganggap kak Yibo sebagai kakak kandung Dilra yang paling Dilra sayangi.” Ucap Dilra memberi tahu.
“ Baiklah ini sudah cukup membuat kakak senang dari pada kamu tidak menyukai kakak sama sekali. Dan ini juga untuk kebahagia kamu kakak akan ikut senang“ ucap Yibo untuk perpisahan kepada Dilraba.